Chirpstory will close the service later this year. At the end of September, you will not be able to post stories or comments.

Ketika Pers Lunglai Menghadapi Jokowi & Mendewakannya by: @ErieSudewoID

Baru pertama kali dlm sejarah dmn pers tak mampu mnjd watch dog, lunglai di hadapan seseorg bernama Jokowi. Hubunganny istimewa! Entah jokowi memang menarik didukung atau media yg membuat Jokowi jd menarik :D
1
Erie Sudewo @ErieSudewoID

Selasa pertama Pemerintah baru. Mari cermati kaitan presiden baru : #JokowidanMedia. Semoga berkenan | #CharacterBuilding

21/10/2014 06:00:29 WIB
Erie Sudewo @ErieSudewoID

1. 20 Okt 2014 Jokowi jadi Presiden baru RI. Bukan Presiden RI baru. Hati-hati rancu. Apa beda Presiden baru RI dan Presiden RI yg baru?

21/10/2014 06:02:49 WIB
Erie Sudewo @ErieSudewoID

2. Presiden yang baru, artinya yang baru adalah presidennya. Sedang Presiden RI yang baru, maka yang baru adalah RI-nya, atau negerinya

21/10/2014 06:04:36 WIB
Erie Sudewo @ErieSudewoID

3. Yang menarik, hubungan Jokowi dan media amat istimewa. Entah Jokowi menarik hingga didukung media. Atau media yg buat Jokowi jadi menarik

21/10/2014 06:05:44 WIB
Erie Sudewo @ErieSudewoID

4. Dalam sejarah pers Indonesia, agaknya ini baru pertama kali. Biasanya media jadi watch dog, kini dunia pers seolah lunglai hadapi Jokowi

21/10/2014 06:10:41 WIB
Erie Sudewo @ErieSudewoID

5. Inilah yang harus disyukuri Jokowi. Ke-1 media total telah dukung dirinya. Dukungan media itu pun bukan cuma sekadar mendukung

21/10/2014 06:11:16 WIB
Erie Sudewo @ErieSudewoID

6. Yang ke-2, itulah dari sejak pencalonan hingga pelantikan, semua hal berkait Jokowi disajikan media dalam ungkapan “strategi hati”

21/10/2014 06:12:00 WIB
Erie Sudewo @ErieSudewoID

7. Sajian “strategi hati” ini merupakan puncak tertinggi dalam ilmu komunikasi. Yang bicara adalah rasa/kepekaan, ruh komunikasi

21/10/2014 06:12:44 WIB
Erie Sudewo @ErieSudewoID

8. Ini sesuatu yang langka. Nyaris mustahil di belahan dunia pers manapun. Karena otomatis, cara itu mandulkan peran pers sebagai watch dog

21/10/2014 06:13:29 WIB
Erie Sudewo @ErieSudewoID

9. Strategi hati, biasanya diungkap dalam feature/human interest. Tujuannya untuk dapat simpati. Ada derita dan asa yang mesti diresapi

21/10/2014 06:14:11 WIB
Erie Sudewo @ErieSudewoID

10. Siapapun yg bicara dgn hati, sampailah di hati. Jika isi kurang pas, tetap didengar baik-baik. Malah dibantu agar jadi pas dan berbobot

21/10/2014 06:16:01 WIB
Erie Sudewo @ErieSudewoID

11. Mengapa? Karena ada rasa sayang/kasih/kebersamaan. Ada harapan yang digayutkan. Itu cita-cita yang ingin diraih dalam kesamaan langkah

21/10/2014 06:17:21 WIB
Erie Sudewo @ErieSudewoID

12. Sedang bertutur dengan mulut, cuma sampai telinga. Sebab apa anyg dikatakan mulut, sering berbeda dengan suara hati | #JokowidanMedia

21/10/2014 06:24:47 WIB
Erie Sudewo @ErieSudewoID

13. Lihat saja politisi kotor/kutu loncat. Apa yang dikatakan dengan apa yang dilakukan tak nyambung. Hatinya bolak-balik tergantung angin

21/10/2014 06:26:06 WIB
Erie Sudewo @ErieSudewoID

14. Maka saat politisi begini bicara, banyak yang tak menggubris. Sebab dia sendiri tak lakukan apa yang diomongkan. “Omdo” alias NATO

21/10/2014 06:27:38 WIB
Erie Sudewo @ErieSudewoID

15. Di dunia pers, jalankan peran dengan “strategi hati” juga berbahaya. Ke-1 pers tak lagi bisa jaga jarak dengan penguasa #JokowidanMedia

21/10/2014 06:29:35 WIB
Erie Sudewo @ErieSudewoID

16. Padahal posisi pers, mesti berada di pihak rakyat banyak. Karena itu mulesti usung keadilan, kebenaran dan keberpihakan #JokowidanMedia

21/10/2014 06:31:17 WIB
Erie Sudewo @ErieSudewoID

17. Ketika pers jatuh hati pada pemimpin, subyektif jadinya. Peran watch dog mesti obyektif. Dan hanya bisa jalan ketika tetap netral

21/10/2014 06:36:31 WIB
Erie Sudewo @ErieSudewoID

18. Kini pers dituntut waspadai dirinya. Cinta itu subyektif. Sedang watch dog itu obyektif. Bisakah subyektif ini tetap obyektif?

21/10/2014 06:36:49 WIB
Erie Sudewo @ErieSudewoID

19. Tegasnya bisakah pers tetap jaga jarak dengan Jokowi, sang kekasih hati? Jika bisa, pers Indonesia bakal jadi sumber studi banding dunia

21/10/2014 06:37:32 WIB
Erie Sudewo @ErieSudewoID

20. Dalam menjaga jarak, pers mudah untuk tetap kritis pada jajaran kabinet Jokowi. Tapi pada orang dekatnya Jokowi yang ternyata lemah?

21/10/2014 06:38:17 WIB
Erie Sudewo @ErieSudewoID

21. Artinya simak baik-baik. Pers yang kesemsem Jokowi mesti hati-hati. Sebab tanpa sadar, bisa-bisa pers telah ikut dalam kabinet Jokowi

21/10/2014 06:40:41 WIB
Erie Sudewo @ErieSudewoID

22. Secara de jure pers mustahil ikut dalam kabinet. Tapi secara de facto, peran pers telah mempengaruhi kabinet Jokowi | #JokowidanMedia

21/10/2014 06:43:38 WIB
Erie Sudewo @ErieSudewoID

23. Di satu pihak pers jadi komunikator kabinet Jokowi. Di pihak lain pers bisa jadi algojo Jokowi membungkam siapapun yang mencoba kritis

21/10/2014 06:44:01 WIB
Erie Sudewo @ErieSudewoID

24. Jika ini terjadi, sejarah berulang. Di masa Orba, kritik dibungkam bedil dan sepatu lars. Di era Jokowi, kritik dibungkam oleh pers

21/10/2014 06:44:28 WIB
Load Remaining (12)

Comment

No comments yet. Write yours!