0
► Saptuari Sugiharto @Saptuari
1. Inspirasi Jumat pagi... Ikuti kultweetku kali ini, siapkan tissue jika perlu.. Agar hidupmu makin kau syukuri.
► Saptuari Sugiharto @Saptuari
2. Pernahkah engkau mengeluh pada Tuhanmu tentang masalah2 yang kau hadapi kali ini.. Engkau kecewa dan bilanh kalau Tuhan tidak adil.
► Saptuari Sugiharto @Saptuari
3. Seolah2 masalah yang kau miliki adalah masalah paling berat sedunia! Dan kamu merasa jadi orang paling malang di dunia.. Minta dikasihani
► Saptuari Sugiharto @Saptuari
4. Lalu mulai menulis keluhanmu di sosial media, menghiba2 agar orang agar datang kepadamu dan bilang.. "Kasihan deh elu.. Sabar ya.."
► Saptuari Sugiharto @Saptuari
5. Kata2 kasihan dari mereka kau nikmati sebagai "obat tegar" .. "Tombo kuat" dan kamu makin terpuruk menikmati deritamu..
► Saptuari Sugiharto @Saptuari
6. Padahal masalah yang kau anggap beraaat itu kadang sepele buat oragng lain.. Dompet ilang, skripsi ditolak 5 kali, diputus pacar.. Halah!
► Saptuari Sugiharto @Saptuari
7. Atau minta ganti HP gak dikasih sama papa udah merasa sangat menderita,kiriman datang telat sdh mengumpat, sakit cacar air heboh kemana2
► Saptuari Sugiharto @Saptuari
8. Ato nglamar kerjaan gak ada yg nerima, tp pulang kerumah makanan masih tersedia. Motor minta ganti gak dituruti papa main tendang pintu
► Saptuari Sugiharto @Saptuari
9. Anak cuma sakit panas, sudah ngupload 10 foto di sosial media, dengan logo mewek2 seolah keluargamu adalah yang paling menderita.. Walah!
► Saptuari Sugiharto @Saptuari
10. Coba bandingkan masalahmu itu dengan kisah ini.. Kenalkan namanya mbak Nunik, ibu dengan 4 anak, Pembuat coklat → pic.twitter.com/UnqxcSBROT
Expand pic
► Saptuari Sugiharto @Saptuari
11. Mbak Nunik salah satu pasien dampingan #SedekahRombongan di Jogja, kanker payudara stadium 3.. Harus kemoterapi sampai 18 kali..
► Saptuari Sugiharto @Saptuari
12. Padahal 1 kali kemo saja sudah bikin tubuh sakit, panas, apalagi harus belasan kali, rambut rontok dan organ lain kena dampaknya..
► Saptuari Sugiharto @Saptuari
13. Kisah hidup Mbak Nunik sudah membuat kita tercengang sejak dia kecil. Bapak ibunya meninggal dalam kecelakaan ketika dia bayi..
► Saptuari Sugiharto @Saptuari
14. Mbak Nunik ditipkan di Panti Asuhan, dia tidak pernah tau wajah bapak ibunya. Sejak bayi di Panti hingga dia diadopsi kelas 3 SD..
► Saptuari Sugiharto @Saptuari
15. Melewati masa kecil di panti, lalu diadopsi, sampai dewasa akhirnya mbak Nunik dikaruniai 4 orang anak. Kisah belum selesai ketika..
► Saptuari Sugiharto @Saptuari
16. Suaminya meninggal karena Gempa Jogja tahun 2006 lalu. Jadi singgle parent.. Merawat ke 4 anaknya sendirian dgn membuat coklat.
► Saptuari Sugiharto @Saptuari
17. Ini coklat produksi mbak Nunik, dia buat sendiri di rumah kost yang ditempatinya di Jogja.. → pic.twitter.com/q8TzKA1T1J
Expand pic
► Saptuari Sugiharto @Saptuari
18. Tiap hari dia berkeliling menawarkankan coklat buatannya, dengan motor yang disewa untuk menafkahi ke 4 anaknya, dgn kanker ditubuhnya.
► Saptuari Sugiharto @Saptuari
19. Dari 4 anaknya.. Nia anak pertamanya (3 SMP) ternyata punya penyakit Lupus, yang menyerang sel darah merahnya. Badan Nia sering membiru.
► Saptuari Sugiharto @Saptuari
20. Pulang sekolah kadang Nia merasa kelelahan yang sangat, badannya demam tinggi, membiru, dia harus masuk kamar untuk istirahat total..
► Saptuari Sugiharto @Saptuari
21. Yang luar biasa ditengah Lupus yang menggerogoti tubuhnya, Nia selalu rangking pertama. Dua adiknya dititipkan di panti asuhandi Jogja.
► Saptuari Sugiharto @Saptuari
22. Mbak Nunik sekarang masih proses pengobatan kankernya, kami dampingi. Dua anak tinggal bersamanya, dua lagi tinggal di panti asuhan
► Saptuari Sugiharto @Saptuari
23. Bulan lalu dari #SedekahRombongan membantu memberikan sepeda motor untuk mbak Nunik, agar tdk perlu menyewa → pic.twitter.com/CHTypf1zQp
Expand pic
► Saptuari Sugiharto @Saptuari
24. Sepeda motor inilah yg sekarang menemaninya berkeliling Jogja berjualan coklat buatannya. Pantang menyerah dg seluruh cobaan beruntunnya
► Saptuari Sugiharto @Saptuari
25. Semalam mereka datang ke rumahku, ibu dan anak dg sakit yang mematikan namun tak pernah mengeluh pada Tuhan.. → pic.twitter.com/l9u0wv6Yp9
Expand pic
Load Remaining (14)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.