Dinamika Keluarga Pasangan Suami-Istri Bekerja by: @ErieSudewoID

Pasangan suami istri bekerja musti proporsional jgn terlalu kantor maniac. Yakin kalau kantor serius perhatikan kita?
religion islam pasangan keluarga bekerja dinamika
0
Erie Sudewo @ErieSudewoID
Sambut mentari di penghulu hari. Berkah merekah semoga tetap tercurah. #ObyektifVSSubtektif | #CharacterBuilding
Erie Sudewo @ErieSudewoID
1. Suami isteri yang bekerja mesti proporsional. Maksudnya tak usah terlalu “kantor maniac”. Sebab apa yakin kantor serius perhatikan kita?
Erie Sudewo @ErieSudewoID
2. Ada contoh pilu. RUPS tak lagi pilih dirut lama. Saat dirut ybs tinggalkan kantor, dia dicegat. Hanya untuk menahan mobil dinasnya
Erie Sudewo @ErieSudewoID
3. Itu mobil kantor, jelas. Tapi sikap seperti itu, tentu tak etis pada orang yang berjasa juga besarkan perusahaan. Anda tahu itu dimana?
Erie Sudewo @ErieSudewoID
4. Itu di perbankan syariah. Jika yang namanya syariah saja bersikap demikian, logikanya bagamana lagi dengan yang tak kenal syariah
Erie Sudewo @ErieSudewoID
5. Karyawan bisa datangkan uang karyawan disayang. Tak bisa datangkan uang atau tak lagi menjabat, karyawan ditendang | #ObyektifVSSubtektif
Erie Sudewo @ErieSudewoID
6. Saat kita tak lagi di kantor, banyak yg siap gantikan. Saat kita tak di rumah, adakah yg siap gantikan atau apakah kita siap digantikan?
Erie Sudewo @ErieSudewoID
7. Rumah tak terawat, biasanya jadi kotor dan berantakan. Tapi mudah bersihkannya. Siapkan upah, banyak orang mau bersihkan
Erie Sudewo @ErieSudewoID
8. Tapi rumah tangga yang “setengah hati” dirawat, mudahkah dibenahi? Kecuali oleh suami isteri ybs, nyaris tak satupun orang lain bisa
Erie Sudewo @ErieSudewoID
9. Sekali lagi. Banyak orang yg siap diupah bersihkan rumah kotor. Tapi hampir tak ada yg mau terlibat beresi kemelut rumah tangga orang
Erie Sudewo @ErieSudewoID
10. Bisa jadi suami isteri ybs, justru lari dari kemelut rumah tangganya. Tenggelamkan diri di kantor. Larut malam baru tiba di rumah
Erie Sudewo @ErieSudewoID
11. Puluhan tahun suami isteri kejar karir. Sayangnya keluarga terlupakan. Rumah tangga yang begitu indah pun redup. Tak ada kesan
Erie Sudewo @ErieSudewoID
12. Karena tak beri makna, suami isteri yg super sibuk akhirnya tempatkan keluarga malah jadi beban. Menghambat karir yang terus memuncak
Erie Sudewo @ErieSudewoID
13. Akhirnya sadar atau tidak, keluarga memang tak lagi penting dalam kehidupan. Seperti di laptop, tuts “delete” keluarga siap ditekan
Erie Sudewo @ErieSudewoID
14. Karir dan keluarga mesti dirawat. Caranya mesti diseimbangkan. Mati-matian berkarir, keluarga terancam. Pilih keluarga, karir selamat
Erie Sudewo @ErieSudewoID
15. Setidaknya karir suami masih bisa terus menanjak. Sedang karir isteri tetap selamat, meski tak lagi harus melejit spt sebelumnya
Erie Sudewo @ErieSudewoID
16. Rumah tangga tak dirawat, fungsinya sungguh-sungguh hanya jadi tempat rehat sejenak. Seperti tidur di hotel, kebendaan saja. That’s all
Erie Sudewo @ErieSudewoID
17. Di sisi lain, lebih banyak lagi suami isteri bekerja yg masih butuh keluarga. Cuma itu dia, musti dirawat dg lebih berhati-hati
Erie Sudewo @ErieSudewoID
18. Soal anak, diskusi mereka selalu keluhan penjagaannya. Tapi toh isteri tetap disuruh bekerja. Atau isteri sendiri yang pilih bekerja
Erie Sudewo @ErieSudewoID
19. Soal PRT, lagi-lagi hanya sampai di keluhan. Akhirnya daripada tak ada yg urus rumah, siapapun yg jadi PRT diterima. Rumah jadi rawan
Erie Sudewo @ErieSudewoID
20. Aneh. Di kantor, suami isteri tak sembarang terima karyawan. Kualifikasi ketat. Di rumah, apa ada kualifikasi terima PRT?
Erie Sudewo @ErieSudewoID
21. Karena sibuk, kriteria jadi PRT dinomorsekiankan. Dengan harapan dan doa, semoga PRT yg terakhir ini bisa lebih baik. “Nir” jaminan
Erie Sudewo @ErieSudewoID
22. Di kantor, suami isteri dapat layanan baik. SOP-nya jelas. Exellent services. Memang ini yang mereka usung demi perusahaan
Erie Sudewo @ErieSudewoID
23. Di rumah, kondisi berbeda. SOP rumah tangga adalah kasih sayang. Sesulit apapun, tetap harus kedepankan sabar dan mengalah
Erie Sudewo @ErieSudewoID
24. Di kantor, perusahaan bisa bangkrut terapkan sabar dan mengalah. Di rumah, keluarga bisa berantakan terapkan SOP obyektif
Load Remaining (12)
Login and hide ads.