"Indonesia Negeri Yang Sedang Terkena Kutukan Mpu Gandring" by @RHadiwijoyo

Chirpified By @M4ngU5il
enviroment CURSE country
0
Rohmad Hadiwijoyo @RHadiwijoyo
Negeri ini sdg kena kutukan empu gandring. Pemimpin tandingan dan Saling pecat memecat lagi ngetrend.
Rohmad Hadiwijoyo @RHadiwijoyo
Budaya menerima kekalahan dan legowo sudah tidak berlaku lagi bagi kebanyakan elite di negeri ini. Pokoke menang Kalah buat tandingan.
Rohmad Hadiwijoyo @RHadiwijoyo
Salah satu ciri memasuki jaman kolobendu, kalau sdh tega manusia saling makan manusia, artinya sdh tidak bisa lagi menerima kekalahan sejati
Rohmad Hadiwijoyo @RHadiwijoyo
Manusia belum sempurna dalam hidupnya, kalau belum bisa mengendalikan hawa nafsu dirinya sendiri. Termasuk nafsu utk berkuasa utk harta.
Rohmad Hadiwijoyo @RHadiwijoyo
Ciri lain dari jaman Kalabendu, satria ilang satriane. Budaya nabok nyilih tangan. Tdk gentle, suka buat keonaran utk memburu nafsu pribadi
Rohmad Hadiwijoyo @RHadiwijoyo
Ciri keempat memasuki jaman kolobendu, Roso wirang ora larang, artinya orang berbuat salah sdh tidak malu lagi. Bahkan secara terang2an.
Rohmad Hadiwijoyo @RHadiwijoyo
Kelima, ciri kolobendu. Raja, patih & punggowo seneng merang tangan landesan dengkul. Artinya, presiden, patih dan wakil rakyat suka tengkar
Rohmad Hadiwijoyo @RHadiwijoyo
Merang tangan lanndesan dengkul, kiasan yg artinya mau memotong tangan beralaskan dengkul atau kaki sendiri. Berantem yg kurang cerdas.
Rohmad Hadiwijoyo @RHadiwijoyo
Ciri keenam jaman kolobendu, Wong Bener dianggap keblinger, Wong salah malah disembah. Sdh susah membedakan mana yg benar dan mana yg salah.
Rohmad Hadiwijoyo @RHadiwijoyo
Ciri ketujuh menuju kolobendu, kabeh saget tinumbas arto. Uang jadi segalanya. Money politik. Tdk malu utk menyogok utk meraih kekuasaan.
Rohmad Hadiwijoyo @RHadiwijoyo
Ciri kedelapan jaman kolobendu, Wong serbanan malah dadi beban, ajaran agama malah utk alat transaksi demi sepincuk nasi. Laku utomo murco.
Rohmad Hadiwijoyo @RHadiwijoyo
Kesembilan, jaman kolobendu diawali dgn barang sarwo larang dan pagembluk dimana2. Harga2 naik dan bencana dimana mana.
Rohmad Hadiwijoyo @RHadiwijoyo
Kesepuluh, jaman kolobendu, Iman wis ilang, manusia takut akan kematian. Krn sdh tidk beriman, sdh tidak ada lagi rasa manembah klawan Gusti
Rohmad Hadiwijoyo @RHadiwijoyo
Demikian kultuit singkat ciri2 memasuki jaman penuh kutukan atau jaman kolobendu. Mari mulat sariro untuk tetap waspada. Sumonggo.

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.