Belajar Mendengar Aktif oleh @majalahfahma

Hal sederhana semacam mendengar aktif bisa berdampak serius terhadap anak. Apa yang harus dilakukan oleh orangtua?
TIPS psikology Communication parenting
0
Majalah Fahma @majalahfahma
Naah kali ini admin mau share artikel dari Pimred #majalahfahma ya Dr. @subhanafifi "Belajar Mendengar"
Majalah Fahma @majalahfahma
Sederhana saja. Kita diberi 2 telinga dan 1 mulut. Seharusnya kita lebih banyak mendengar daripada minta didengarkan.
Majalah Fahma @majalahfahma
Sayangnya, fakta lebih sering tak seindah teorinya.
Majalah Fahma @majalahfahma
“Andi…! Sini kamu! pokoknya ayah nggak mau dengar lagi ada laporan tetangga kalau Andi nakal lagi. Mau jadi apa sih kamu ?
Majalah Fahma @majalahfahma
Dengar ya.. Dulu, waktu ayah masih kecil, nggak pernah tuh Ayah bikin nangis anak orang, nggak suka berkelahi, nggak bikin kisruh..
Majalah Fahma @majalahfahma
pokoknya..nggak macem-macem bla..bla..bla,” ini biasanya rententan kalimat yang biasanya meluncur deras dan sulit dihentikan.
Majalah Fahma @majalahfahma
Intinya, sang ayah minta didengarkan terlebih dahulu tanpa memberi kesempatan anak untuk menjelaskan duduk perkaranya.
Majalah Fahma @majalahfahma
Atau : “Aduuh Silmi.., gimana sih, coba dengar ya Nak.. Sudah berapa puluh kali Bunda  ingatkan.
Majalah Fahma @majalahfahma
Begitu pulang sekolah, taruh peralatan sekolahmu di rak belakang, jangan diberantakkan begini.
Majalah Fahma @majalahfahma
Itu lagi, sepatunya koq gak dicopot, kan lantainya jadi kotor.. Bunda capek kan..” kata seorang ibu kepada anaknya
Majalah Fahma @majalahfahma
yang pulang sekolah dalam kondisi kesal, mungkin karena ada masalah di sekolahnya.
Majalah Fahma @majalahfahma
Tapi sang Bunda tak berusaha mendengar terlebih dahulu, tetapi mengedepankan perspektif “ingin didengar” untuk menyampaikan pesan.
Majalah Fahma @majalahfahma
Dalam keseharian, sebagai orang tua, kita cenderung ingin langsung masuk dalam kehidupan anak-anak kita
Majalah Fahma @majalahfahma
dengan beragam nasihat, ingin memperbaiki, dan sebagainya. Tanpa terlebih dahulu berusaha untuk mengenali konteks dan permasalahannya.
Majalah Fahma @majalahfahma
Ujung-ujungnya kita ingin dimengerti tanpa lebih dahulu mengerti mereka
Majalah Fahma @majalahfahma
Mendengar adalah pekerjaan mudah. Selama telinga kita berfungsi dengan baik, InsyaAllah tak ada masalah.
Majalah Fahma @majalahfahma
Tetapi mendengar dengan penuh perhatian, antusias, tanpa kepura-puraan, belum tentu mudah untuk dilakukan.
Majalah Fahma @majalahfahma
Inilah yang disebut sebagai mendengar aktif (active listening).
Majalah Fahma @majalahfahma
Bukan sekedar mendengar selintas, mendengar sebagian, atau pura-pura mendengar.
Majalah Fahma @majalahfahma
Ketika orang tua mendengar secara aktif, maka anak akan merasa dihargai
Majalah Fahma @majalahfahma
Mendengar aktif dilakukan dengan memusatkan perhatian pada anak-anak dan isi pembicaraannya, serta memberikan respon yang sesuai.
Majalah Fahma @majalahfahma
Anak dibiarkan tuntas mengutarakan isi hatinya dan sedapat mungkin menunda kecenderungan kita untuk memotong atau menginterupsi.
Majalah Fahma @majalahfahma
Komunikasi non verbal berupa kontak mata yang berbinar-binar, wajah dan seluruh badan dihadapkan pada si kecil,
Majalah Fahma @majalahfahma
dan gerakan tubuh yang menunjukkan orang tua antusias memberi perhatian, sangat mendukung aktivitas mendengar aktif.
Load Remaining (29)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.