"Bom Bali Sebagai Jalan CIA Untuk Mendiskreditkan Islam" by @Don_Zakiyamani

TERROR international densus CIA law society
1
Ngopi Sambil Nulis @Don_Zakiyamani
Satu momen penting semalam telah berlangsung di Nusa Dua, Bali, pemilihan tempat mengapa disana memang tak mempengaruhi hasil pertemuan
Ngopi Sambil Nulis @Don_Zakiyamani
Namun tempat itu memiliki sejarah penting bagi USA dan menjadi pintu masuk bagi mereka dalam membentuk pasukan tanpa ampun, Densus 88
Ngopi Sambil Nulis @Don_Zakiyamani
Ketika kalangan DPR maupun masyarakat menolak RUU Intelijen, namun aneh terhadap Densus yang main hakim sendiri tidak ada gelombang protes
Ngopi Sambil Nulis @Don_Zakiyamani
RUU Intelijen yang harusnya dapat menjadi acuan bila ada pelanggaran oleh mereka harusnya kita sambut baik, akibatnya selama ini CIA kuasa
Ngopi Sambil Nulis @Don_Zakiyamani
Beberapa target operasi Densus 88 selalu berdasarkan informasi agen-agen CIA, bahkan ketika mereka salah sasaran kita diam
Ngopi Sambil Nulis @Don_Zakiyamani
bahkan hasil forensik BOM Bali yang berubah-ubah menunjukkan adanya skenario besar agar melegalkan Indonesia sebagai sarang teroris
Ngopi Sambil Nulis @Don_Zakiyamani
Cerita dan Propaganda mereka berlanjut, Densus 88 menjadi kaki dan tangan CIA, badan intelijen kita tak kuasa menghadang mereka
Ngopi Sambil Nulis @Don_Zakiyamani
Paling konyol tentu saat penyebutan pesantren Hidayatullah sebagai sarang teroris, padaha kanan ada markas TNI dan kiri ada markas polisi
Ngopi Sambil Nulis @Don_Zakiyamani
Santri yang berjuang saat konflik Ambon pun tak luput dari sasaran densus 88, tentu mereka punya kemampuan bela diri dan perang
Ngopi Sambil Nulis @Don_Zakiyamani
Konflik yang mengharuskan mereka punya bela diri, saat pesantren mereka juga menjadi sasaran penyerbuaan, mereka harus selamatkan diri
Ngopi Sambil Nulis @Don_Zakiyamani
tak terlalu sukses dengan adu-domba umat beragama, agen-agen CIA kemudian menanam agen mereka dalam komunitas muslim
Ngopi Sambil Nulis @Don_Zakiyamani
Seperti kerjasama mereka dalam melahirkan ISIS, agen-agen mereka itu memang cakap dan fashih bahasa arab serta tau banyak soal Islam
Ngopi Sambil Nulis @Don_Zakiyamani
Dalam sejarah Aceh silahkan sahabat baca si agen VOC Snouck H yang seperti ulama namun tujuan utamanya menghancurkan Islam
Ngopi Sambil Nulis @Don_Zakiyamani
Si Agen VOC itu belajar Islam di arab, kemudian ke negeri kita dengan pakaian sheikh arab sehingga mampu memanipulasi misi dan visinya
Ngopi Sambil Nulis @Don_Zakiyamani
Cara yang sama sekarang sedang dijalankan CIA, MOSAD dan M-16 dalam memuluskan kolonialisme gaya modern, sekarang sukses lahirkan ISIS
Ngopi Sambil Nulis @Don_Zakiyamani
demikian pula dengan operasi BOM Bali, mereka heran ketika penduduk Bali begitu rukun dengan Islam, bahkan selalu ada kamar khusus muslim
Ngopi Sambil Nulis @Don_Zakiyamani
Apabila kita bertamu dirumah mereka, kamar itu sengaja disediakan lengkap dengan peralatan shalat, namun itu cerita dulu sebelum BOM Bali
Ngopi Sambil Nulis @Don_Zakiyamani
Mereka tak senang dengan toleransi itu, maka harus dirancang sebuah operasi khusus, kalau adu-domba langsung melalui hasutan pasti gagal
Ngopi Sambil Nulis @Don_Zakiyamani
Maka, munculah BOM Bali sehingga kebencian akan muslim tercipta di Bali, sekaligus memberi jalan bagi lahirnya kaki tangan mereka
Ngopi Sambil Nulis @Don_Zakiyamani
Operasi Intelijen mereka terus dilaksanakan, sementara Intelijen kita tak pernah tangkap intelijen mereka, mengapa? intel kita tak ada nilai
Ngopi Sambil Nulis @Don_Zakiyamani
Intelijen kita tak memiliki akses dan kewenangan dalam melakukan kerja-kerja intel Asing, makanya harus segera dirumuskan UU intelijen
Ngopi Sambil Nulis @Don_Zakiyamani
Intelijen yang profesional, mereka bukan hanya bertugas mengawasi rakyatnya yang cinta negara namun tugas utama menghadang intel Asing
Ngopi Sambil Nulis @Don_Zakiyamani
Semoga non-muslim paham bahwa ada skenario adu-domba dinegeri ini oleh CIA, MOSAD dan M-16, dan teman-teman, di Aceh belum magrib lho hehe
Ngopi Sambil Nulis @Don_Zakiyamani
Ini bukan persoalan saia pro intel namun negara kita butuh intel yang kuat, profesional dilengkapi peralatan modern, ini perang informasi
Load Remaining (4)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.