Benarkah ada naluri alamiah Ahok vs manifesto @Gerindra dalam RUU Pilkada

Media massa ikut memprovokasi pertikaian Ahok vs Gerindra. Namun belum ada yg benar2 mengupas inti masalah dari RUU tersebut. Jadi jangan asal dukung ya, silahkan dibaca
basuki dki pancasila RUU uud45 pilkada Ahok Indonesia jakarta gerindra
0
Frank Wawolangi @Francdoubleu
a) @basuki_btp sudah pernah baca manifesto @Gerindra ? di bidang politik: memperjuangkan reformasi sistem politik Indonesia yang sesuai...
Frank Wawolangi @Francdoubleu
b) dengan UUD 1945 dan jati diri bangsa. Sistem politik yang mengarah pada demokrasi liberal sejak era reformasi perlu dikoreksi....
Frank Wawolangi @Francdoubleu
c) Demokrasi yang sesuai dgn budaya bangsa Indonesia adalah demokrasi yang dipimpin oleh hikmat kebijaksaan dlm permusyawaratan perwakilan
Frank Wawolangi @Francdoubleu
d)Demokrasi liberal telah menyebabkan terjadinya instabilitas politik nasional yang kontraproduktif bagi pembangunan bangsa Indonesia....
Frank Wawolangi @Francdoubleu
e) Demokrasi yang tak sesuai dengan karakter bangsa Indonesia telah menjauhkan cita-cita kesejahteraan bagi rakyat...
Frank Wawolangi @Francdoubleu
e) Demokrasi yang tak sesuai dengan karakter bangsa Indonesia telah menjauhkan cita-cita kesejahteraan bagi rakyat..
Frank Wawolangi @Francdoubleu
f) Rakyat smkin ditinggalkan & menjadi obyek perebutan wacana. Tapi realitas kehidupan rakyat yg sesungguhny jstru smakin tjerat penderitaan
Frank Wawolangi @Francdoubleu
Itu baru lembar pertama manifesto partai @Gerindra di bidang politik. silahkan cek di link ini partaigerindra.or.id/uploads/Manife…
Frank Wawolangi @Francdoubleu
Jadi ayolah bung. sebelum hinggap di salah satu parpol atau komitmen thdp segala sesuatu, sebaiknya sudah baca fundamental tertulisnya
Frank Wawolangi @Francdoubleu
dan @Prabowo08 sdh berulang kali mengatakan, manifesto politik @Gerindra adalah kontrak politik. kalo ga komit sama kontrak silahkan tuntut
Frank Wawolangi @Francdoubleu
nah persoalan RUU Pilkada adalah bagian dari perjuangan @Gerindra untuk menghadang demokrasi liberal spt dlm manifesto tersebut
Frank Wawolangi @Francdoubleu
Ketika dalam perjalanannya, @Gerindra harus mengikuti mekanisme pilkada secara langsung, itu adalah bagian dari perjuangan jg...
Frank Wawolangi @Francdoubleu
krn @Gerindra partai oposisi, bukan partai non kooperasi yg memilih jalur bawah tanah atau tidak legal.
Frank Wawolangi @Francdoubleu
Bahwa kemudian, @Gerindra ikut memenangkan calon kepala daerah nya dgn mekanisme pemilihan langsung, adalah suatu keniscayaan
Frank Wawolangi @Francdoubleu
Ketika RUU pilkada, @gerindra kembali memperjuangkan sistem demokrasi yg sesuai dgn karakter bangsa Indonesia sesuai dgn UUD 45
Frank Wawolangi @Francdoubleu
UUD45 dan pancasila yg menjelaskan bahwa sistem demokrasi Indonesia adalah sistem demokrasi musyawarah untuk mufakat dan melalui PERWAKILAN
Frank Wawolangi @Francdoubleu
Berangkat dari dasar tersebut, @gerindra mengusulkan bahwa pemilihan kepala daerah tk 1 & 2 harus melalui mekanisme perwakilan yaitu DPRD
Frank Wawolangi @Francdoubleu
mohon maaf ya, ini bukan mengada2, bukan @gerindra jg yg menyusun UUD 45 dan Pancasila pada tahun 1945.Gerindra hanya memperjuangkan kembali
Frank Wawolangi @Francdoubleu
Dan ketika harus ditentangkan dengan logika2 mengenai hak2 rakyat dalam memilih, itu semua omong kosong. krn rakyat sudah memilih wakilnya
Frank Wawolangi @Francdoubleu
Itu adalah logika dasar mengapa @Gerindra memilih untuk pilkada dengan mekanisme dipilih oleh DPRD.prinsip keterwakilan itu yg menjadi kunci
Frank Wawolangi @Francdoubleu
Logika kedua adalah besarnya ongkos politik yg hrs dikeluarkan pemerintah dlm membiayai pesta demokrasi tsbt. makanya mau dibuat serentak
Frank Wawolangi @Francdoubleu
Bayangkan ongkos politik yang dihemat mencapai Rp. 41 Trilyun apabila kepala daerah dipilih dgn mekanisme DPRD
Frank Wawolangi @Francdoubleu
Mengapa terdapat perubahan sikap beberapa Partai yg tadinya mendukung skrg mendukung RUU Pilkada mekanisme DPRD?
Frank Wawolangi @Francdoubleu
Karena pembahasan tersebut dipotong masa ketika pileg & pilpres.
Frank Wawolangi @Francdoubleu
Pada masa Pileg & Pilpres, dirasakan dengan nyata betapa money politics sdh terjadi secara brutal di Indonesia pd thn 2014
Load Remaining (34)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.