Transportasi Murah yang Semakin Jauh dari Jangkauan Rakyat ----by @GugunRiady

Chirpified
0
Goentz @GugunRiady
Kebijakan penghapusan Public Service Obligation (PSO) Kereta Api (KA) jarak menengah dan jarak jauh utk kelas ekonomi mulai mulai 1 Jan 2015
Goentz @GugunRiady
tidak pro rakyat dan bertentangan dengan UU No. 23 tahun 2007 tentang Perkeretaapian.
Goentz @GugunRiady
Dalam UU 23/2007 pasal 153 ayat (1) ditegaskan bhw pemerintah memiliki kewajiban utk memberikan pelayanan angkutan kereta api kpd masyarakat
Goentz @GugunRiady
dengan tarif yang terjangkau dan itu diwujudkan dalam kewajiban memberikan pelayanan publik (PSO) berupa subsidi.
Goentz @GugunRiady
Tanpa subsidi, tiket kereta rata-rata KA kelas Ekonomi melonjak di atas Rp 100 ribu untuk setiap kali perjalanan.
Goentz @GugunRiady
Kereta Kertajaya dari Surabaya ke Tanjung Priok, misalnya, naik dari Rp 50 ribu menjadi Rp 135 ribu.
Goentz @GugunRiady
Kereta Progo dari Lempuyangan, Yogyakarta-Pasar Senen, Jakarta, naik menjadi Rp 105 ribu dari sebelumnya Rp 50 ribu.
Goentz @GugunRiady
Sedangkan kereta Matarmaja dari Rp 65 ribu menjadi Rp 150 ribu, dan Tawang Jaya, Semarang-Jakarta dari Rp 40 ribu menjadi Rp 80 ribu.
Goentz @GugunRiady
Kenaikan tarif yang melebihi 100 persen akan semakin membebani rakyat, terlebih setelah kenaikan BBM pada pertengahan November lalu.
Goentz @GugunRiady
Seharusnya PSO dinaikan bukan malah dicabut.
Goentz @GugunRiady
Apalagi sebagian besar dari yang menggunakan kereta kelas ekonomi adalah warga yang tingkat ekonominya kurang mampu.
Goentz @GugunRiady
Mari kita desak Pemerintah wujudkan #TransportasiMurah untuk rakyat yang membutuhkan.

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.