Belajar Mendengar Aktif oleh @majalahfahma

Hal sederhana semacam mendengar aktif bisa berdampak serius terhadap anak. Apa yang harus dilakukan oleh orangtua?
Communication psikology parenting TIPS
829 View 0 comments
Add to Favorite
0
Majalah Fahma @majalahfahma
Naah kali ini admin mau share artikel dari Pimred #majalahfahma ya Dr. @subhanafifi "Belajar Mendengar"
Majalah Fahma @majalahfahma
Sederhana saja. Kita diberi 2 telinga dan 1 mulut. Seharusnya kita lebih banyak mendengar daripada minta didengarkan.
Majalah Fahma @majalahfahma
Sayangnya, fakta lebih sering tak seindah teorinya.
Majalah Fahma @majalahfahma
“Andi…! Sini kamu! pokoknya ayah nggak mau dengar lagi ada laporan tetangga kalau Andi nakal lagi. Mau jadi apa sih kamu ?
Majalah Fahma @majalahfahma
Dengar ya.. Dulu, waktu ayah masih kecil, nggak pernah tuh Ayah bikin nangis anak orang, nggak suka berkelahi, nggak bikin kisruh..
Majalah Fahma @majalahfahma
pokoknya..nggak macem-macem bla..bla..bla,” ini biasanya rententan kalimat yang biasanya meluncur deras dan sulit dihentikan.
Majalah Fahma @majalahfahma
Intinya, sang ayah minta didengarkan terlebih dahulu tanpa memberi kesempatan anak untuk menjelaskan duduk perkaranya.
Majalah Fahma @majalahfahma
Atau : “Aduuh Silmi.., gimana sih, coba dengar ya Nak.. Sudah berapa puluh kali Bunda  ingatkan.
Majalah Fahma @majalahfahma
Begitu pulang sekolah, taruh peralatan sekolahmu di rak belakang, jangan diberantakkan begini.
Majalah Fahma @majalahfahma
Itu lagi, sepatunya koq gak dicopot, kan lantainya jadi kotor.. Bunda capek kan..” kata seorang ibu kepada anaknya
Majalah Fahma @majalahfahma
yang pulang sekolah dalam kondisi kesal, mungkin karena ada masalah di sekolahnya.
Majalah Fahma @majalahfahma
Tapi sang Bunda tak berusaha mendengar terlebih dahulu, tetapi mengedepankan perspektif “ingin didengar” untuk menyampaikan pesan.
Majalah Fahma @majalahfahma
Dalam keseharian, sebagai orang tua, kita cenderung ingin langsung masuk dalam kehidupan anak-anak kita
Majalah Fahma @majalahfahma
dengan beragam nasihat, ingin memperbaiki, dan sebagainya. Tanpa terlebih dahulu berusaha untuk mengenali konteks dan permasalahannya.
Majalah Fahma @majalahfahma
Ujung-ujungnya kita ingin dimengerti tanpa lebih dahulu mengerti mereka
Majalah Fahma @majalahfahma
Mendengar adalah pekerjaan mudah. Selama telinga kita berfungsi dengan baik, InsyaAllah tak ada masalah.
Majalah Fahma @majalahfahma
Tetapi mendengar dengan penuh perhatian, antusias, tanpa kepura-puraan, belum tentu mudah untuk dilakukan.
Majalah Fahma @majalahfahma
Inilah yang disebut sebagai mendengar aktif (active listening).
Majalah Fahma @majalahfahma
Bukan sekedar mendengar selintas, mendengar sebagian, atau pura-pura mendengar.
Majalah Fahma @majalahfahma
Ketika orang tua mendengar secara aktif, maka anak akan merasa dihargai
Majalah Fahma @majalahfahma
Mendengar aktif dilakukan dengan memusatkan perhatian pada anak-anak dan isi pembicaraannya, serta memberikan respon yang sesuai.
Majalah Fahma @majalahfahma
Anak dibiarkan tuntas mengutarakan isi hatinya dan sedapat mungkin menunda kecenderungan kita untuk memotong atau menginterupsi.
Majalah Fahma @majalahfahma
Komunikasi non verbal berupa kontak mata yang berbinar-binar, wajah dan seluruh badan dihadapkan pada si kecil,
Majalah Fahma @majalahfahma
dan gerakan tubuh yang menunjukkan orang tua antusias memberi perhatian, sangat mendukung aktivitas mendengar aktif.
Load Remaining (29)
Login and hide ads.