@arbib Cek Klip Twiit @sbyudhoyono Dari Dulu Hingga 05.12.2014

Menyimak perang dan perebutan jatah nasi bungkus di kalangan politikus,wakil rakyat,pejabat tinggi negara, pemerintah dll Rakyat Hanya Bisa Menyimak saja
Indonesia rebutan Politik pasca nasi 2014 bungkus
1
S. B. Yudhoyono @SBYudhoyono
Sebenarnya saat ini saya ingin “menyepi” dari politik. Tetapi, keadaan mengharuskan saya untuk mengambil sikap tegas & terang. *SBY*
S. B. Yudhoyono @SBYudhoyono
Bagi saya, politik juga tentang kebenaran. Politik akan indah jika para pelakunya sungguh memegang etika & juga bisa dipercaya. *SBY*
S. B. Yudhoyono @SBYudhoyono
Jika diperlukan, bisa saya jelaskan lahirnya Kesepakatan Bersama KMP + PD, yg berikan dukungan Perppu Pilkada Langsung tsb. *SBY*
S. B. Yudhoyono @SBYudhoyono
Saya telah memerintahkan para pimpinan PD untuk mulai menjalin komunikasi dgn PDIP & KIH, agar perjuangan bersama ini berhasil. *SBY*
S. B. Yudhoyono @SBYudhoyono
Saya & PD meminta dukungan rakyat Indonesia pecinta demokrasi, agar Perppu Pilkada Langsung ini bisa lolos di DPR nanti. *SBY*
S. B. Yudhoyono @SBYudhoyono
Rakyat Indonesia, SBY & PD akan tetap memperjuangkan Sistem Pilkada Langsung dgn Perbaikan, sesuai aspirasi saudara semua. *SBY*
S. B. Yudhoyono @SBYudhoyono
Saya menganut politik yg berkarakter, bermoral, bisa dipercaya & satu kata dgn perbuatan. Rakyat menginginkan politik seperti ini. *SBY*
S. B. Yudhoyono @SBYudhoyono
Tidak mungkin PD bisa bekerja sama dgn pihak-pihak yg tidak konsisten, ingkar kesepakatan & tinggalkan komitmen begitu saja. *SBY*
S. B. Yudhoyono @SBYudhoyono
Kini, secara sepihak PG menolak Perppu, berarti mengingkari kesepakatan yang telah dibuat. Bagi saya hal begini amat prinsip. *SBY*
S. B. Yudhoyono @SBYudhoyono
Waktu itu PD bersedia bersama KMP dalam kepemimpinan DPR & MPR, dgn syarat (mutlak) KMP harus menyetujui & mendukung Perppu. *SBY*
S. B. Yudhoyono @SBYudhoyono
Nota Kesepakatan ini saya terima tgl 1 Oktober 2014 sore hari di Jakarta, sebelum dilaksanakan pemilihan Pimpinan DPR RI. *SBY*
S. B. Yudhoyono @SBYudhoyono
Nota Kesepakatan ini ditandatangani oleh Ketua Umum & Sekjen PG, PGerindra, PD, PAN, PKS & PPP. Khusus PPP hanya Ketum. *SBY*
S. B. Yudhoyono @SBYudhoyono
Ketika melepas tweet ini saya memegang nota Kesepakatan Bersama 6 Parpol tgl 1 Oktober 2014 utk dukung Perppu usul Pemerintah. *SBY*
S. B. Yudhoyono @SBYudhoyono
Sikap ini saya sampaikan dalam 2 kapasitas, sebagai mantan Presiden yang keluarkan Perppu tersebut & sebagai Ketum Partai Demokrat. *SBY*
S. B. Yudhoyono @SBYudhoyono
Berkaitan dgn isu penolakan Partai Golkar terhadap Perppu ttg Pilkada Langsung (dgn perbaikan), saya ingin sampaikan sikap saya. *SBY*
S. B. Yudhoyono @SBYudhoyono
Tugas pemimpin: mengatasi masalah. Pimpinlah, tmsk bekerja sama & bermusyawarah utk mengatasi masalah. Apalagi masalah yg serius. *SBY*
S. B. Yudhoyono @SBYudhoyono
Permasalahan hidup, juga negara, terus datang & pergi. Yang diperlukan adalah solusi. Dapatkan solusi itu & kemudian jalankan. *SBY*
S. B. Yudhoyono @SBYudhoyono
"Tong kosong nyaring bunyinya". Akan lebih bijak jika tong yang masih kosong diisi dulu. Isilah dengan pengetahuan & pengalaman. *SBY*
S. B. Yudhoyono @SBYudhoyono
"Diam itu emas", jika tidak perlu bicara, diamlah. "Bicara itu perak", jika harus bicara, bicaralah. Tetapi bermutu & bermanfaat. *SBY*
S. B. Yudhoyono @SBYudhoyono
Dlm politik, pencitraan itu biasa. Tapi, jika sangat berlebihan bisa menurunkan kepercayaan rakyat. "Angkuh terbawa, tampan tertinggal"*SBY*
S. B. Yudhoyono @SBYudhoyono
Kritik itu laksana obat. Jika dosis & cara meminumnya tepat, badan menjadi sehat. Mengkritik pemimpin haruslah beretika & patut. *SBY*
S. B. Yudhoyono @SBYudhoyono
Karenanya, dgn tetap menghormati pemimpin, rakyat bisa menyampaikan kritik & sarannya. Pemimpin mesti sabar mendengarkan. *SBY*
S. B. Yudhoyono @SBYudhoyono
Setiap pemimpin pastilah ingin berbuat yg terbaik. Tidak ingin jadi diktator atau tiran & kemudian harus jatuh, spt yg kerap terjadi. *SBY*
S. B. Yudhoyono @SBYudhoyono
Petik pelajaran di dunia. Pemimpin yg selalu dibenarkan apapun perkataan & tindakannya, tak disadari bisa menjadi diktator atau tiran. *SBY*
S. B. Yudhoyono @SBYudhoyono
Kebenaran mutlak adalah milik Tuhan. Karenanya, janganlah selalu membenarkan yang kuat, tetapi perkuatlah kebenaran. *SBY*
Load Remaining (3190)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.