Pro Kontra Kabinet: Profesional Vs Kader Parpol by: @SangPemburu99

Sejatinya kedua pendapat itu tak bisa dibenturkan. Melainkan dikombinasikan. Yaitu, dicari kader parpol yg profesional di bidangnya, lalu bila terpilih bersedia melepas jabatannya di parpol bila tak strategis.
parpol profesional kader kabinet pro kontra
0
Hunter 99 @SangPemburu99
Sudah lama tidak kultwit tentang politik dalam negeri gara2 kmrn tersita oleh isu #ISIS #IS. Mungkin skrng saat yg tepat utk mulai lagi :)
Hunter 99 @SangPemburu99
Kemarin (15/8) adalah hari terakhir persidangan di MK yang mendengarkan keterangan dari para saksi ahli.
Hunter 99 @SangPemburu99
Tahap selanjutnya, para Hakim Konstitusi akan menggelar rapat dengar pendapat secara tertutup selama 3 hari.
Hunter 99 @SangPemburu99
Dan sidang putusan Perselisihan Hasil Pemilihan umum (PHPU) Pilpres 2014 akan digelar MK pada 21 Agustus2014 mendatang.
Hunter 99 @SangPemburu99
Bagaimana putusan MK atas PHPU Pilpres 2014 itu tentu ditunggu banyak orang karena akan menentukan arah perjalanan bangsa ini ke depan.
Hunter 99 @SangPemburu99
Namun dlm kultwit kali ini saya tdk akan membahas mengenai "prediksi" putusan MK atas PHPU Pilprs 2014 itu. Saya akan bahas dg isu lainnya.
Hunter 99 @SangPemburu99
Saya akan membahas pro kontra mengenai apakah sebaiknya kabinet mendatang diisi oleh para "profesional" yg "steril" dari parpol atau...
Hunter 99 @SangPemburu99
...atau sebaliknya, diisi oleh para petinggi parpol sebagaimana telah dilakukan pada masa pemerintahan SBY dlm 10 tahun terakhir.
Hunter 99 @SangPemburu99
Baik pendapat yg pro kabinet diisi para petinggi partai (termasuk ketum) maupun kabinet yg "steril" dr petinggi partai punya argumen masing2
Hunter 99 @SangPemburu99
Mari kita lihat argumen dr masing2 pendapat itu lalu kita coba timbang mana yg paling tepat atau mencari "kompromi"di antara keduanya.
Hunter 99 @SangPemburu99
Bagi yg pro dgn pendapat kabniet diprioritaskan diisi oleh para petinggi parpol (terutama ketum) adalah agar pemerintahan berjalan efektif'.
Hunter 99 @SangPemburu99
Yang dimaksud "efektif" di sini adalah bahwa pemerintahan berjalan relatif aman dari "gangguan" parlemen.
Hunter 99 @SangPemburu99
Dgn para ketum partai mengisi posisi2 di kabinet, maka konsolidasi akan lbh mudah dilakukan terutama bila menghadapi isu2 krusial di DPR.
Hunter 99 @SangPemburu99
Dengan demikian, segala program pemerintah apalagi yg dianggap tdk populis (spt menaikkan harga BBM) akan mulus2 saja di DPR.
Hunter 99 @SangPemburu99
Singkatnya, mereka yg berpendapat seperti itu pertmbangannya lebih banyak dari aspek politiknya. Sementara soal kompetensi nomor 2.
Hunter 99 @SangPemburu99
Pendapat yg sebaliknya, bahwa kabinet sebaiknya "streil" dari orang2 yang memegang jabatan strategis di partai politik (Ketum, Sekjen, dst).
Hunter 99 @SangPemburu99
Bila seorang ketum partai misalnya mau duduk di kabinet harus melepaskan jabatan ketumnya itu. Kalau gak mau ya jangan jadi menteri.
Hunter 99 @SangPemburu99
Bahkan pendapat kedua ini menghendaki kabinet diisi oleh orang yg benar2 profesional tanpa ada kaitan dengan partai politik manapun.
Hunter 99 @SangPemburu99
Jadi salah satu ukuran "profesional" menurut pendapat ini adalah yg jadi mentri itu bukan merupakan kader partai manapun.
Hunter 99 @SangPemburu99
Sesungguhnyalah kedua pendapat "ekstrem" itu sama-sama punya kelebihan dan kelemahan yang cukup mencolok.
Hunter 99 @SangPemburu99
Kelebihan dlm pendapat pertama mjd kelemahan pd pendapat kedua dan sebaliknya. Karenanya, yg ideal adlh mencari "kompromi" dr 2 pendapat tsb
Hunter 99 @SangPemburu99
"Kompromi" yg dimaksud adlh mengkombinasikan 2 pendapat itu dgn mengakomodir sebagian dan mengabaikan sebagian lainnya. Ringkasnya begini:
Hunter 99 @SangPemburu99
Kabinet tdk wajib diisi oleh org "profesional" yg sama sekali seril dari partai, melainkan dpt diisi oleh kader partai dg syarat tertentu.
Hunter 99 @SangPemburu99
Syarat yg dimaksud antara lain: orang itu harus kompeten. Dan kompetensi antara lain bisa dilihat dr background pendidikan dan pengalamannya
Hunter 99 @SangPemburu99
Orang yg duduk di kabinet itu tdk harus melepas jabatannya di partai namun dengan catatan jabatannya itu bukan jabatan yg "strategis".
Load Remaining (30)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.