1
VK @vctrkmng
Juni 2014. Summer. Jakarta. Pagi itu telepon rumah saya berdering cukup kencang. Telepon itu letaknya ada di ruang tengah, di depan kamar.
VK @vctrkmng
Sambil masih berbaring di tempat tidur, saya menunggu dering telepon itu berhenti. "Setelah berhenti, barulah saya angkat.", batin saya.
VK @vctrkmng
Cukup lama telepon itu berdering. Saya pun menunggu anggota2 keluarga lain yang tinggal serumah untuk ada yang rela bangun & mengangkatnya.
VK @vctrkmng
Akhirnya saya putuskan utk bangun & menerima telepon itu. Ya. Saya terima dengan segala kelebihan maupun segala kekurangan yang ada padanya.
VK @vctrkmng
Saya pun mengangkat gagang telepon dan menempelkannya ke telinga. (Tentu ke telinga saya sebab ndak mungkin saya tempel ke telinga opa saya)
VK @vctrkmng
Tentu teman2 berpikir: "loh emang kenapa kalo lo tempelin ke telinga Opa lo?" Gini, ada 2 hal: 1) tida sopan; dan 2) ia pun suda meninggal..
VK @vctrkmng
"Halo...?" ucap saya. Suara di ujung telepon sana terdengar agak gaduh dan di latar belakangnya terdengar suara isakan tangis. #malemjumat
VK @vctrkmng
"HALO?" Dan kali ini suara tangisan di seberang sana semakin kuat terdengar. Saya pun mulai ingin menangis sebagai wujud empati & bingung..
VK @vctrkmng
Suara tangis di seberang sana sepertinya wanita. Saya sempat menduga bahwa ini adalah istri Pak S. Parman yabg mengabarkan suaminya diculik.
VK @vctrkmng
Lalu dengan terbata-bata ia berkata: "Halo, ini (sebut saja Chloe). Tante (sebut saja Emma) ada?" | "oh, knapa Chloe? Mommy masi tidur.."
VK @vctrkmng
Chloe sepupu saya. Dan Mommy adalah ibu kandung biologis saya (bukan awetan jenazah raja di Mesir, Red.). Ternyata Chloe cuma memberi kabar.
VK @vctrkmng
Kabar yang cukup singkat namun padat dan jelas: "Papa so nyanda ada.. Dia pigi tadi jam ampa." (Terjemahan: Bokap meninggal, sekitar jam 4.)
VK @vctrkmng
"Ya suda bagitu dulu jo.. Nanti kita sms akang pa ngana deng Mommy." (Ywda gt dl aj. Entar gw sms ke elo & nyokap). Lalu Chloe menutup telp.
VK @vctrkmng
Lalu seperti aktor di sinetron2, saya lalu berpikir sambil ngomong sendiri: "yahelah knapa ndak lo sms aje sik? Kan gw jadi repot bangun."
VK @vctrkmng
Karena kesibukan di kantor & ruwetnya lalu lintas IbuKota, saya baru bisa melayat sekitar pukul 10 malam. Jenazah disemayamkan di rumahduka.
VK @vctrkmng
Tentu teman2 berpikir: "kok disemayamkannya di rumahduka sik?", ada 2 hal: 1)RumahMode Bandung terlalu jauh & 2)Rumah Saya ndak ada pembantu
VK @vctrkmng
Akhirnya dipilih RumahDuka sebuah RS di bilangan Fatmawati Jakarta Selatan (maaf, nama RS tida bisa saya sebutkan agar tida disangka buzzer)
VK @vctrkmng
Dengan mengendarai mobil, pukul 11 malam saya tiba di RS. Sayapun masuk mengambil karcis parkir di loket. "Mz, rumah duka di mana?" tanyaku.
VK @vctrkmng
"Mz? Rumah dukanya sebelah mana?" tanyaku pada penjaga yang berdiri di sebela palang pintu otomatis. Ia menoleh dan wajahnya terlihat marah.
VK @vctrkmng
"Saya tuh di sini juga pengunjung! Kok situ bla..bla..bla.." sayup-sayup suaranya menghilang ditelan deru knalpot mobil yang saya gas dalam2
VK @vctrkmng
Saya lalu memarkir mobil di dekat mobil2 lain karna saat itu parkiran cukup sepi. Saya lalu menuju ke pos satpam di dekat gerai donat.
VK @vctrkmng
"Malam, Mz rumahduka sebela mana?" tanyaku. | "Mo ngapain?" tanya si Satpam. | "Melayat." | "Siapa?" | "Kerabat?" | "Dah meninggal?" | "Ya."
VK @vctrkmng
Akhirnya setela fase interogasi, iapun menunjukkan arahnya: "Lurus sampe mentok, Radiologi belok kiri, ada pavilyun lurus, bla..bla..bla.."
VK @vctrkmng
Saya pun berpikir apa barusan saya menanyakan letak rumahduka atau menanyakan cara menggapai sukses? Kok panjang & berliku skali jalannya?!
VK @vctrkmng
Akhirnya layaknya percintaan, saya pun berjalan tanpa arah di lorong RS yang panjang dan tak tau ke mana ujungnya. pic.twitter.com/oZegZyyHsC
Expand pic
Load Remaining (31)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.