0
ODOJ Yogyakarta @ODOJDIY
Assalaamu 'alaikum... siang menjelang zhuhur ini, mimin mau share #testimoni seseorang setelah mengikuti @onedayonejuz nih. Selamat menyimak
ODOJ Yogyakarta @ODOJDIY
#testimoni siang ini mimin ambil dr @JamilAzzaini, #ODOJer Inspirator Sukses Mulia. Mi2n copas apa adanya saja spy tdk mngurangi esensi
ODOJ Yogyakarta @ODOJDIY
Saya tahu istilah One Day One Juz (ODOJ) dari twiter. Dari namanya tentu Anda bisa menebak apa aktivitasnya. #testimoni
ODOJ Yogyakarta @ODOJDIY
Ya,dalam satu hari kita menyelesaikan membaca Al Qur’an satu juz.Beberapa follower saya mengirimkan bahan untuk membantu promosi. #testimoni
ODOJ Yogyakarta @ODOJDIY
Namun karena saya belum menjalankan program ini saya tak bersedia mempromosikannya. #Testimoni
ODOJ Yogyakarta @ODOJDIY
Bagi saya, apa yang saya promosikan dan sarankan maka saya harus menjalankannya terlebih dahulu.#testimoni
ODOJ Yogyakarta @ODOJDIY
Saya paling tidak nyaman dan tersiksa menyarankan atau mengajak orang melakukan sesuatu sementara saya sendiri belum menjalankan #testimoni
ODOJ Yogyakarta @ODOJDIY
Maka program ODOJ ini saya anggap “angin lalu” ketika itu. #testimoni
ODOJ Yogyakarta @ODOJDIY
Sampai suatu hari,sebelum saya terbang ke Hongkong,di bandara sy skype-an atau webcam-an dng anak pertama saya Nadhira di Jerman #testimoni
ODOJ Yogyakarta @ODOJDIY
Saya berbincang tentang berbagai topik selama kurang lebih satu jam. Di sela-sela perbincangan itu Nadhira bertanya, #testimoni
ODOJ Yogyakarta @ODOJDIY
“Bapak ikut program One Day One Juz, gak?” “Tidak,” jawab saya. #Testimoni
ODOJ Yogyakarta @ODOJDIY
Seketika itu Nadhira membombardir saya dengan berbagai pertanyaan, #testimoni
ODOJ Yogyakarta @ODOJDIY
“Bapak sanggup kan ngisi training dua jam tanpa henti tiap hari? Program ini hny 1 jam tiap hari,masak sih bapak gak punya waktu?”#testimoni
ODOJ Yogyakarta @ODOJDIY
“Bapak sanggup kan membaca buku-buku yang bapak senangi berjam-jam? #testimoni
ODOJ Yogyakarta @ODOJDIY
Tetapi mengapa untuk membaca Kita Suci dari Allah bapak enggan?” tambahnya lagi #testimoni.
ODOJ Yogyakarta @ODOJDIY
Belum sempat saya menjawab, Nadhira sudah membuat pertanyaan renungan lagi, #testimoni
ODOJ Yogyakarta @ODOJDIY
“Siapa yg membuat bapak sanggup ngisi training berjam-jam? Allah, kan?Siapa yg membuat bapak bisa nulis setiap hari? Allah, kan? #testimoni
ODOJ Yogyakarta @ODOJDIY
Tetapi mengapa bapak jarang membaca surat cinta dari Allah? Malu dong pak. #testimoni
ODOJ Yogyakarta @ODOJDIY
Katanya bapak ingin memeluk Rasulullah masak membaca satu juz setiap hari gak sanggup. Ayo pak, bapak pasti bisa!” #testimoni
ODOJ Yogyakarta @ODOJDIY
Usai webcam-an dengan Nadhira saya mencari mushola di Garuda Lounge, saya bersujud dan menangis sepuas-puasnya. #testimoni
ODOJ Yogyakarta @ODOJDIY
Di mushola kecil itu saya berbisik lirih, “Hampir setiap hari saya berbagi ilmu personal development dan leadership..... #testimoni
ODOJ Yogyakarta @ODOJDIY
.....tetapi saya sedikit bercengkerama dengan sumber ilmu yaitu Kitab Suci yang kebenaranya dijamin pasti.” #testimoni
ODOJ Yogyakarta @ODOJDIY
Batin saya terus bergejolak, bisikan dari dalam hati kembali muncul, “Sang Nabi yg ingin saya peluk berada di tempat yg tinggi,.. #testimoni
ODOJ Yogyakarta @ODOJDIY
Duh, betapa rendah dan hinanya diri ini. Sungguh tak pantas menginginkan sesuatu yang tinggi..... #testimoni
ODOJ Yogyakarta @ODOJDIY
namun tak diiringi aksi yang mampu mencapai tempat yang tinggi itu.” #testimoni
Load Remaining (11)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.