0
DPRD Kab Magelang @DPRDKabMagelang
Kami akan kultwiit sedikit sejarah Kabupaten Magelang #sejarahMGL
DPRD Kab Magelang @DPRDKabMagelang
Pada masa lalu, Kedu yang meliputi Magelang dan Temanggung adalah bagian dari Kerajaan Mataram #sejarahMGL
DPRD Kab Magelang @DPRDKabMagelang
Tgl 13 Februari 1755 sesuai dgn Perjanjian Giyanti, Mataram pecah mjd Kasultanan Yogyakarta dan Kasunanan Surakarta #sejarahMGL
DPRD Kab Magelang @DPRDKabMagelang
Bulan Januari 1807, Daendles berkuasa dan merampas wilayah Kedu dari Kasultanan Yogyakarta #sejarahMGL
DPRD Kab Magelang @DPRDKabMagelang
Saat Inggris menguasai Indonesia, thn 1811, Gubernur Jend Thomas Stamford Rafless mengembalikan Kedu kpd Kasultanan Yogyakarta #sejarahMGL
DPRD Kab Magelang @DPRDKabMagelang
Bulan April 1812, Rafless melakukan agresi militer terhadap Kasultanan Yogyakarta #sejarahMGL
DPRD Kab Magelang @DPRDKabMagelang
Agresi militer dilakukan karena Sultan HB II bersama Kraton Kasunanan Surakarta akan melakukan pemberontakan thd Inggris #sejarahMGL
DPRD Kab Magelang @DPRDKabMagelang
Tentara Inggris merampas kekayaan Kraton termasuk bahan2 pustaka dan memaksa Sultan utk membayar biaya perang #sejarahMGL
DPRD Kab Magelang @DPRDKabMagelang
Selain itu, pada 1 Agustus 1812, Rafless merampas beberapa wilayah Kasunanan Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta #sejarahMGL
DPRD Kab Magelang @DPRDKabMagelang
Wilayah yang dirampas termasuk Karesidenan Kedu yang meliputi Kabupaten Magelang dan Kabupaten Temanggung #sejarahMGL
DPRD Kab Magelang @DPRDKabMagelang
Pemerintah Inggris mengangkat seorang karyawan bernama Bach Chaeban mjd Bupati Magelang dgn gelar Mas Ngabehi Danoekromo #sejarahMGL
DPRD Kab Magelang @DPRDKabMagelang
Rafless membagi wilayah Kab Magelang mjd 6 distrik yaitu Probolinggo, Ngasinan, Balak, Menoreh, Bandongan, Remame dan Magelang #sejarahMGL
DPRD Kab Magelang @DPRDKabMagelang
Sedangkan wilayah Temanggung dibagi menjadi distrik Prapag, Jetis, Lempuyang dan Somowono #sejarahMGL
DPRD Kab Magelang @DPRDKabMagelang
Sekitar tahun 1816, pemerintah Inggris jatuh dan kembali lagi ke tangan pemerintah Belanda #sejarahMGL
DPRD Kab Magelang @DPRDKabMagelang
Pada saat itu, Mas Ngabehi Danukromo ditetapkan kembali sbg regent dengan gelar Raden Toemenggung Danuningrat #sejarahMGL
DPRD Kab Magelang @DPRDKabMagelang
Keberadaan Danuningrat di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Magelang diceritakan oleh Mr. Hamid Algadri #sejarahMGL
DPRD Kab Magelang @DPRDKabMagelang
Dlm buku "Islam dan Keturunan Arab Dalam Pemberontakan Melawan Belanda", Raden Tumenggung Danuningrat adalah Bachchaiban #sejarahMGL
DPRD Kab Magelang @DPRDKabMagelang
Bach Chaiban adalah anak hasil perkawinan dari Said dengan salah seorang putri Patih Danurejo #sejarahMGL
DPRD Kab Magelang @DPRDKabMagelang
Said adalah seorang cucu dari Sultan Cirebon, sedangkan Patih Danurejo adalah Patih pada Kasultanan Yogyakarta #sejarahMGL
DPRD Kab Magelang @DPRDKabMagelang
Pada saat perang Diponegoro, Raden Tumenggung Danuningrat terlibat dlm peperangan dan meninggal ditangan pengikut Diponegoro #sejarahMGL
DPRD Kab Magelang @DPRDKabMagelang
Pada tahun 1826, putranya Hamdani menggantikannya dengan gelar Raden Tumenggung Ario Danuningrat II #sejarahMGL
DPRD Kab Magelang @DPRDKabMagelang
Tahun 1862, Danuningrat II diganti oleh putranya bernama Said dengan gelar Raden Tumenggung Danuningrat III #sejarahMGL
DPRD Kab Magelang @DPRDKabMagelang
Tahun 1878, Raden Tumenggung Danuningrat III melepaskan jabatannya. Tahun 1879, mengangkat putranya mjd penggantinya #sejarahMGL
DPRD Kab Magelang @DPRDKabMagelang
Putranya itu bernama Bupati Sayid Achmad bin Said Bach Chaiban dengan gelar Raden Tumenggung Danukusumo #sejarahMGL
DPRD Kab Magelang @DPRDKabMagelang
Raden Tumenggung Danukusumo memerintah dari tahun 1878 dan mengundurkan diri pada tahun 1908 #sejarahMGL
Load Remaining (94)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.