0
Aksi Cepat Tanggap @ACTforHumanity
Kita yg hidup di perkotaan, nyaris tidak pernah merasakan sulitnya mencari air bersih. "Maka nikmat Tuhan kamu manakah yang kamu dustakan?"
Aksi Cepat Tanggap @ACTforHumanity
Berikut sebuah kisah kedermawanan Utsman bin Affan yg bisa kita jadikan ibrah, saat beliau bersedekah air dgn membeli sumur seorang Yahudi..
Aksi Cepat Tanggap @ACTforHumanity
Utsman bin Affan adalah termasuk Sahabat yang mendapat gelar 'Dzun Nurain' atau "Yang memiliki dua cahaya"..
Aksi Cepat Tanggap @ACTforHumanity
Sifat pemalu yang dimiliki oleh Utsman bin Affan menjadikan beliau seorang yang dermawan dan penuh belas kasih..
Aksi Cepat Tanggap @ACTforHumanity
Kedermawanan Utsman nampak dalam kehidupannya sehari-hari. Seperti ketika kekeringan melanda kota Madinah, ~
Aksi Cepat Tanggap @ACTforHumanity
~ kaum Muslimin terpaksa menggunakan sumur Rum sebagai sumber air satu-satunya untuk kebutuhan sehari-hari..
Aksi Cepat Tanggap @ACTforHumanity
Sayangnya, sumur tersebut milik Yusuf, seorang Yahudi tua serakah. Untuk mengambil air sumur itu, kaum Muslimin harus membayar sangat mahal.
Aksi Cepat Tanggap @ACTforHumanity
Melihat keadaan penduduk Madinah, Utsman segera menemui Yusuf dan berniat membeli sumurnya.
Aksi Cepat Tanggap @ACTforHumanity
Lalu Yusuf berkata “Aku bersedia menjual sumur ini. Berapa engkau sanggup membayarnya?” “Sepuluh ribu dirham", pungkas khalifah Utsman.
Aksi Cepat Tanggap @ACTforHumanity
Si Yahudi tua tersenyum sinis. “Sumur ini hanya akan kujual separuhnya. Kalau bersedia, sekarang juga kau bayar 12000 dirham, ~
Aksi Cepat Tanggap @ACTforHumanity
~ dan sumur kita bagi dua. Sehari untukmu dan sehari untukku, bagaimana?”, ujar si Yahudi.
Aksi Cepat Tanggap @ACTforHumanity
Setelah berpikir sejenak, Utsman menjawab, “Baiklah, aku terima tawaranmu.” Setelah membayar seharga yang diinginkan lalu ~
Aksi Cepat Tanggap @ACTforHumanity
~ Khalifah Utsman mengumumkan kepada para penduduk, bahwa mereka bebas mengambil air dari sumur Rum secara gratis.. :)
Aksi Cepat Tanggap @ACTforHumanity
Pada giliran hak pakai Utsman bin Affan, kaum Muslimin pun bergegas mengambil air yang jumlahnya cukup untuk kebutuhan selama dua hari..
Aksi Cepat Tanggap @ACTforHumanity
Dengan demikian si Yahudi merasa rugi, karena pada giliran dirinya terhadap sumur itu, tidak ada lagi kaum Muslimin yg membeli air padanya..
Aksi Cepat Tanggap @ACTforHumanity
Si Yahudi tua kebingungan lantaran tak seorang pun yang membeli airnya. Ketika Utsman datang menemuinya untuk membeli ~
Aksi Cepat Tanggap @ACTforHumanity
~ separuh sisa air sumurnya, ia tidak bisa menolak walau dengan harga 8000 dirham.. :)
Aksi Cepat Tanggap @ACTforHumanity
Sebegitu vitalnya air bagi manusia. Sehingga saat kekeringan melanda, Utsman bin Affan sampai membeli sumur untuk air sehari-hari penduduk..

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.