1
HM Soeharto @HMSoeharto1921
Masih belum berselang lama dari tgl 1 Oktober kita lanjutkan tweet soal G.30.S/PKI
HM Soeharto @HMSoeharto1921
Kita tweet aktivitas para pihak yang terlibat dalam G.30.S/PKI pada tanggal 30 September 1965 pagi, hingga pukul 24.00
HM Soeharto @HMSoeharto1921
Sebenarnya saya buat matrik, apa yang dilakukan para pelaku G.30.S/PKI, Bung Karno & Mayjen Soeharto/TNI. Tp tdk mungkin disajikan dg tweet.
HM Soeharto @HMSoeharto1921
Kebanyakan kita selama ini, barangkali hanya paham soal penculikan Jenderal, pengangkatan pahlawan revolusi dan pengejaran pelaku G.30.S
HM Soeharto @HMSoeharto1921
Padahal terjadi bnyk aktivitas, yg melalui cross check antar sumber, kt mengetahui aktivitas masing-2 pelaku dan melihat peristiwa scr utuh.
HM Soeharto @HMSoeharto1921
Berikut aktivitas antar pelaku, pada tanggal 30 September 1965 (pagi hingga pukul 24.00)/sebelum terjadinya penculikan Jenderal..
HM Soeharto @HMSoeharto1921
1. Pagi hari, tajuk rencana Harian Rakyat (koran PKI) membuat ulasan mencurigakan, tp wkt itu bnyk blm sadar apa yg akn tjd. Isi ulasan itu:
HM Soeharto @HMSoeharto1921
2. “Dengan menggaruk kekayaan Negara, setan kota ini mempunyai maksud-maksud politik yang jahat terhadap pemerintah dan revolusi.
HM Soeharto @HMSoeharto1921
3. Mereka harus dijatuhi hukuman mati di depan umum. Soalnya tinggal pelaksanaan. Tuntutan adil rakyat pasti berhasil”
HM Soeharto @HMSoeharto1921
4. Ulasan ini merupakan sinyal adanya gerakan besar PKI dalam waktu dekat dan rencana ini tidak hanya diketahui sejumlah kecil kader PKI.
HM Soeharto @HMSoeharto1921
5. Pukul 07.00 tiga Batalyon Rider (Yon 454/Diponegoro, Yon 540/ Para Siliwangi dan Yon 530/Para Brawidjaya), unsur senjata bantuan Kostrad,
HM Soeharto @HMSoeharto1921
6. pasukan artileri dan kavaleri, berkumpul di Lapangan Parkir Timur Senayan untuk gladi kotor parade HUT hari ABRI, 5 Oktober 65
HM Soeharto @HMSoeharto1921
7. Pukul 08.00 Mayjen Soeharto pimpin latihan upacara defile HUT hari ABRI di Lap Parkir Tmr Senayan. Ttdk ada yg aneh, latihn berjln normal
HM Soeharto @HMSoeharto1921
8. Kecuali komandannya yang sdh dikendalikan Untung Cs, pasukan dr daerah, tidak tau apa yg akan mrk perbuat dini hari nanti tgl 1-10-65
HM Soeharto @HMSoeharto1921
9. Maka pada hari besoknya, tgl 1 Oktober 65/pasca penculikan jenderal, sebagian besar pasukan ini bisa diyakinkan dan direbut Kostrad.
HM Soeharto @HMSoeharto1921
10. Proses meyakinkan/merebut pasukan ini berlangsung berjam-jam, mulai pagi hingga jam 5 sore. Sdg komandannya ikut klpk Halim/Untung Cs
HM Soeharto @HMSoeharto1921
11. Pkl 10.00 (30-09-65) Kol.Inf Untung lakukan Briefing ke I (di Lubang Buaya) dihadiri Kol. A.Latief, Mayor Udara Sujono (Komandan P3AU),
HM Soeharto @HMSoeharto1921
12. Mayor Inf. Bambang Supeno (Dan Yon 530/Para Brawidjaya), Kapt. Inf. Suradi, Mayor Udara Gathut Seokrisno (AURI),
HM Soeharto @HMSoeharto1921
13. Kapt. Infanteri Kuntjoro (Wa Dan Yon 454/ Diponegoro), Lettu Inf. Dul Arief, Sjam dan Pono.
HM Soeharto @HMSoeharto1921
14. Briefing untuk jelaskan maksud operasi militer yang akan dilakukan, pembagian kerja, sandi maupun persiapan-persiapan teknis G.30.S
HM Soeharto @HMSoeharto1921
15. Tgl 30-09-1965 antara pukul 10.00-14.00 Jenderal MT Haryono menyodorkan materi “isu akan adanya penculikan Jendral TNI AD”
HM Soeharto @HMSoeharto1921
16. Isu itu disodorkan untuk dibahas dalam sebuah rapat, namun sebagian besar perwira tidak percaya kebenaran informasi itu.
HM Soeharto @HMSoeharto1921
17. Tgl 30-09-1965 pukul 14.00 Letkol. Udara Heroe Atmojo (Asisten Direktur Intelijen) memperoleh informasi dari Mayor Udara Sujono
HM Soeharto @HMSoeharto1921
18. akan adanya gerakan dalam tubuh AD dengan menggunakan Batalyon 454/ Para Diponegoro pimpinan Mayor Inf. Soekirno,
HM Soeharto @HMSoeharto1921
19. Batalyon 530/ Para Brawidjaya pimpinan Mayor Inf. Bambang Soepeno dan Batalyon I Cakrabirawa Pimpinan Letkol Inf. Untung
Load Remaining (80)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.