2
Anna Surti Ariani @AnnaSurtiNina
Hari ini Hari Kesehatan Mental Sedunia. Tema  yg dicanangkan tahun ini adalah ‘living with schizophrenia’. Apa itu? Saya ceritain nih.
Anna Surti Ariani @AnnaSurtiNina
Schizophrenia atau di-Indonesiakan sebagai ‘skizofrenia’ adalah salah satu gangguan jiwa serius, butuh penanganan intensif berkepanjangan
Anna Surti Ariani @AnnaSurtiNina
Yang dapat menangani biasanya gabungan psikiater, psikolog klinis, perawat psikiatri. Pada fase kumat, sebaiknya rawat inap di bangsal jiwa
Anna Surti Ariani @AnnaSurtiNina
Biasanya dialami usia dewasa, jarang sekali dialami anak. Mungkin ada di sekitar kita, atau mungkin salah satu keluarga kita alami ini
Anna Surti Ariani @AnnaSurtiNina
Diperkirakan 1% penduduk dunia alami skizofrenia. Di Indonesia diperkirakan ada 2.6 juta penderita skizofrenia!!! Tak semua dapat penanganan
Anna Surti Ariani @AnnaSurtiNina
Kultwit saya hari ini diawali dengan apa itu skizofrenia, lalu apa efeknya buat keluarga, gimana keluarga bisa tangani. Gak pakai tagar ya
Anna Surti Ariani @AnnaSurtiNina
Gejalanya ada yg kita sebut simptom positif, simptom negatif, ada pula simptom kognitif. Yg disebut simptom positif contohnya 1) Halusinasi
Anna Surti Ariani @AnnaSurtiNina
1) Halusinasi: penderita melihat / mendengar / membaui sst, tp tidak ada orang lain yg alami. Mis bilang dengar suara suruh naik ke menara
Anna Surti Ariani @AnnaSurtiNina
2) Delusi / waham: keyakinan bhw sst terjadi pdhl tak nyata. Mis yakin bhw tetangga memata2i, or yakin bhw dirinya adalah nabi dr surga
Anna Surti Ariani @AnnaSurtiNina
3) Gangguan berpikir, mis bicara meracau tak karuan, sedang bicara tiba2 diam lalu berkata bhw kata2nya tiba2 dihilangkan dari otaknya
Anna Surti Ariani @AnnaSurtiNina
4) Gangguan gerak, mis mengulangi suatu gerakan terus2an, atau diam tak bergerak & tak sadar walaupun sudah dipanggil nama / disenggol
Anna Surti Ariani @AnnaSurtiNina
Contoh simptom negatif: 5) Afek datar, mis wajah tak berekspresi, suara sangat monoton. 6) Sulit disenangkan hatinya
Anna Surti Ariani @AnnaSurtiNina
7) Bicaranya biasanya terbatas sekali. 8) Sangat kesulitan ikuti kegiatan yg direncanakan. 9) Tak peduli kebersihan & kesehatan diri, jorok
Anna Surti Ariani @AnnaSurtiNina
Simptom kognitif mis 10) Kesulitan memahami perkataan orang lain, lebih sibuk dengan pikiran diri sendiri
Anna Surti Ariani @AnnaSurtiNina
11) Kesulitan fokus, kesulitan konsentrasi. Nah, semua simptom tadi membuat penderita kesulitan hidup secara normal dengan orang lain.
Anna Surti Ariani @AnnaSurtiNina
Contoh, ketika penderita skizofrenia takut dengan halusinasi & delusi yg dialaminya, dia mungkin berteriak2, mengacau seluruh isi rumah
Anna Surti Ariani @AnnaSurtiNina
Bayangkan apabila ternyata dalam keluarga kita ada yg mengalami skizofrenia, ribet tentunya. Apalagi kalau dia tinggal serumah dengan kita
Anna Surti Ariani @AnnaSurtiNina
Apa efeknya jika tinggal serumah dengan penderita skizofrenia? Biasanya seluruh keluarga jadi ikut stres krn penderita sangat gak ketebak
Anna Surti Ariani @AnnaSurtiNina
Perkembangan anak juga ikut terpengaruh, mis anak mengikuti perilaku penderita (bukan tertular), karena mengira itu perilaku yg benar
Anna Surti Ariani @AnnaSurtiNina
Padahal kalau anak mengikuti perilaku penderita, anak mungkin jadi mengalami masalah dengan perkembangan emosi & pergaulannya
Anna Surti Ariani @AnnaSurtiNina
Apa yg bisa dilakukan keluarga? Tips2 berikut ini tak hanya bisa dicoba mereka yg tinggal dengan penderita skizofrenia, tapi juga oleh...
Anna Surti Ariani @AnnaSurtiNina
...mereka yg tinggal dengan penderita gangguan kesehatan mental yg lain, mis gangguan kepribadian, dll, terutama yg cukup parah & mengganggu
Anna Surti Ariani @AnnaSurtiNina
Tips A) Kenali keseharian seluruh anggota keluarga. Jika ada perubahan2 yg tampak aneh dan mengganggu, cari tahu kondisinya lebih lanjut
Anna Surti Ariani @AnnaSurtiNina
Tips B) Yakinkan penderita bahwa ia butuh bantuan. Temani ketika berobat agar bisa ikut menceritakan keluhan yg dialami
Load Remaining (33)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.