0
Erie Sudewo @ErieSudewoID
1. Jangan anggap sepele komunikasi dengan anak. Baiknya anak dianggap saja seperti orang di kantor. Ortu jadi bisa hargai eksistensi mereka
Erie Sudewo @ErieSudewoID
2. Dengan menghargainya di rumah, anak-anak jadi tumbuh sehat dan jadi cenderung hargai ibu/bapak. Juga hargai dirinya sendiri
Erie Sudewo @ErieSudewoID
3. Tapi jangan banyak memuji. Itu sama buruknya dengan tak ada pujian. Banyak pujian, buat anak jadi pusat jagad raya | #PujianDanBentakan
Erie Sudewo @ErieSudewoID
4. Dengan banyak pujian, bisa-bisa anak malah tak disiapkan hadapi dunia. Akan selalu ada org yg lebih pintar, cantik, mampu dan lebih hebat
Erie Sudewo @ErieSudewoID
5. Banyak pujian buat anak jadi perengek ketika di sekolah atau di tempat asing. Anak menciut nyalinya. Sebab banyak anak yg lebih keren
Erie Sudewo @ErieSudewoID
6. Dan ingat, jangan memuji sesuatu yg memang seharusnya mereka lakukan. Narsis hanya baik utk gurauan | #PujianDanBentakan
Erie Sudewo @ErieSudewoID
7. Ortu pun jangan membentak apalagi memaki-maki. Ini menghancurkan mental anak secara langsung. Ada dua dampak ikutan | #PujianDanBentakan
Erie Sudewo @ErieSudewoID
8. Ke-1 jika ternyata anak kuat mental, anak akan tetap bisa tumbuh baik. Tapi kira-kira berapa banyak? Sebab anak bagai kain putih, polos
Erie Sudewo @ErieSudewoID
9. Ke-2, bentakan dan makian buat anak remuk mental. Anak jadi takut salah. Inisiatif jadi mati. Sedari dini anak dikerdilkan orang tuanya
Erie Sudewo @ErieSudewoID
10. Anak jadi pemurung, minder, dan selalu terkucil dengan teman-temannya. Nah anak seperti ini yang akan jadi bahan bullying
Erie Sudewo @ErieSudewoID
11. Jika tak dibully teman, dia yang bullying dirinya. Saat hendak lakukan sesuatu, hatinya berbisik: “Ah jangan-jangan ...”. Gagal terus.
Erie Sudewo @ErieSudewoID
12. Seiring pertumbuhan dirinya, anak hanya akan jadi pengekor. Dalam tim pun pikirannya lebih baik tak punya peran. Sulit jadi pemimpin
Erie Sudewo @ErieSudewoID
13. Ke-3 bentakan dan makian sebaliknya bisa juga membuat anak jadi tahan banting. Sedari dini anak sudah dipermak setiap hari oleh bapaknya
Erie Sudewo @ErieSudewoID
14. Kata-kata pedas, bahkan tendangan dan tamparan sudah bagian hari-hari. Jika ini dijumpai di luar rumah, itu malah jadi sparring partner
Erie Sudewo @ErieSudewoID
15. Anak tahan banting, bisa tumbuh jadi liar atau jadi hebat. Liarnya ketika dia dendam pada ortu. Jalanan jadi penyempurnanya
Erie Sudewo @ErieSudewoID
16. Anak ini bukan hanya mudah terjebak di kehidupan tak sehat. Namun jangan-jangan malah bisa jadi salah satu pemimpin di keliaran itu
Erie Sudewo @ErieSudewoID
17. Itulah jika dia cerdas, keberanian dan tahan bantingnya antar dirinya jadi pemimpin geng. Tak ada yg ditakuti. Ortu sukses didik liarnya
Erie Sudewo @ErieSudewoID
18. Anak yg tahan banting, jika tak dendam pada ortu, jadi positif. Hantaman justru tumbuhkan dirinya sehat. Ini kebalikan dari yg liar
Erie Sudewo @ErieSudewoID
19. Hantaman bapak, itu jadi pupuk penyubur mental leadershipnya. Harusnya remuk malah tidak. Anak tumbuh dewasa dan ma'ruf
Erie Sudewo @ErieSudewoID
20. Tiap dihantam bapak, dirinya malah bertafakur. Ambil hikmah. Dia perbaiki diri. Di saat itu pula, dia mungkin malah kasihan pd bapaknya
Erie Sudewo @ErieSudewoID
21. Mengapa orang tuanya meledak-ledak emosinya. Bagi anak yg bukan pendendam, dia jadikan ini sebagai pelajaran berharga. Bekal kelak
Erie Sudewo @ErieSudewoID
22. Ketika dia menikah, dia tak akan berbuat seperti apa yg dilakukan bapaknya. Dia rasakan keluarga tertekan dan stress | #PujianDanMakian
Erie Sudewo @ErieSudewoID
23. Tetapi karena positifnya, semua bisa dia redam. Cuma anak ini pun akan berpikir. Tentu tak semua orang bisa begitu. Maka tak dia tiru
Erie Sudewo @ErieSudewoID
24. Jadi keluarga adalah tempat paling strategis. Bisa positif, bisa negatif. Bisa juga spt keluarga normal yg lain. Ya biasa-biasa saja
Load Remaining (15)
Login and hide ads.