3
Dwi Estiningsih @estiningsihdwi
Ibu saya berkisah: Saat kecilnya di masa akhir kolonial belanda, #sekolah dimulai dan diakhiri tanpa berdoa. Kita mau kembali ke masa itu?
Dwi Estiningsih @estiningsihdwi
"Jangankan rohis, tempat ibadah / musholla saja tidak ada di #sekolah", kata Ibu saya.
Dwi Estiningsih @estiningsihdwi
Adik saya berkata pada ibu : "Sebentar lagi mak (ibu) bakal lihat pemandangan itu lagi! Pelan-pelan Islam digunduli ..."
Dwi Estiningsih @estiningsihdwi
Ibu sy berkata pada adik sy : "Suatu ketika bila para alim ulama mati semua, tdk bisa disangkal bahwa ilmu sudah hilang sepenuhnya".
Dwi Estiningsih @estiningsihdwi
Ibu sy menambahkan: "Jangan sampai di masa ini yg tersisa hanyalah orang-orang dungu tanpa ilmu yang sesat lagi menyesatkan."
Dwi Estiningsih @estiningsihdwi
Adik sy menjawab pada ibu sy... "InsyaAllah, bukan masa kita". "Cucu mak (ibu) tdk akan sy didik menjadi orang dungu!" "InsyaAllah...."
Dwi Estiningsih @estiningsihdwi
Maafkanlah dosa org yg murah hati, kekeliruan ulama & tindakan penguasa yg adil. Sesungguhnya Allah membimbing mrk bila ada yg tergelincir.
Dwi Estiningsih @estiningsihdwi
Saya lebih takut takut dengan Yang Maha "@munasir88: ati ati bu, nyindir #OrdeKera bisa 'ditukangsatekan'
Dwi Estiningsih @estiningsihdwi
Aku menginginkan berperang di jalan Allah, lalu aku terbunuh, dihidupkan lagi dan mati lagi, lalu dihidupkan lagi. ~ HR. Bukhari
Dwi Estiningsih @estiningsihdwi
Ya Allah.... Ini pemerintah pusat kok kompak banget sama pemerintah DKI Jakarta. Suka singgung perasaan umat islam... :(
Dwi Estiningsih @estiningsihdwi
Saya sudah baca tweet ust. @Yusuf_Mansur ~ Kemudian selesai begitu saja? #Ehm "@champlenkfree
Dwi Estiningsih @estiningsihdwi
Saya menekankan pada #PsychologicalWarfare ~ Serangan tentang kisah #sekolah dan #doa saya anggap sukses... :(
Dwi Estiningsih @estiningsihdwi
Saya tidak akan membahas tentang pak anies atau ust. yusuf mansur. Saya bahas kisah #doa dari sisi #PsikologiMassa
Dwi Estiningsih @estiningsihdwi
Dalam #PsychologicalWarfare, pembuhan karakter bisa dilakukan kepada CAKUPAN yg luas. Umat islam misalnya.
Dwi Estiningsih @estiningsihdwi
MOMENTUM tentu juga sangat penting dlm #PsychologicalWarfare ~ Apakah kisah #doa #sekolah itu terencana atau spontan? #ehm
Dwi Estiningsih @estiningsihdwi
Pembunuhan karakter dilakukan pada orang/sesuatu yg qualified. Dalam hal ini ISLAM yg berusaha "dibunuh" melalui #doa #PsychologicalWarfare
Dwi Estiningsih @estiningsihdwi
Salah satu cara yang ngetrend di indonesia adalah dengan cara "SALAH KUTIP". #PsychologicalWarfare
Dwi Estiningsih @estiningsihdwi
Media menampilkan berita yang "nyrempet" atau diluar konteks dalihnya SALAH POSTING. Intinya menjatuhkan! Sukses utk org2 tertentu!
Dwi Estiningsih @estiningsihdwi
Kisah #Doa sudah setengah sukses dianggap tdk layak ada di sekolah! Sekali lagi, utk orang2 tertentu. Bisa Muslim, terutama non-muslim.
Dwi Estiningsih @estiningsihdwi
Metode yg lain yg tak kalah nge-trend di Indonesia adalah PEMBUNGKAMAN. #PsychologicalWarfare
Dwi Estiningsih @estiningsihdwi
Orang berilmu bisa dibungkam scr langsung (diancam) atau dibungkam dgn dalih; demi kerukunan, demi nama baik, etc :( #PsychologicalWarfare
Dwi Estiningsih @estiningsihdwi
Bila masih gosip, kita harus hati-hati untuk menyebarluaskan. Bisa jadi kita termasuk (terjebak jadi) pelaku! #PsychologicalWarfare
Dwi Estiningsih @estiningsihdwi
Saya tekankan bahwa suatu yg baik reputasi, berpengaruh, terpercaya, etc adl sasaran empuk! Dlm hal ini ISLAM #PsychologicalWarfare
Load Remaining (27)
Login and hide ads.
Login and hide ads.