TENTANG PARA PELACUR AKADEMIK | By @PartaiSocmed

Segala pendapat dan penilaian tak bisa lepas dari tendensi pribadinya. Akibatnya gelar pun dimanfaatkan sebagai justifikasi pendapatnya
psychology akademik gelar
0
#99 @PartaiSocmed
Pencapaian tertinggi dari pendidikan adalah kemampuan untuk berpikir obyektif
#99 @PartaiSocmed
Sayangnya banyak orang yang bersekolah tinggi tapi gagal bersikap obyektif. Sekolah memang tidak selalu berhasil mendidik
#99 @PartaiSocmed
Salah satu contoh idealnya disini adalah @ypaonganan yang sangat bangga dengan gelar doktornya itu
#99 @PartaiSocmed
Bagi kami seorang doktor yg gagal total dalam berpikir obyektif adalah segagal-gagalnya manusia. @ypaonganan adalah salah satunya
#99 @PartaiSocmed
Sebab manakala subyektifitas apalagi kebencian sudah menguasai pikiran maka produk otaknya jadi sangat bias
#99 @PartaiSocmed
Jika sudah demikian maka segala gelarnya menjadi sia2 belaka. Gelar hanya menjadi justifikasi pemikiran2 sesatnya yg bias tadi
#99 @PartaiSocmed
Seorang berpendidikan tinggi harusnya bisa memisahkan antara fakta dan tendensi pribadi. Ini yg gagal total dilakukan oleh @ypaonganan
#99 @PartaiSocmed
Dalam kaitannya dengan Jokowi pendapat dan penilaian @ypaonganan terang benderang sangat jauh dari obyektif. Bahkan cenderung penuh emosi
#99 @PartaiSocmed
Mungkin kegagalan bersikap obyektifnya @ypaonganan itu berawal dari latar belakangnya yg pernah jadi Staf Menteri Perhubungan era SBY
#99 @PartaiSocmed
Bahkan @ypaonganan pernah membuat buku yang didedikasikan untuk SBY. Terlihat sekali tendensinya kan?
#99 @PartaiSocmed
Sebagai seorang yg mengaku berpendidikan tinggi harusnya @ypaonganan bisa menunjukkan hasil pendidikannya itu dalam sikapnya
#99 @PartaiSocmed
Namun rupanya gelar hanyalah pemanis nama bagi @ypaonganan. Dalam hal menunjukkan esensi gelarnya itu dia justru gagal total
#99 @PartaiSocmed
Fenomena doktor gagal obyektif ini sebenarnya tidak dialami oleh @ypaonganan saja. Banyak doktor2 lain yg kelakuannya 11-12
#99 @PartaiSocmed
Lalu apa yg membuat banyak doktor2 gagal berpikir obyektif macam @ypaonganan ini? Kami pikir ada 2 penyebab utama, yaitu:
#99 @PartaiSocmed
1. Kegagalan pendidikan. 2. Pelacuran gelar akademik.
#99 @PartaiSocmed
Kegagalan pendidikan kita terasa sekali dgn minimnya kemampuan bersikap obyektif dari lulusan perguruah tinggi kita
#99 @PartaiSocmed
Padahal pendidikan harusnya bisa mengubah perilaku dan pola pikir manusia. Nyatanya sekolah tinggi tidak mengubah itu
#99 @PartaiSocmed
Masih banyak produk perguruan tinggi yg masih percaya tahyul, mudah dicuci otak dgn alasan agama dan tak mampu berpikir obyektif
#99 @PartaiSocmed
Alasan kedua adalah adanya oknum2 pelacur akademik. Mereka memang bergelar banyak. Tapi pelacur tetaplah pelacur
#99 @PartaiSocmed
Dengan alasan yg berbeda2 mereka mengorbankan jati dirinya sebagai orang berpendidikan. Pendapat2nya menjadi sangat tendensius
#99 @PartaiSocmed
Segala pendapat dan penilaiannya tak bisa lepas dari tendensi pribadinya. Akibatnya gelar pun dimanfaatkan sebagai justifikasi pendapatnya
#99 @PartaiSocmed
Jika sudah demikian maka yang tersisa adalah gelar belaka. Cuma buat gagah2an. Esensi dari gelar itu sendiri terlupakan
#99 @PartaiSocmed
Kita ambil contoh @ypaonganan yg bangga sekali dgn gelarnya itu. Adakah pendapat2nya obyektif atau hanya sekedar sampah kebencian?
#99 @PartaiSocmed
Untuk itu silakan diperiksa segala pendapat dan komentar @ypaonganan adakah cukup berimbang? Ataukah hanya penuh dgn penilaian negatif saja?
Load Remaining (12)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.