"PRAKTIK MAFIA SEKOLAH DI SMPN 5 BOGOR" by @PartaiSocmed

Chirpified
0
#99 @PartaiSocmed

PRAKTIK MAFIA SEKOLAH DI SMPN 5 BOGOR

23/11/2014 21:36:21 WIB
#99 @PartaiSocmed

SMP Negeri 5 Bogor adalah sekolah yg cukup favorit di Bogor. Oleh karenanya banyak orang tua yg mengharapkan anaknya sekolah disana

23/11/2014 21:41:17 WIB
#99 @PartaiSocmed

Korupsi terjadi karena adanya kesempatan. Demikian pula yg terjadi di dunia pendidikan kita

23/11/2014 21:45:20 WIB
#99 @PartaiSocmed

Sebagai sekolah favorit terjadi hukum supply and demand. Dan di sekolah2 favorit inilah yg paling rawan terjadi praktik mafia sekolah

23/11/2014 21:49:23 WIB
#99 @PartaiSocmed

Ini pula yg terjadi di SMPN 5 Bogor. Sesungguhnya hal serupa banyak juga terjadi di sekolah2 lain. Ini hanya contoh kecil saja

23/11/2014 21:53:36 WIB
#99 @PartaiSocmed

SMP Negeri dimana anak harusnya sudah gratis sekolah ternyata orang tua tetap harus keluar uang. Jumlahnya pun tidak sedikit

23/11/2014 21:56:06 WIB
#99 @PartaiSocmed

Meski nama pungutannya berbeda tetapi yg keluar tetap berupa rupiah. Sekolah gratis gagal dilaksanakan akibat keserakahan mafia sekolah ini

23/11/2014 21:57:57 WIB
#99 @PartaiSocmed

Hampir semua menggunakan alasan sekolah gratis sebagai pembenaran moral utk merogoh kocek orang tua murid secara paksa

23/11/2014 22:01:19 WIB
#99 @PartaiSocmed

Jadi seperti tidak ada keikhlasan dari para mafia sekolah ini jika para siswa benar2 bisa bersekolah gratis

23/11/2014 22:02:50 WIB
#99 @PartaiSocmed

Aneh bukan? Negara saja ikhlas membiayai anak bangsa agar bisa bersekolah gratis tapi para mafia sekolah ini yg justru tidak rela

23/11/2014 22:04:46 WIB
#99 @PartaiSocmed

Maka berbagai pungutan pun dibuat. Dan selalu dgn dalih; toh SPP sudah gratis masa keluar biaya utk kebutuhan lain tidak mau?

23/11/2014 22:06:51 WIB
#99 @PartaiSocmed

Maka diciptakanlah berbagai pungutan2 yg jika ditotal jadi banyak juga. Judulnya pun bermacam2

23/11/2014 22:09:22 WIB
#99 @PartaiSocmed

Dan seperti mafia sesungguhnya, cara kerja mafia sekolah ini juga sangat rapi dan terencana. Tak akan ada bukti hitam diatas putih

23/11/2014 22:11:12 WIB
#99 @PartaiSocmed

Setiap pembayaran pungutan tsb akan dicatat secara sepihak oleh guru. Tak ada tanda terima yg diberikan kepada ortu siswa

23/11/2014 22:12:46 WIB
#99 @PartaiSocmed

Korupsi sdh tjd saat penerimaan siswa baru. Ketika sistem penerimaan masih berdasar NEM SD dan tes, maka byk ortu yg ambil jalur belakang

23/11/2014 22:18:19 WIB
#99 @PartaiSocmed

Dan ketika sistem penerimaan siswa sudah secara online bukan berarti kongkalikong tak bisa terjadi. Namanya otak bisnis selalu kreatif

23/11/2014 22:21:03 WIB
#99 @PartaiSocmed

Nyatanya para mafia sekolah ini tetap menemukan jalan utk dapat uang dari penerimaan siswa baru. Kali ini dgn modus siswa baru/pindahan

23/11/2014 22:24:23 WIB
#99 @PartaiSocmed

Jadi si anak dimasukkan ke sekolah non favorit dulu, lalu setelah proses belajar berjalan baru dipindah ke SMPN 5. Tentu tidak gratis

23/11/2014 22:26:01 WIB
#99 @PartaiSocmed

Jadi otak koruptor itu memang benar2 kreatif. Tak ada sistem yg tidak mampu mereka akali

23/11/2014 22:27:46 WIB
#99 @PartaiSocmed

Setelah siswa mulai masuk sekolah, dimulai pulalah perjalanan pungutan dgn topeng sumbangan pembangunan masjid

23/11/2014 22:29:38 WIB
#99 @PartaiSocmed

Uniknya pembangunan masjid ini tak kunjung selesai. Demikian pula pungutan terhadap orang tua siswa

23/11/2014 22:31:12 WIB
#99 @PartaiSocmed

Total pembangunan masjid berlangsung dr tahun 2009 - 2014. Dan selama itu pulalah sekolah punya alasan utk mengutip sumbangan dr ortu siswa

23/11/2014 22:33:52 WIB
#99 @PartaiSocmed

Dan seperti yg kami sampaikan di awal. Rata2 orang tua siswa tdk keberatan krn selalu diembel2i dgn kata sekolah gratis

23/11/2014 22:36:01 WIB
#99 @PartaiSocmed

Setelah akhirnya masjid sekolah selesai dibangun apakah pungutan berhenti? Ternyata tidak.

23/11/2014 22:37:26 WIB
#99 @PartaiSocmed

Setelah masjid selesai dibangun, dicarilah alasan lain utk tetap mngutip sumbangan dari siswa

23/11/2014 22:39:12 WIB
Load Remaining (37)

Comment

No comments yet. Write yours!