Tarbiyah: Menghimpun Banyak Kebaikan Kaum Muslimin by: @Af1_

Belajar utk tak mempermasalahkan hal2 "kecil" demi memperjuangkan hal2 yg jauh lbh "besar". Menghargai perbedaan demi kebersamaan.
kebaikan tarbiyah menghimpun muslimin kaum
0
Afwan Riyadi @af1_
Sahabat pertama sy adalah perempuan Tionghoa. Skrg sahabat anak bungsu sy juga perempuan etnis Tionghoa. Usianya sebaya & wajahnya mirip
Afwan Riyadi @af1_
Saat kerusuhan etnis di Solo thn 1980, tetangga2 saya yg Tionghoa (ada skitar 4 KK) sembunyi dirumah saya. Masuk lewat pintu belakang.
Afwan Riyadi @af1_
Saya sering main kerumah salah satu tetangga sy itu. Kaya sekali, punya taman dlm rumah yg ditutup kaca. Isinya : anjing herder besar2.
Afwan Riyadi @af1_
Kalau rumah nenek saya di Pasar Kliwon, Solo dikelilingi keluarga etnis Arab. Ada keluarga Mark Sungkar, ABB, Assegaf yg lawyer dsb
Afwan Riyadi @af1_
Rumah nenek dekat dgn Masjid Assegaf. Semacam Kwitang-nya Jakarta. Sering digunakan acara pengajian Habaib.
Afwan Riyadi @af1_
Persis didepan rumah, dulu ust.Abu Bakar Ba'asyir sering nongkrong ngobrol2. Kadang2 jg ust. Abdullah Sungkar nimbrung
Afwan Riyadi @af1_
Keluarga kami Muhammadiyah yg cukup kental. Kakek aktif di Masyumi, termasuk tokoh di Solo. Dulu ust.Hasybi Ash-Shidiqi sering menginap
Afwan Riyadi @af1_
Ayah saya jg aktif. Dulu bersama Prof.Amien Rais beliau membidani perubahan IKIP Muhammadiyah Solo menjadi UMS. Ayah sempat jd dekan FE
Afwan Riyadi @af1_
Apa yg mau saya ceritakan disini?
Afwan Riyadi @af1_
Saya ingin sampaikan bhw konstelasi pemikiran Islam sdh saya alami sejak kecil.
Afwan Riyadi @af1_
Walaupun lewat obrolan2 ringan - terkadang jadi debat ramai - diantara keluarga & tetangga2. Obrolan kongkow2
Afwan Riyadi @af1_
Muhammadiyah saya kenal sejak kecil, ibu saya rajin membawa saya ke kuliah subuh di Keprabon Solo setiap Ahad.
Afwan Riyadi @af1_
Jihadis & pemikiran Ust.Abu Bakar Ba'asyir saya kenal dr murid2 beliau, diantaranya jadi sahabat dekat ayah, sdh kami anggap keluarga.
Afwan Riyadi @af1_
Waktu saya SMP, seringkali pak Mubin (alm) sahabat ayah saya, mengajak saya untuk ikut masuk jama'ahnya. Anak sulungnya jg rajin ajak sy
Afwan Riyadi @af1_
Pernah sy dikasih buku tebal; kalau gak salah judulnya Fiqhu-Rijal. Serem bukunya ..(^___^).. Maaf gak cocok dgn Islam yg sy pikirkan
Afwan Riyadi @af1_
Dalam salah satu bab-nya ttg tetangga non-Muslim; pendapatnya cuma 1 : bunuh .. masya Allah (^__^).. lha sahabat saya kan Cina Kristen.
Afwan Riyadi @af1_
Kadang oma-nya Yani (sahabat kecil saya itu) beberapa kali melontarkan canda2 thdp Islam. Sempat sy sebel dibilang "njengking" u shalat
Afwan Riyadi @af1_
Walau masih balita, ghirah Islam sy lumayan.. Sebel saat orang lain mengejek shalat, atau gak mau makan hidangan pesta org2 Cina tetangga sy
Afwan Riyadi @af1_
Balik ke Jihadis, jadi soal ISIS yg skrg ramai, itu dah sejak kecil saya dengar fikrah2nya. Dulu masih dibilang NII, belum ada istilah lain
Afwan Riyadi @af1_
NII mereka berbeda dgn NII yg saya temui di kampus th 90-an. NII di Solo masih shalat & gak sedikit2 minta uang. Beda dgn NII yg KW-KW itu
Afwan Riyadi @af1_
Belakangan sy tahu mereka membentuk fraksi2 (dulu Majelis Mujahidin, lalu ada JAT); dan kini diistilahkan dgn Jihadis.
Afwan Riyadi @af1_
Bagi saya, fikrah mereka yg "intoleran" itu gak masuk akal. Gak sesuai dgn realita dimana kita damai bersosialisasi dgn non-Muslim
Afwan Riyadi @af1_
Lalu saya jg kenal jama'ah para Habaib lewat pengajian2 & khaul2 mereka di Masjid As-Segaf Pasar Kliwon.
Afwan Riyadi @af1_
Habib yg juga imam mereka (ane lupa namanya), wafatnya subhanallah .. Wafat saat sujud terakhir shalat jumat sbg Imam. Saya disana wkt itu
Afwan Riyadi @af1_
Insya Allah saya saksinya, Habib tsb wafat dlm wafat terindah yg pernah saya lihat sendiri. Sy masih SD saat itu, tahun 80-an.
Load Remaining (123)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.