0
Dunia Militer @DuniaMiliter
Baru-baru ini dunia internasional dihebohkan dengan jatuhnya pesawat MH17 di Ukraina Timur
Dunia Militer @DuniaMiliter
karen ditembak sekelompok militan dengan menggunakan misil (peluru kendali).
Dunia Militer @DuniaMiliter
Belum lagi berita tentang serangan rudal Israel atas Palestina saat menggempur Gaza.
Dunia Militer @DuniaMiliter
Rudal merupakan roket militer yang mempunyai sistem pengendali otomatis yang bisa menyesuaikan arah dan mencari targetnya.
Dunia Militer @DuniaMiliter
Rudal pertama kali dipatenkn oleh insinyur Jerman William Wolf pada 1930.
Dunia Militer @DuniaMiliter
Dia menggunakan prinsip pulse-jet untuk menyusun kekuatan rudal V-1 milik Jerman pada Perang Dunia II.
Dunia Militer @DuniaMiliter
Kemudian senjata itu dikembangkan lebih lanjut oleh ilmuwan AS yang bernama Bleeker pada 1933.
Dunia Militer @DuniaMiliter
Sistem kerja rudal itu sendiri menggunakan konsep gerak peluru atau dalam fisika disebut sebagai gerak parabola.
Dunia Militer @DuniaMiliter
Semakin tinggi jarak terbangnya, semakin lama jatuh ke bawah, dan semakin jauh pula jangkauannya.
Dunia Militer @DuniaMiliter
Karena itu, untuk mencapai target yang berjarak lebih dari 100 mil,
Dunia Militer @DuniaMiliter
sebuah rudal harus terbang menembus wilayah luar angkasa dan merusak atmosfer bumi.
Dunia Militer @DuniaMiliter
Sedangkan kecepatan rudal dipengaruhi tingginya daya terbang senjata tersebut.
Dunia Militer @DuniaMiliter
Semakin cepat meluncur turun, maka semakin sulit rudal mampu ditangkap sistem pertahanan musuh yang ada di darat.
Dunia Militer @DuniaMiliter
Kecepatan rudal juga bisa diakali. Untuk membuatnya meluncur lebih jauh, rudal harus diluncurkan pada sudut 45 derajat.
Dunia Militer @DuniaMiliter
Sedangkan untuk mempercepatnya, rudal harus diluncurkan lebih tegak daripada sudut 45 derajat.
Dunia Militer @DuniaMiliter
Agar rudal tepat mengenai sasaran, para produsen mengembangkan teknologi pemandu.
Dunia Militer @DuniaMiliter
Bisa berupa sistem pemandu radar untuk rudal jarak dekat dan menengah,
Dunia Militer @DuniaMiliter
serta pemandu inframerah yang bertugas melacak panas yang dihasilkan saluran pembuangan pesawat musuh.
Dunia Militer @DuniaMiliter
Bahkan, dengan penggunaan inframerah modern yang sensitivitasnya tinggi, bisa dideteksi panas dari gesekan udara pada badan pesawat.
Dunia Militer @DuniaMiliter
Cara kerja rudal berbeda-beda. Rudal balistik menggunakan lintasan trayektori dalam sistem pengiriman atau peluncurannya.
Dunia Militer @DuniaMiliter
Jika kita pernah melihat rudal dengan sayap dan jet yang berfungsi sebagai penggerak, itu adalah rudal jelajah.
Dunia Militer @DuniaMiliter
Rudal berkecepatan supersonik tersebut akan meledak saat sayap rudal terlepas sesuai dengan waktu yang ditentukan.
Dunia Militer @DuniaMiliter
Rudal jelajah pertama yang dikembangkan adalah Kettering Bug. pic.twitter.com/Yy2l1EOBVP
Expand pic
Dunia Militer @DuniaMiliter
Kettering Bug merupakan torpedo udara yang dikembangkan oleh AS sejak 1917 untuk kepentingan Perang Dunia I.
Load Remaining (66)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.