Mengapa Penulis Harus Rajin Membaca? - oleh @gradien

RT ‏@sriv3ani: @gradien Bener bgt Min, menulis itu berawal dari membaca itu sih kata penulis. Kalau kita pembaca tulisan itu berawal dari penulis...
0
Gradien Publisher @gradien

Sambil menemani aktivitas siang, Mimin mau share tentang "mengapa penulis harus rajin membaca." #Twittip

20/09/2012 13:16:17 WIB
Gradien Publisher @gradien

Tadi siang, sembari menikmati secangkir kopi dan red velvet, *uhuk* Mimin ketemu sama seorang editor freelance khusus fiksi. #Twittip

20/09/2012 13:21:48 WIB
Gradien Publisher @gradien

Tahu-tahu tercetus pernyataan, "Penulis memang harus amat sangat suka baca." Mimin sih cuma bisa ngangguk bengong melompong. #Twittip

20/09/2012 13:23:11 WIB
Gradien Publisher @gradien

Loh, emang kenapa sih, kok sampai 'harus amat sangat suka baca'? Kok nggak boleh, 'suka baca' aja deh *edisi nawar* #Twittip

20/09/2012 13:24:26 WIB
Gradien Publisher @gradien

1. Bahan baku tulisan itu kata-kata. Ini seringkali dilupakan penulis pemula. Mereka pikir, nulis novel yang penting imajinasi #Twittip

20/09/2012 13:26:19 WIB
Gradien Publisher @gradien

2. Tulisan tanpa kata-kata, sama seperti minuman espresso tanpa kopi. Tidak ada tulisan tanpa kata-kata. #Twittip

20/09/2012 13:28:47 WIB
Gradien Publisher @gradien

3. Tidak akan ada novel tanpa kata-kata. Jadi, kata-kata adalah sesuatu yang wajib ada dalam tulisan. #Twittip

20/09/2012 13:30:45 WIB
Gradien Publisher @gradien

4. Dan darimana kita memperoleh "bahan baku" ini? Jawabnya, dengan membaca tulisan/buku karya penulis lain. #Twittip

20/09/2012 13:31:28 WIB
Gradien Publisher @gradien

5. Err, bukan dari kamus ya, atau apa tuh nama kerennya? Tesaurus? | Terus, gimana mindahin isi kamus kalau ngga dibaca? #Twittip

20/09/2012 13:33:29 WIB
Gradien Publisher @gradien

6. Dari karya orang lain, kita bisa menemukan kata-kata unik, yang mungkin sudah mulai tergerus jaman. #Twittip

20/09/2012 13:36:25 WIB
Gradien Publisher @gradien

7. Misal, kata 'tapal gigi'. Hayoo, siapa yang tahu apa artinya? #Twittip #Surcil

20/09/2012 13:36:58 WIB
Gradien Publisher @gradien

8. Generasi lawas pasti masih sempat ingat kata 'tapal gigi'. Kalau sekarang, kata itu memang sudah menghilang dari peredaran. #Twittip

20/09/2012 13:41:14 WIB
Gradien Publisher @gradien

9. Makna 'tapal gigi' *jrengjreng* sama dengan kata odol alias pasta gigi. Lazim dipakai di era 50an. #Twittip

20/09/2012 13:47:47 WIB
Gradien Publisher @gradien

10. Ya ampunnnn, Min. Itu kan jadoooeelll buaanggettt. Apa gunanya kata-kata seajaib itu? Malah bikin orang nggak ngerti juga kan. #Twittip

20/09/2012 13:49:04 WIB
Gradien Publisher @gradien

11. Kata-kata seperti 'tapal gigi' atau 'terompah' menjadi penting bila Graders menulis dengan seting waktu 50an. #Twittip

20/09/2012 13:50:09 WIB
Gradien Publisher @gradien

12. Kata-kata seperti itu akan membantu pembaca merasakan situasi seting thn 50an. Walau gaya bahasa yang digunakan 'modern' #Twittip

20/09/2012 13:51:24 WIB
Gradien Publisher @gradien

13. Dengan kata-kata lawas, kita bisa membawa pembaca ke seting masa lalu, tanpa harus menggoenakan ejaan jaman doeloe kala. #Twittip

20/09/2012 13:52:38 WIB
Gradien Publisher @gradien

14. Kedua, semakin kaya perbendaharaan kata-kata seorang penulis maka semakin kaya juga karyanya. #Twittip

20/09/2012 13:53:34 WIB
Gradien Publisher @gradien

15. Ketika penulis mempunyai stok kata-kata yang luas, maka semakin mudah baginya untuk menulis dengan indah #Twittip

20/09/2012 13:56:22 WIB
Gradien Publisher @gradien

16. Misal nih, kalimat "Kepalaku cenut-cenut, kaya digetoki palu." Tidak ada yang salah dengan kalimat di atas. Tapi.... #Twittip

20/09/2012 13:57:39 WIB
Gradien Publisher @gradien

17. Coba bandingkan dengan kalimat ini, "Kepalaku sakit, seakan dihantam godam". Godam bermakna yang sama dengan "palu" #Twittip

20/09/2012 14:01:10 WIB
Gradien Publisher @gradien

18. Kalimat tersebut menjadi lebih unik dan ringkas. Pun berima. 'dihantam-godam' mempunyai akhiran '-am' #Twittip

20/09/2012 14:02:08 WIB
Gradien Publisher @gradien

19. Godam juga membuat pembaca langsung merasakan palu yang besar. Inilah kekuatan kata. #Twittip

20/09/2012 14:03:24 WIB
Gradien Publisher @gradien

20. Setiap kata mempunyai "rasa" yang berbeda walau bermakna sama. Contoh, kata kangen mempunyai rasa yang beda dengan kata rindu. #Twittip

20/09/2012 14:04:48 WIB
Gradien Publisher @gradien

21. Kalimat 'aku suka kamu' mempunyai kekuatan rasa yang berbeda dengan kata 'aku mencintaimu'. #Twittip

20/09/2012 14:05:26 WIB
Load Remaining (13)

Comment

Gemar Baca @gemar_baca 22/09/2012 12:14:00 WIB
CATATAN: No. 28 memang gak ada di twit aslinya.
0