Soal 3 #KartuSaktiJokowi, Puan dan Pratikno Jangan Asbun! by @Yusrilihza_Mhd

Mungkin karena Puan dan Pratikno masih orang baru di pemerintahan jadi komentarnya soal 3 kartu sakti Jokowi menjadi asbun, hehehe
0
Yusril Ihza Mahendra @Yusrilihza_Mhd
1. Sampai siang ini belum jelas apa dasar hukum dikeluarkannya kebijakan 3 jenis kartu sakti KIS, KIP dan KKS oleh Presiden Jokowi
Yusril Ihza Mahendra @Yusrilihza_Mhd
2. Niat baik untuk membantu rakyat miskin karena mau naikkan bbm memang patut dihargai. Hal spt itu sdh dilakukan sejak SBY
Yusril Ihza Mahendra @Yusrilihza_Mhd
3. Namun mengeluarkan suatu kebijakan haruslah jelas dasar hukumnya. Cara mengelola negara tdk sama dengan mengelola rumah tangga ato warung
Yusril Ihza Mahendra @Yusrilihza_Mhd
4. Kalo mengelola rumah tangga atau warung, apa yg terlintas dlm pikiran bisa langsung diwujudkan dalam tindakan. Negara tdk begitu
Yusril Ihza Mahendra @Yusrilihza_Mhd
5. Suatu kebijakan harus ada landasan hukumnya. Kalau belum ada siapkan dulu landasan hukumnya agar kebijakan itu dpt dipertanggungjawabkan
Yusril Ihza Mahendra @Yusrilihza_Mhd
6. Kalau kebijakan itu berkaitan dg keuangan negara, Presiden harus bicara dulu dengan DPR
Yusril Ihza Mahendra @Yusrilihza_Mhd
7. DPR memegang hak anggaran. Karena itu perhatian kesepakatan2 dg DPR yg sdh dituangkan dalam UU APBN
Yusril Ihza Mahendra @Yusrilihza_Mhd
8. Puan Maharani jangan adal ngomong kalau tidak paham tentang sesuatu. Lebih baik dia belajar mengelola negara dengan benar
Yusril Ihza Mahendra @Yusrilihza_Mhd
9. Puan katakan kebijakan tiga kartu sakti itu akan dibuatkan payung hukumnya dlm bentuk INPRES dan KEPPRES yg akan diteken Presiden Jokowi
Yusril Ihza Mahendra @Yusrilihza_Mhd
10. Puan harus tahu bahwa INPRES dan KEPPRES itu bukanlah instrumen hukum dalam hirarki peraturan perundang2an RI
Yusril Ihza Mahendra @Yusrilihza_Mhd
11. Inpres dan Keppres pernah digunakan dizaman Bung Karno dan Pak Harto sbg instrumen hukum. Kini setelah reformasi, tidak digunakan lagi
Yusril Ihza Mahendra @Yusrilihza_Mhd
12. Inpres hanyalah perintah biasa dari Presiden dan Keppres hanya untuk penetapan spt menangkat dan memberhentikan pejabat
Yusril Ihza Mahendra @Yusrilihza_Mhd
13. Mensesneg Sutikno juga hatus bicara hati2 mengenai sumber dana yg digunakan untuk membiayai kebijakan 3 kartu sakti
Yusril Ihza Mahendra @Yusrilihza_Mhd
14. Dia katakan dana tiga kartu sakti berasal dari dana CSR BUMN. jadi bukan dana APBN sehingga tdk perlu dibahas dengan DPR
Yusril Ihza Mahendra @Yusrilihza_Mhd
15. Kekayaan BUMN itu kekayaan yg sdh dipisahkan dari keuangan negara, namun tetap menjadi obyek pemeriksaan BPK dan BPKP
Yusril Ihza Mahendra @Yusrilihza_Mhd
16. Karena itu jika negara ingin menggunakan dana CSR BUMN status dana tsb haruslah jelas, dipinjam negara atau diambil oleh negara
Yusril Ihza Mahendra @Yusrilihza_Mhd
17. Sebab dana yg disalurkan melalui tiga kartu sakti adalah kegiatan Pemerintah sbg "kompensasi" kenaikan bbm yg akan dilakukan Pemerintah
Yusril Ihza Mahendra @Yusrilihza_Mhd
18. Penyaluran dana melalui tiga kartu sakti bukanlah kegiatan BUMN dlm melaksanakan corporate social responsibility mereka
Yusril Ihza Mahendra @Yusrilihza_Mhd
19. Saya berharap Mensesneg Sutikno juga jangan bicara asbun spt Puan. Pikirkan dulu dalam2 sebelum bicara dan bertindak dlm mengutus negara
Yusril Ihza Mahendra @Yusrilihza_Mhd
20. Demikian pesan saya. Yang mau kutip silahkan. Salam
Yusril Ihza Mahendra @Yusrilihza_Mhd
Wah saya salah tulis nama mensesneg harusnya Pratikno bukan Sutikno. Saya mhb maaf atas kesalahan ini

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.