0
#99 @PartaiSocmed
GURU HONORER, PERBUDAKAN DI DUNIA PENDIDIKAN pic.twitter.com/wkL3x0BtgU
Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Anggaran pendidikan yang luar biasa besar (20% dari APBN), rupanya tidak serta merta meningkatkan kwalitas pendidikan kita
#99 @PartaiSocmed
Ini antara lain disebabkan karena sebagian anggaran tsb lebih banyak diprioritaskan utk belanja gaji. Bukan utk siswa
#99 @PartaiSocmed
Sehingga yg kita temui di lapangan adalah ironi. Banyak anak bangsa yg tidak bisa sekolah di tengah kehidupan guru yg makin makmur
#99 @PartaiSocmed
Kualitas mendidik guru juga tidak meningkat sesignifikan kenaikan kesejahteraan mereka
#99 @PartaiSocmed
Jadi teori yg mengatakan kualitas pendidikan akan meningkat jika gaji guru diperhatikan terbukti SALAH TOTAL
#99 @PartaiSocmed
Sayangnya pendapat salah itu tak bisa diperbaiki dgn penurunan gaji guru yg sudah terlanjur naik sedemikian besar
#99 @PartaiSocmed
Yg terjadi adalah guru2 yg "shock" dgn pendapatan barunya itu lebih fokus memikirkan gaya hidup dan terjerat kredit macam2 kebutuhan baru
#99 @PartaiSocmed
Dan peningkatan kualitas mengajar pun menjadi prioritas terakhir yg mereka pikirkan setelah cicilan mobil barunya
#99 @PartaiSocmed
Maka marilah kita lihat dg jujur apakah ada peningkatan kualitas mengajar yg signifikan dari guru2 yg alami peningkatan kesejahteraan itu?
#99 @PartaiSocmed
Nah ini juga RT @naniheriyani: @PartaiSocmed termasuk tingkat perceraian yg tinggi pic.twitter.com/jDXrxeW3Xz
Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Namun di tengah2 pesta pora anggaran pendidikan besar yg dinikmati sebagian guru PNS tsb. Ada guru2 lain yg didiskriminasikan
#99 @PartaiSocmed
Mereka adalah guru bantu atau guru honorer atau guru sukwan
#99 @PartaiSocmed
Apa yg terjadi pada guru honorer ini lebih layak disebut sebagai perbudakan model baru di tengah teman2nya yg sedang berpesta
#99 @PartaiSocmed
Guru honorer banyak yg gajinya (honornya) jauh dibawah UMR, bahkan di bawah angka kelayakan hidup
#99 @PartaiSocmed
Banyak guru honorer saat ini yg gajinya masih sekitar Rp 200 ribu sebulan. Bisa buat apa uang segitu?
#99 @PartaiSocmed
Patut dipertanyakan apakah bidang pendidikan diluar jangkauan hukum? Sebab cara mereka menggaji guru honorer jelas melanggar UU
#99 @PartaiSocmed
Selain dari besaran gaji (honor), cara penghitungannya pun merupakan kecurangan sistematis yg diterima secara umum
#99 @PartaiSocmed
Aturan pemberian gaji guru honorer ini berbeda2 di beberapa daerah. Tapi pd dasarnya terbagi menjadi 3 model, yaitu:
#99 @PartaiSocmed
1. Jam-jaman. 2. Harian. 3. Bulanan.
#99 @PartaiSocmed
Jadi model pengupahan mereka mirip buruh pabrik. Bedanya penghasilan guru honorer ini jauh dibawah upah buruh
#99 @PartaiSocmed
Ketiga model penggajian diatas pada intinya sama saja. Maksudnya sama2 ngenesnya
#99 @PartaiSocmed
Semua model penggajian diatas berdasarkan jam mengajar. Meskipun menggunakan model penggajian bulanan tapi hitung2annya tetap jam mengajar
#99 @PartaiSocmed
Guru honorer yg digaji bulanan akan dihitung gajinya berdasarkan jam mengajarnya. Disini terjadi kelicikan yg direstui negara
#99 @PartaiSocmed
Sebagai contoh, Pak Umar mengajar sebanyak 12 jam seminggu. Artinya dia mengajar/bekerja sebanyak 12 x 4 = 48 jam sebulan
Load Remaining (30)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.