Chirpstory will close the service later this year. At the end of September, you will not be able to post stories or comments.

DEMOKRASI MEMILIHKAN, BELUM MENYEJAHTERAKAN

Memang demokrasi memberi kami pemimpin terpilih, tapi belum tentu terbaik, apalagi menyejahterakan!
0
Nurfatoni Mohammad @m_nurfatoni

Saya mencoba menulis kultwit tentang (praktek) demokrasi, tanpa teori muluk tapi hanya dari kejujuran hati, atau keluguan, yang terdalam.

20/09/2012 18:51:32 WIB
Nurfatoni Mohammad @m_nurfatoni

1. Demokrasi memang telah berhasil memenangkan seorang kandidat; tapi saya tak yakin demokrasi telah memilihkan kita pemimpin terbaik.

20/09/2012 18:52:28 WIB
Nurfatoni Mohammad @m_nurfatoni

2. Karena demokrasi lebih mewadai popularitas; siapa yang populer maka ia akan dikenal dan pada akhirnya ia yang dipilih.

20/09/2012 18:54:49 WIB
Nurfatoni Mohammad @m_nurfatoni

3. Tak terlalu penting siapa dia, rekam jejaknya, dan bagaimana visinya ketika maju bertanding dalam kompetisi sebuah jabatan.

20/09/2012 18:58:15 WIB
Nurfatoni Mohammad @m_nurfatoni

4. Kalaupun toh ada pemaparan visi dan program, saya rasa itu hanya bagian dari bungkus belaka. Karena sifatnya lebih teaterikal dan citra.

20/09/2012 19:01:25 WIB
Nurfatoni Mohammad @m_nurfatoni

5. Demokrasi seringkali hanyalah cara instan mengisi kepemimpinan yang kosong. Dia tak dengan serius menempa pemimpin secara alamiah.

20/09/2012 19:03:27 WIB
Nurfatoni Mohammad @m_nurfatoni

6. Maka jangan heran jika pada kesempatan pesta demokrasi khalayak mengelu-elukan seorang kandidat, tapi akhirnya cacat dalam kepemiminannya

20/09/2012 19:05:21 WIB
Nurfatoni Mohammad @m_nurfatoni

7. Tengoklah sejarah seorang kandidat yang pernah meraup 60% lebih suara kemenangan tapi minus prestasi dalam masa kepemimpinannya.

20/09/2012 19:13:57 WIB
Nurfatoni Mohammad @m_nurfatoni

8. Ini karena demokrasi layaknya etalase toko, yang harus selalu tampak indah, tak penting bagaimana kualitasnya.

20/09/2012 19:17:25 WIB
Nurfatoni Mohammad @m_nurfatoni

9. Lebih runyam lagi jika demi keindahan itu, demokrasi mempercantik diri dengan imitasi-imitasi, sesuatu yang sepertinya bagus tapi palsu.

20/09/2012 19:26:43 WIB
Nurfatoni Mohammad @m_nurfatoni

10. Maka seperti barang dagangan, seorang kandidat pesta demokrasi perlu dipoles dengan strategi pemasaran atau manajemen bisnis.

20/09/2012 19:29:50 WIB
Nurfatoni Mohammad @m_nurfatoni

11. Maka larislah para konsultan bisnis demokrasi, para pakar marketing dan komunikasi, juga praktisi periklanan. Semua berusaha menjualnya

20/09/2012 19:33:22 WIB
Nurfatoni Mohammad @m_nurfatoni

12. Dan sebagai barang dagangan, kandidat tak lepas dari perhitungan untung-rugi. Maka cukong dan calo berlomba menanamkan saham.

20/09/2012 19:37:18 WIB
Nurfatoni Mohammad @m_nurfatoni

13. Transaksi dan tawar menawar menjadi lumrah. Sekarang kandidat dihargai berapa dan nanti harus menghasilkan laba berapa?

20/09/2012 19:41:27 WIB
Nurfatoni Mohammad @m_nurfatoni

14. Istilah akad pinangan dan balik modal menjadi lumrah dalam bisnis demokrasi. Wani piro lan oleh balilan piro?

20/09/2012 19:43:24 WIB
Nurfatoni Mohammad @m_nurfatoni

15. Maka, demokrasi bukan saja tidak memberi jaminan terpilihnya pemimpin yang terbaik, tapi juga tak menjamin baiknya kesejahteraan rakyat.

20/09/2012 19:45:52 WIB
Nurfatoni Mohammad @m_nurfatoni

16. Memang sepintas pesta demokrasi memutar roda ekonomi, tapi perputaran ekonomi itu lebih hanya di sekitar pengusaha mapan.

20/09/2012 19:49:19 WIB
Nurfatoni Mohammad @m_nurfatoni

17. Bisnis periklanan dengan segala pendukungnya: biro iklan, media cetak dan elelktronik, juga percetakan dan garmen. Juga lembaga survey.

20/09/2012 19:52:08 WIB
Nurfatoni Mohammad @m_nurfatoni

18. Rakyat biasa seringkali hanya mendapat jatah bagian kaos atau amplop serangan fajar. Tak seberapa manfaatnya dan kesannya sangat rendah.

20/09/2012 19:55:05 WIB
Nurfatoni Mohammad @m_nurfatoni

19. Tentu yang menggiurkan adalah harga pinangan dan biaya yang harus dikeluarkan untuk memperoleh kendaraan politik. Ini bisnis besar.

20/09/2012 19:57:42 WIB
Nurfatoni Mohammad @m_nurfatoni

20. Sebagai bisnis demokrasi, tentu tak ada yang gratis. Semua harus balik modal. Maka kita lihat banyak pejabat produk demokrasi jatuh.

20/09/2012 20:04:53 WIB
Nurfatoni Mohammad @m_nurfatoni

21. Akibat jungkir balik berusaha mengembalikan model, termasuk dengan cara-cara terlarang.

20/09/2012 20:05:48 WIB
Nurfatoni Mohammad @m_nurfatoni

22. Maka, jangan salahkan jika sebagian kami apatis, ragu, atau tak percaya dengan demokrasi!

20/09/2012 20:12:40 WIB

Comment