Akankah Krisis Perbankan 1998 Terulang Di Masa Pemerintahan Jokowi? by: @Ratu_Adil

Krisis perbankan 1998 diawali merosotnya nilai rupiah, bangkrutnya swasta raksasa, kolapsnya berbankan, munculnya krisis ekonomi yg akhirnya menyebabkan jatuhnya pemerintahan. Akankah demikian jg dgn Jokowi?
krisis Jokowi MA-SA 1998 terulang pemerintahan di perbankan
2
Red Hot Chile Paper & Markobar Uprising ! @ratu_adil
Cabut Subsidi BBM bagusnya dibarengi dengan penghapusan pembayaran bunga Obligasi Rekap (BLBI) dari APBN ke para Bankir Tionghoa
Red Hot Chile Paper & Markobar Uprising ! @ratu_adil
Kenapa Negara RI harus terus membayar bunga Obligasi Rekap kepada para Bankir Tionghoa dari dana APBN?
Red Hot Chile Paper & Markobar Uprising ! @ratu_adil
Salah satunya ya sudah pasti BCA milik Grup Djarum dan Salim, donaturnya Jokowi :) "@inilahdotcom: bank apa aja tuh, Gan"
Red Hot Chile Paper & Markobar Uprising ! @ratu_adil
Nilai bunga obligasi rekap yang dibayarkan negara (APBN) ke para bankir rata-rata Rp 10 triliun per tahun
Red Hot Chile Paper & Markobar Uprising ! @ratu_adil
Selama 3 tahun terakhir (2011 - 2013), negara (APBN) membayar bunga obligasi rekap pada para bankir sekitar Rp 30 triliun. Untuk apa?
Red Hot Chile Paper & Markobar Uprising ! @ratu_adil
Untuk mengatasi krisis perbankan alias moneter 98, negara mengucurkan dana Rp 647 triliun (nilai saat itu)
Red Hot Chile Paper & Markobar Uprising ! @ratu_adil
Dana Rp 647,3 triliun itu digunakan untuk penerbitan obligasi rekap Rp 449 triliun, BLBI Rp 144,5 triliun dan obligasi penjaminan Rp 53,8 T
Red Hot Chile Paper & Markobar Uprising ! @ratu_adil
Dampak dari penerbitan obligasi rekap itu, negara dibuat memiliki utang ratusan triliun kepada para bankir
Red Hot Chile Paper & Markobar Uprising ! @ratu_adil
Alhasil para bankir penerima obligasi rekap ini, setiap tahun menikmati pembayaran bunga dari APBN kurang lebih Rp 10 triliun/tahun
Red Hot Chile Paper & Markobar Uprising ! @ratu_adil
Dan lucunya, dulu obligasi rekap diterbitkan karena situasi krisis dan semangatnya adalah memperbaiki sektor perbankan bersama-sama
Red Hot Chile Paper & Markobar Uprising ! @ratu_adil
Namun kini, setelah perbankan pulih, ekonomi pulih, para bankir ini tetap menikmati pembayaran bunga dari kas negara (APBN), untuk apa?
Red Hot Chile Paper & Markobar Uprising ! @ratu_adil
Para bankir, kini, menggunakan pembayaran bunga dari APBN untuk meningkatkan laba bersih yg ujung2nya memberi dividen lebih ke pemilik bank
Red Hot Chile Paper & Markobar Uprising ! @ratu_adil
Anggap laba suatu bank dari operasional riil Rp 1 triliun. Ditambah pembayaran bunga dari negara ke bank itu Rp 500 M, laba jadi Rp 1,5 T
Red Hot Chile Paper & Markobar Uprising ! @ratu_adil
Jika kebijakan dividen bank itu 30% dari laba, maka para pemilik bank dapat dividen Rp 300 miliar dari laba bersih Rp 1 triliun
Red Hot Chile Paper & Markobar Uprising ! @ratu_adil
Apabila laba bersih bank jadi Rp 1,5 T karena negara setor bunga obligasi rekap ke bank itu, para pemilik bank terima dividen Rp 450 miliar
Red Hot Chile Paper & Markobar Uprising ! @ratu_adil
Berkat pembayaran bunga obligasi rekap dari APBN kepada para bankir, pemilik bank dapat tambahan pemasukan setiap tahunnya
Red Hot Chile Paper & Markobar Uprising ! @ratu_adil
Wajar saja jika para bankir bersatu dukung salah satu kandidat capres kemarin, yg penting presiden baru tak utak-atik obligasi rekap
Red Hot Chile Paper & Markobar Uprising ! @ratu_adil
Jadi, para bankir membayar pajak, tapi para bankir juga menerima pembayaran bunga obligasi rekap dari negara. Negara untung atau rugi?
Red Hot Chile Paper & Markobar Uprising ! @ratu_adil
Lebih besar mana pajak yg dibayar bank2 penerima obligasi rekap dengan bunga obligasi rekap yg dibayar negara (APBN) ke bank2 itu?
Red Hot Chile Paper & Markobar Uprising ! @ratu_adil
Hayo lembaga riset keuangan telaah baik2. Negara bayar bunga obligasi rekap ke bank2 rerata Rp 10 T. Berapa pajak yg diterima dari mereka?
Red Hot Chile Paper & Markobar Uprising ! @ratu_adil
Haha, atau anggap pendapatan lain-lain "@KoboiSyariah: anggap aja DPK gratisan hehe"
Red Hot Chile Paper & Markobar Uprising ! @ratu_adil
Saya melihat kemungkinan adanya krisis perbankan pada masa pemerintahan Jokowi 2014 - 2019. Ada beberapa indikasi kesana
Red Hot Chile Paper & Markobar Uprising ! @ratu_adil
Boleh jadi, krisis perbankan seperti 1998 bisa terulang di masa pemerintahan 2014-2019
Red Hot Chile Paper & Markobar Uprising ! @ratu_adil
Sebetulnya saya lebih suka menyebut krisis 98 sebagai Bazzar Yahudi. Faktanya, setelah 98, aset-aset Indonesia dikuasai Yahudi dan Asing
Red Hot Chile Paper & Markobar Uprising ! @ratu_adil
Faktor utama penyebab kejatuhan ekonomi RI di 98 bukanlah krisis ekonomi, tetapi kejatuhan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Kok bisa?
Load Remaining (87)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.