0
Max Rockatansky @azharikadv
@Agamajinasi jin, kenapa dinamakan atheist? masih ada unsur kata theist (tuhan)nya, kenapa gak pake nama yg orisinil?
agama.jinasi @Agamajinasi
Karena memang gak ada label/namanya. Sejarahnya itu dari jaman yunani kuno, dilabel atheos. @azharikadv
agama.jinasi @Agamajinasi
Atheos itu label penghinaan utk para kriminal. Dianggap gak bertuhan makanya jd jahat. Strawman fallacy. @azharikadv
agama.jinasi @Agamajinasi
Hampir 2000 tahun label atheos itu terus ada. Di perancis dan inggris di awal abad 14-15 labelnya berubah jadi atheist. @azharikadv
agama.jinasi @Agamajinasi
Karen Armstrong di bukunya "History of God" bahkan bilang nobody would dare to dream of being called an atheist. @azharikadv
agama.jinasi @Agamajinasi
Sekarang mau dinamain apa juga ateis kebanyakan gak tau pengen label apa. @azharikadv
agama.jinasi @Agamajinasi
Apa muslim yg gak percaya yesus itu tuhan bisa dilabel a-kristen? Kan gak. Ateisme itu cuma negasi. Disbelief. @azharikadv
agama.jinasi @Agamajinasi
Makanya dimaklumi kalo ada sebagian ateis menolak disebut ateis. Buat mereka label tsb gak pantes (masih dianggap penghinaan). @azharikadv
agama.jinasi @Agamajinasi
Sebagian dr mereka menolak label apapun. Sebagian lagi nyaman dgn label freethinker. Sebagian lagi nyaman dgn label humanist. @azharikadv
agama.jinasi @Agamajinasi
Sementara kita2 di sini embracing the label. You gave us a bad name, we'll turn it into something good. @azharikadv
agama.jinasi @Agamajinasi
Gak juga sih. "@sayfullfull: @Agamajinasi @azharikadv freethinker lebih keren :D lebih global juga"
agama.jinasi @Agamajinasi
Sekarang pun label freethinker udah banyak yang mencemooh. Dibilang ngaku free thinker tapi kok butuh label. Berarti gak free.
agama.jinasi @Agamajinasi
Yang kita kudu ngerti itu konotasi (negatif/positif) suatu kata adalah tempat bertarungnya ide2.
agama.jinasi @Agamajinasi
Liat perubahan label utk kulit hitam di amrik. Dari negro, nigger, black, african american. Kalah di perang ide lalu kabur ambil kata baru.
agama.jinasi @Agamajinasi
Di dalam negeri juga begitu. Kata cina konotasinya jelek, eh penguasa malah nyuruh pake kata tionghoa/tiongkok.
agama.jinasi @Agamajinasi
Karena memang lebih gampang untuk kabur dan menyerah. Gitu juga soal kata. Konotasinya jelek? Pake kata lain.
agama.jinasi @Agamajinasi
Krn gampang utk kabur, gampang juga kasih stereotype utk kata alternatifnya. Apa ada jaminan kata tionghoa gak bakal berkonotasi jelek?
agama.jinasi @Agamajinasi
Kalo gue sih lebih demen fight to the end. Susah? Iya, tapi seninya di situ. Lebih menantang.
agama.jinasi @Agamajinasi
Elo cina dan risih disebut cina? Ya kasih liat konotasi cina itu gak jelek. Gitu juga soal kosakata ateis, perempuan, batak, jawa, dll.
agama.jinasi @Agamajinasi
Tiap kali kita punya kosakata ngalamin perubahan makna jd negatif lalu buru2 cari kata baru, yg ada kita capek sendiri. Kaya dikejar2 orang.
agama.jinasi @Agamajinasi
Iya. "@sayfullfull: contoh: pelacur jd PSK RT @Agamajinasi Karena memang lebih gampang utk kabur & menyerah.Gtu juga soal kata... "
agama.jinasi @Agamajinasi
Ada banyak contoh lain. Pembantu rumah tangga jadi apa tuh? Lupa gue istilah barunya.
agama.jinasi @Agamajinasi
Terus juga "kelas bawah". Pernah debat soal ideologi ekonomi pake istilah tsb dan pro kelas bawah, eh malah dibilang gue menghina mereka.
agama.jinasi @Agamajinasi
Dibilang kelas bawah ya memang kenyataannya secara finansial mereka ada di bawah. Gitu juga soal kata pembantu.
agama.jinasi @Agamajinasi
Yang kasih konotasi negatif ke sebuah kata itu kan manusia itu sendiri. Kosakata secara independen gak ada makna sama sekali. Cuma simbol.
Load Remaining (12)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.