"Bukti Kebohongan Nazar mengenai Keterlibatan @SBYudhoyono Pada Proyek EKTP dan Peran Nazar Sebagai Saksi Palsu @KPK_RI" by @IreneViena

Rakyat tidak bisa lagi membiarkan KPK terus melakukan praktek mafia hukum dan kejahatan merekayasa kesaksian palsu, kriminalisasi dan pemerasan
0
Irene @IreneViena

Skak mat ! SBY sdh tahu kok bahwa AHY ga bakal menang pilkada Jakarta Mau diotakatik bolak balik gimana pun, kata pak sby suara AHY maks hanya 37%. Faktor Yulianis dan Antasari mengurangi suara Ahy sekitar 20% AHY maju hanya utk batu loncatan, sekaligus menggusur Ahok twitter.com/KPK_RIWatch/st…

20/02/2018 10:05:38 WIB
Irene @IreneViena

Salut dengan strategi Pak Lurah mengalihkan isu korupsi EKTP yg diarahkan Setnov ke Ibas dan keterlibatan Presiden SBY pada kisruh EKTP yg dilontarkan Mirwan Amir Nazarudin dikeluarkan lagi dari sarangnya Digunakan sbg senjata menembak Fahrihamzah Tujuannya : Pengalihan isu

20/02/2018 10:43:49 WIB
Irene @IreneViena

Logika siapa dapat menerima pernyataan Nazaruddin bahwa SBY tidak terlibat EKTP? 1. Inisiator Proyek EKTP : SBY 2. Dirumuskan, dianggarkan, dilelang, dikerjakan pada Era SBY 3. Fraksi terbesar di DPR : FP Demokrat 4. Lelang bermasalah, diperintah utk diteruskan oleh staf SBy

20/02/2018 10:48:10 WIB
Irene @IreneViena

Logika siapa dpt menerima pernyataan Nazaruddin bahwa SBY tidak terlibat EKTP? 5. Kekacauan terjadi di pengerjaan pencetakan dan pemasangan microchip EKTP terjadi pada era SBY dan dibiarkan oleh Pemerintahan SBY 6. Perubahan Sumber Anggaran diusulkan DPR yg dikuasai Partai SBY

20/02/2018 10:50:39 WIB
Irene @IreneViena

Logika siapa dpt menerima pernyataan Nazaruddin bahwa SBY tidak terlibat EKTP? 7. Semua progres dan permasalahan proyek EKTP dilaporkan Mendagri dan terutama oleh Sekjen Kemendagri secara rutin kepada Presiden SBY pic.twitter.com/ZCn97qhBib

20/02/2018 10:55:33 WIB
Expand pic
Irene @IreneViena

Kekacauan terjadi di pengerjaan pencetakan dan pemasangan microchip EKTP terjadi pada era SBY dan dibiarkan oleh Pemerintahan SBY 8. Penerbitan Peraturan Presiden (Perpres) No.26/2009 mengenai EKTP dan 4 Perpres berturut - turut setiap tahun ditandatangani Presiden SBY

20/02/2018 10:58:03 WIB
Irene @IreneViena

9. Penggelembungan atau mark up puluhan juta Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilpres 2009 dan Pilpres 2014 terjadi pada masa Pemerintahan SBY Hanya Pembohong bodoh yg bilang SBY tidak terlibat EKTP Hanya @KPK_RI antek koruptor yang percaya ucapan raja koruptor dan raja pembohong

20/02/2018 11:01:19 WIB
Irene @IreneViena

1. Ada kejahatan serius yg sdh lama dan banyak dilakukan penyidik KPK, dibantu pihak ketiga sbg rekan kejahatannya Kejahatan serius KPK itu adalah merekayasa keterangan palsu saksi Keterangan palsu saksi itu dituangkan ke dalam BAP dan disampaikan di sidang Pengadilan Tipikor

21/02/2018 07:25:38 WIB
Irene @IreneViena

2. Kejahatan KPK merekayasa keterangan saksi palsu terjadi sejak penyidikan kasus suap Lutfi Hassan Ishaaq Presiden PKS Makin marak setelah ada pesanan istana agar anas urbaningrum harus dijadikan tersangka dgn segala cara Pimpinan KPK Abraham Samad cs dan penyidik ditekan

21/02/2018 07:44:25 WIB
Irene @IreneViena

3. Sebelum kejahatan pemalsuan keterangan saksi, @KPK_RI diketahui pernah memalsukan alat bukti terkait dgn bukti kerugian negara pada kasus suap Nazaruddin Syamsuddin Ketua KPU yg menerima komisi asuransi personal accident dari perusahaan asuransi penjamin Kerugian negara NOL

21/02/2018 07:48:14 WIB
Irene @IreneViena

4. Pemalsuan keterangan saksi berubah menjadi modus kejahatan KPK dan terus menerus dipraktekkan saat dan setelah penyidikan kasus korupsi Hambalang Aktor utamanya M Nazaruddin Sebagian besar keterangan Nazar adalah palsu, diarahkan, dikonsep, diciptakan oleh para penyidik

21/02/2018 07:51:00 WIB
Irene @IreneViena

5. Jika pada awalnya penyidik KPK 'terpaksa' memalsukan keterangan saksi agar dapat menjerat figur tertentu yg menjadi target / pesanan utk ditersangkakan, belakangan para penyidik ketagihan melakukan pemalsuan keterangan saksi Motifnya pemerasan kepada pihak tertentu

21/02/2018 07:53:22 WIB
Irene @IreneViena

6. Fakta membuktikan bahwa dari 80an koruptor Hambalang, di mana 60an koruptor terdiri dari anggota komisi X DPR, Pejabat2 BPN, Kemenkeu dan otak korupsi Hambalan Arifin (PT Metaphora) semuanya tidak dijadikan tersangka oleh KPK Kompensasinya, oknum KPK menerima suap dari mrka

21/02/2018 07:57:13 WIB
Irene @IreneViena

7. Fakta bhw Lutfi Hassan Ishaaq (LHI) Presiden PKS TIDAK menerima suap seperti disangkakan KPK saat menetapkannya sbg tersangka Karena LHI sdh ditargetkan sesuai pesanan agar harus jadi tersangka, kemudian P Tipikor dgn segala cara memvonis bersalah, dihukum 16 tahun penjara

21/02/2018 08:02:19 WIB
Irene @IreneViena

8. LHI diputus bersalah atas "percobaan penyuapan" Percobaan suap itu dilakukan oleh agen bernama Ahmad Olong atau nama samarannya Ahmad Fatonah, seorang Narapidana Lapas Darwin, Australia yg sengaja dibebaskan lebih awal (2,5 tahun dari hukuman 18 thn) utk menghancurkan PKS

21/02/2018 08:05:31 WIB
Irene @IreneViena

9. Siapa pihak yg membebaskan Ahmad Fatonah napi perkara penyelundupan manusia 385 WN Irak ke Australia dari Lapas Darwin, utk ditanam di PKS? Mereka adalah pihak yg sama dgn dalang yg menciptakan banyak "orang gila" yg hobi menganiaya tokoh agama dan merusak rumah ibadah

21/02/2018 08:08:40 WIB
Irene @IreneViena

10. Motif dan tujuan Dalang pencipta orang2 gila khusus pemburu tokoh agama dan perusak mesjid ini sama dgn motif menanam agen Ahmad Olong/Fatonah di PKS Yaitu utk meraih kekuasaan pada pilpres 2014 dan 2019 Melemahkan kekuatan umat Islam, mendorong proxy mrka yg sekuler

21/02/2018 08:12:39 WIB
Irene @IreneViena

11. Nazaruddin ketika ditangkap dari pelariannya di Kolombia tidak dipulangkan satu pesawat dgn keluarganya Nazaruddin mampir sebentar di Kuala Lumpur Malaysia utk diberi pengarahan (briefing) mengenai materi konprensi pers yg akan disampaikannya di Jakarta

21/02/2018 08:15:00 WIB
Irene @IreneViena

12. Setiba di Jakarta dan selesai konpress, Nazarudin kemudian diisolasi cukup lama di rutan mako brimob Di sana dia disiksa scra psikis, dihancurkan mentalnya, dicecoki doktrin, dijejali informasi palsu, dicuci otaknya oleh oknum2 yg pakar di bidang itu Setelah itu baru di BAP

21/02/2018 08:20:06 WIB
Irene @IreneViena

13. Selanjutnya, pada setiap pemeriksaan Nazarudin selalu memberi keterangan yg sdh disiapkan oleh penyidik KPK Keterangan palsu dari Penyidik KPK yg disampaikan melalui mulut dan atas nama Nazaruddin ini dijadikan alat bukti utk menjerat pihak tertentu seperti Anas Urbaningrum

21/02/2018 08:23:11 WIB
Irene @IreneViena

14. Kita semua masih ingat ucapan Ruhut Sitompul di ILC TV One "Kalau Anas bersedia mundur dari Ketum P Demokarat, Anas tidak jadi ditetapkan sebagai tersangka Hambalang" Mudah dipahami arti dan makna ucapan Ruhut Batal Potong Kuping Sitompul itu Kasus AU adalah rekayasa KPK

21/02/2018 08:26:45 WIB
Irene @IreneViena

15. Setelah urusan merekayasa kasus Anas selesai, penyidik KPK ketagihan merekayasa kasus2 korupsi sbg alat pemerasan kepada pihak yg dibidik Mulut dan jari telunjuk Nazarudin menjadi ujung tombak kejahatan pemerasan oleh oknum2 KPK Hasil pemerasannya luar biasa Ratusan miliar

21/02/2018 08:30:25 WIB
Irene @IreneViena

16. Nazarudin sebagai ujung tombak pemerasan KPK disebut mendapat bagian dari hasil pemerasan sekitar Rp80 miliar Berapa besar bagian oknum2 KPK? Saya tdk punya info Yg saya tahu, ada uang haram 1,7 triliun yg berhasil dikumpulkan para oknum KPK selama 6 tahun terakhir ini

21/02/2018 08:32:50 WIB
Irene @IreneViena

17. Terkait kasus korupsi EKTP Fakta bahwa: 1. Nazarudin TIDAK terlibat dalam proyek EKTP karena di luar "konsensus pembagian jatah proyek" fraksi2 DPR 2009-2014 Pada periode 2009-2014 Fraksi Demokrat di mana Nazar salah satu pemain utama mendapat jatah proyek Komisi 3,5,8,10

21/02/2018 08:36:47 WIB
Irene @IreneViena

18. Fakta bahwa: Fraksi Demokrat adalah fraksi terbesar di DPR 2009-2014 yg menguasai 126 kursi Semua keputusan baik di tingkat komisi, banggar kecil dan Banggar besar harus mendapat persetujuan Fraksi Demokrat termasuk proyek EKTP Suapnya pun harus dibagi ke F Demokrat

21/02/2018 08:39:18 WIB
Load Remaining (14)

Comment

No comments yet. Write yours!