Benarkah ada naluri alamiah Ahok vs manifesto @Gerindra dalam RUU Pilkada

Media massa ikut memprovokasi pertikaian Ahok vs Gerindra. Namun belum ada yg benar2 mengupas inti masalah dari RUU tersebut. Jadi jangan asal dukung ya, silahkan dibaca
0
Frank Wawolangi @Francdoubleu

a) @basuki_btp sudah pernah baca manifesto @Gerindra ? di bidang politik: memperjuangkan reformasi sistem politik Indonesia yang sesuai...

10/09/2014 19:06:17 WIB
Frank Wawolangi @Francdoubleu

b) dengan UUD 1945 dan jati diri bangsa. Sistem politik yang mengarah pada demokrasi liberal sejak era reformasi perlu dikoreksi....

10/09/2014 19:06:38 WIB
Frank Wawolangi @Francdoubleu

c) Demokrasi yang sesuai dgn budaya bangsa Indonesia adalah demokrasi yang dipimpin oleh hikmat kebijaksaan dlm permusyawaratan perwakilan

10/09/2014 19:07:04 WIB
Frank Wawolangi @Francdoubleu

d)Demokrasi liberal telah menyebabkan terjadinya instabilitas politik nasional yang kontraproduktif bagi pembangunan bangsa Indonesia....

10/09/2014 19:11:49 WIB
Frank Wawolangi @Francdoubleu

e) Demokrasi yang tak sesuai dengan karakter bangsa Indonesia telah menjauhkan cita-cita kesejahteraan bagi rakyat...

10/09/2014 19:12:27 WIB
Frank Wawolangi @Francdoubleu

e) Demokrasi yang tak sesuai dengan karakter bangsa Indonesia telah menjauhkan cita-cita kesejahteraan bagi rakyat..

10/09/2014 19:14:07 WIB
Frank Wawolangi @Francdoubleu

f) Rakyat smkin ditinggalkan & menjadi obyek perebutan wacana. Tapi realitas kehidupan rakyat yg sesungguhny jstru smakin tjerat penderitaan

10/09/2014 19:15:02 WIB
Frank Wawolangi @Francdoubleu

Itu baru lembar pertama manifesto partai @Gerindra di bidang politik. silahkan cek di link ini partaigerindra.or.id/uploads/Manife…

10/09/2014 19:16:01 WIB
Frank Wawolangi @Francdoubleu

Jadi ayolah bung. sebelum hinggap di salah satu parpol atau komitmen thdp segala sesuatu, sebaiknya sudah baca fundamental tertulisnya

10/09/2014 19:17:24 WIB
Frank Wawolangi @Francdoubleu

dan @Prabowo08 sdh berulang kali mengatakan, manifesto politik @Gerindra adalah kontrak politik. kalo ga komit sama kontrak silahkan tuntut

10/09/2014 19:18:46 WIB
Frank Wawolangi @Francdoubleu

nah persoalan RUU Pilkada adalah bagian dari perjuangan @Gerindra untuk menghadang demokrasi liberal spt dlm manifesto tersebut

10/09/2014 19:20:25 WIB
Frank Wawolangi @Francdoubleu

Ketika dalam perjalanannya, @Gerindra harus mengikuti mekanisme pilkada secara langsung, itu adalah bagian dari perjuangan jg...

10/09/2014 19:23:14 WIB
Frank Wawolangi @Francdoubleu

krn @Gerindra partai oposisi, bukan partai non kooperasi yg memilih jalur bawah tanah atau tidak legal.

10/09/2014 19:25:05 WIB
Frank Wawolangi @Francdoubleu

Bahwa kemudian, @Gerindra ikut memenangkan calon kepala daerah nya dgn mekanisme pemilihan langsung, adalah suatu keniscayaan

10/09/2014 19:26:38 WIB
Frank Wawolangi @Francdoubleu

Ketika RUU pilkada, @gerindra kembali memperjuangkan sistem demokrasi yg sesuai dgn karakter bangsa Indonesia sesuai dgn UUD 45

10/09/2014 19:27:29 WIB
Frank Wawolangi @Francdoubleu

UUD45 dan pancasila yg menjelaskan bahwa sistem demokrasi Indonesia adalah sistem demokrasi musyawarah untuk mufakat dan melalui PERWAKILAN

10/09/2014 19:28:34 WIB
Frank Wawolangi @Francdoubleu

Berangkat dari dasar tersebut, @gerindra mengusulkan bahwa pemilihan kepala daerah tk 1 & 2 harus melalui mekanisme perwakilan yaitu DPRD

10/09/2014 19:30:21 WIB
Frank Wawolangi @Francdoubleu

mohon maaf ya, ini bukan mengada2, bukan @gerindra jg yg menyusun UUD 45 dan Pancasila pada tahun 1945.Gerindra hanya memperjuangkan kembali

10/09/2014 19:31:34 WIB
Frank Wawolangi @Francdoubleu

Dan ketika harus ditentangkan dengan logika2 mengenai hak2 rakyat dalam memilih, itu semua omong kosong. krn rakyat sudah memilih wakilnya

10/09/2014 19:32:58 WIB
Frank Wawolangi @Francdoubleu

Itu adalah logika dasar mengapa @Gerindra memilih untuk pilkada dengan mekanisme dipilih oleh DPRD.prinsip keterwakilan itu yg menjadi kunci

10/09/2014 19:34:19 WIB
Frank Wawolangi @Francdoubleu

Logika kedua adalah besarnya ongkos politik yg hrs dikeluarkan pemerintah dlm membiayai pesta demokrasi tsbt. makanya mau dibuat serentak

10/09/2014 19:36:09 WIB
Frank Wawolangi @Francdoubleu

Bayangkan ongkos politik yang dihemat mencapai Rp. 41 Trilyun apabila kepala daerah dipilih dgn mekanisme DPRD

10/09/2014 19:38:32 WIB
Frank Wawolangi @Francdoubleu

Mengapa terdapat perubahan sikap beberapa Partai yg tadinya mendukung skrg mendukung RUU Pilkada mekanisme DPRD?

10/09/2014 19:39:20 WIB
Frank Wawolangi @Francdoubleu

Karena pembahasan tersebut dipotong masa ketika pileg & pilpres.

10/09/2014 19:40:44 WIB
Frank Wawolangi @Francdoubleu

Pada masa Pileg & Pilpres, dirasakan dengan nyata betapa money politics sdh terjadi secara brutal di Indonesia pd thn 2014

10/09/2014 19:41:27 WIB
Load Remaining (34)

Comment

No comments yet. Write yours!