0
akhmad sahal @sahaL_AS
(1) Kang @maman1965, perbedaan pendapat dlm Islam tak hanya terjadi sth Nabi wafat. Bahkan pas masih ada Nabi pun terjadi.
akhmad sahal @sahaL_AS
(2) Contohnya, suatu kali Nabi memerintahkan sejumlah Sahabat untuk pergi ke perkampunga Bani Quraidzah. @maman1965
akhmad sahal @sahaL_AS
(3) Kata Nabi ke para Sahabat: kalian jangan shalat ashar sblm nyampe ke kampung Bani Quraidzah. @maman1965
akhmad sahal @sahaL_AS
(4) Sebagian Sahabat memahami perintah Nabi scr harfiah. Meski waktu ashar lewat, mrk ga shalat sblm nyampe tujuan. @maman1965
akhmad sahal @sahaL_AS
(5) Sebagian lagi memahami Nabi nyuruh cepat ke tujuan. Jd meski blm nyampe Bani Quraidzah, mrk shalat ashar sblm waktu abis. @maman1965
akhmad sahal @sahaL_AS
(6) Nah ketika tugas selesai,para Sahabat lapor ke Nabi ttg apa yg terjadi, juga ttg dua pendapat soal shalat ashar. @maman1965
akhmad sahal @sahaL_AS
(7) ternyata Nabi tidak menyalahkan keduanya. Yg harfiah dan tidak harfiah sama2 diterima oleh beliau. @maman1965
akhmad sahal @sahaL_AS
(8) Dua pandangan tsb lalu mewujud dlm dua poros pemahaman Islam: mazhab hadits (yg harfiah) dan mazhab ra'yu (rasional). @maman1965
akhmad sahal @sahaL_AS
(9). Kedua poros pemikiran Islam: literal- harfiah dan rasional- kontekstual punya akar dlm Islam. Mestinya saling menghormati. @maman1965
akhmad sahal @sahaL_AS
(10) Toh dampaknya bagi umat kan bagus kalo ada beda pendapat. Mrk bisa memilih. Ber-Islam jadi longgar, gak sumpek. @maman1965
akhmad sahal @sahaL_AS
(11) Itulah kenapa tindakan mengkafirkan/ menyesatkan pandangan lain yg beda dlm islam justru absurd. Tipe beragama ga piknik. @maman1965
akhmad sahal @sahaL_AS
(12) Al- Ghazali bilang, kalo ada pendapat yg dari 100 sisi tampak kafir, tp hanya satu sisi tetap iman, jgn dikafirkan. @maman1965
akhmad sahal @sahaL_AS
(13) kalo Imam Ghazali yg ilmunya nyegoro (seluas samudera) aja woles, kok mrk yg ilmu islamnya masih cekak pada hobi ngafirin. @maman1965
akhmad sahal @sahaL_AS
(14) Tentu kita mending meneladani Imam Ghazali yg woles, ketimbang kaum takfiri yg kemlinthi :) Sekian. @maman1965

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.