0
Mun'im Sirry @MunimSirry
Gara2 Chelsea menang, saya ditagih gus @TwitSyarifuddin utk TL surat l-Ikhlas. Supaya Chelsea menang lg, saya tak blh ingkar janji. Ikuti ya
Mun'im Sirry @MunimSirry
Siapkan kopi dan goreng pisangnya, saya akan mulai TL surat al-Ikhlas ya...
Mun'im Sirry @MunimSirry
1. Bagaimana Membaca al-Qur'an surat al-Ikhlas? seri-1
Mun'im Sirry @MunimSirry
2. Saya sebut seri-1 karena insya Allah akan ada seri-seri berikutnya tergantung kemenangan Chelsea ke depan :)
Mun'im Sirry @MunimSirry
3. Seriously, surat al-Ikhlas ini memang tergolong pendek, tapi pembahasan tentangnya tak akan ada habis-habisnya.
Mun'im Sirry @MunimSirry
4. Makanya, insya Allah akan muncul seri-2, 3 dan seterusnya. Ada banyak hal bisa didiskusikan tentang surat pendek ini.
Mun'im Sirry @MunimSirry
5. Aspek historis-nya masih diperbincangan banyak sarjana. Begitu juga kepada siapa (kritik) surat ini ditujukan.
Mun'im Sirry @MunimSirry
6. Belum lagi beberapa kata dalam surat itu yg menimbulkan banyak tanda tanya, seperti kata "ahad" atau "shomad."
Mun'im Sirry @MunimSirry
7. Juga dimensi "nilai keilahian" surat ini menarik didiskusikan. Jadi, tak mungkin rasanya saya diskusikan semua itu di sini.
Mun'im Sirry @MunimSirry
8. Nah, dari semua itu, manakah yg anda inginkan kita diskusikan? Saya ini penganut "demokrasi tisu"-nya Gus @zuhairimisrawi, silakan pilih
Mun'im Sirry @MunimSirry
9. Baik, kita mulai dgn kata "ahad." Penggunaan kata ini dalam ayat pertama al-Ikhlas telah menyulitkan para mufassir, dahulu dan sekarang.
Mun'im Sirry @MunimSirry
10. Ini koq permintaannya macam-macam sih. Kata "ahad" dulu ya, baru nilai keilahiannya, jika sempat. Kalau gak ya kita sambung lagi.
Mun'im Sirry @MunimSirry
11. Kenapa kata itu menimbulkan pertanyaan? Ya, karena penempatannya di situ tdk wajar secara tata-bahasa Arab yg disepakati belakangan.
Mun'im Sirry @MunimSirry
12. Mestinya kata "ahad" itu diganti "wahid." Silakan para ahli nahw diskusikan aspek itu.
Mun'im Sirry @MunimSirry
13. Tentu saja, para mufassir tak (berani) mengatakan al-Qur'an itu salah sehingga mereka mencari alasan pembenaran.
Mun'im Sirry @MunimSirry
14. Mereka berhujjah pada kemukjizatan al-Qur'an, bahwa penggunaan "ahad" dlm al-Quran merupakan mukjizat.
Mun'im Sirry @MunimSirry
15. Misalnya, "ahad" dimaknai sebagai "tunggal" dan "wahid" sebagai "satu." Yg pertama menunjukkan monoteisme ketat yg tak bisa dipecah.
Mun'im Sirry @MunimSirry
16. Sementara, kata "wahid" masih bisa dibagi "setengah." Bagi mereka, ini bagian dari argumen kemukjizatan al-Quran.
Mun'im Sirry @MunimSirry
17. Ada cara lain membaca penggunaan kata "ahad" yg tdk wajar dalam ayat pertama surat al-Ikhlas itu.
Mun'im Sirry @MunimSirry
18. Cara baca ini tdk berarti menafikan kemukjizatan al-Qur'an, tapi bisa juga dipahami demikian.
Mun'im Sirry @MunimSirry
19. Ayat itu kemungkinan merefleksikan interaksi al-Qur'an dgn kitab2 suci sebelumnya. Al-Qur'an menggunakan frase2 dalam tradisi sebelumnya
Mun'im Sirry @MunimSirry
Ayat dalam kitab suci sebelumnya yg kemungkinan diadopsi al-Qur'an ialah Deut. 6:4 dalam Kitab Perjanjian Lama.
Mun'im Sirry @MunimSirry
20. (saya ulangi) Ayat dalam kitab suci sebelumnya yg kemungkinan diadopsi al-Qur'an ialah Deut. 6:4 dalam Kitab Perjanjian Lama.
Mun'im Sirry @MunimSirry
21. Dalam pasal 6 ayat 4 Deut, kata yg digunakan memang "ahad." Maaf, saya kutipkan bahasa Inggris, krn tak punya edisi Indonesia..
Mun'im Sirry @MunimSirry
22. "The LORD our God, the LORD is one." Kalau ditilik dalam bahasa Ibrani, maka kesamaannya menjadi sangat jelas.
Load Remaining (5)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.