1
Pencari Keadilan @edih_one
STOP JANGAN JADI POLISI Kalau kerjanya cuma utk memukuli, pungli, korupsi, minta dilayani bkn melayani & mudah dibeli pic.twitter.com/zzvqjP9BOB
Expand pic
Pencari Keadilan @edih_one
Polisi merupakan sebuah institusi yang harus ada di sebuah negara demi sebuah keamanan warga sipilnya.
Pencari Keadilan @edih_one
Sayangnya keberadaan Polisi sebagai penegak hukum memiliki citra yang sangat buruk di mata masyarakat.
Pencari Keadilan @edih_one
Sehingga ada plesetan pribahasa "akibat nila sebelangga, rusak susu setitik" Akibat banyaknya polisi berprilaku buruk.
Pencari Keadilan @edih_one
Penyebabnya ialah: 1.Atasan Korup: Polisi tidak akan bisa menolak akan fakta ini. Bukti kongkrit korupsi yg dilakukan Jendral Djoko Susilo
Pencari Keadilan @edih_one
yang menelan uang negara sebesar Rp. 196 M, Bayangkan saja seorang jenderal korupsi, padahal slogan Polisi adalah eksekutor hukum.
Pencari Keadilan @edih_one
2.Bawahan Pemeras: Kalau atasan polisi korup, mana mungkin bawahnya korup, soalnya uangnya sudah habis. Nah !!
Pencari Keadilan @edih_one
pemerasan yang dilakukan oleh polisi di jalan raya, gak pake tutup pentil, ban botak, lampu burem dsb pic.twitter.com/HugR5ICYI3
Expand pic
Pencari Keadilan @edih_one
Yang sedang marak adalah jebakan2 polisi sehingga korban seolah tertangkap Narkoba, Aan Susandhi, Chairul Saleh, Ket San, Rudy, dll
Pencari Keadilan @edih_one
Tujuan penjebakan dijalan raya, tersebut ataupun penjebakan masalah narkoba umumnya ialah utk diperas.
Pencari Keadilan @edih_one
3.Menambah Masalah: Ada semacam pedoman di Masyarakat, “Jangan berurusan dengan polisi, masalah tambah runyam”.
Pencari Keadilan @edih_one
Ini merupakan kalimat masyarakat yg terlanjur kecewa dgn polisi. Bagaimana tidak, bila anda kemalingan sepeda motor kemudian lapor ke polisi
Pencari Keadilan @edih_one
laporan anda akan dianggap seperti angin lalu jika anda tidak memberi pelicin yg bahkan banyaknya mungkin seharga motor anda lebih sedikit.
Pencari Keadilan @edih_one
Contoh lain ketika anda bersenggolan ketika berkendara dengan orang lain, lebih baik anda selesaikan secara kekeluargaan agar tidak RIBET.
Pencari Keadilan @edih_one
karena jika dibawa ke kantor polisi, maka mereka tidak hanya menyelesaikan masalah anda,
Pencari Keadilan @edih_one
tapi mulai mencari kesalahan anda yang lain seperti memeriksa SIM, KTP , tes urine, sabuk pengaman, lampu rem dsb.
Pencari Keadilan @edih_one
dan pada akhirnya anda yg awalnya kehilangan ayam akan menjadi kehilangan kambing di kemudian hari jika berurusan dgn Polisi.
Pencari Keadilan @edih_one
Makanya slogan Polisi “Kami siap melayani anda” adalah pencitraan saja, terlalu naif dengan fakta yang ada di lapangan.
Pencari Keadilan @edih_one
Makanya kalau jenderalnya korupsi dengan lihai, maka bawahannya mencari lembaran ratusan ribuan di jalanan. pic.twitter.com/jSKFHX4IiP
Expand pic
Pencari Keadilan @edih_one
Di unit bagian narkoba, bisa saja bermain seperti ini > ALASAN KENAPA AKP ANDREAS TULAM HARUS DI SIDIK! chirpstory.com/li/124502
Pencari Keadilan @edih_one
4.Menambah Rasa Takut: Adanya polisi di Indonesia sangat berbanding terbalik dgn adanya polisi di negara lain, terutama negara maju.
Pencari Keadilan @edih_one
Di Indonesia bila anda sdg berkendara kemudian menemukan polisi didepan anda, pasti perasaan yang muncul adalah cemas takut akan ditilang.
Pencari Keadilan @edih_one
Anehnya polisi di Indonesia jg selalu ada disaat yg sangat tidak tepat. Maksudnya ketika ada acara razia, tilang menilang,
Pencari Keadilan @edih_one
polisi sangat kompak sekali, berjama’ah di bawah pohon memberhentikan pengendara, jumlahnya belasan. pic.twitter.com/zXr6WaBxKf
Expand pic
Load Remaining (12)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.