1
Ari Dwipayana @aridwipayanaugm
Soal bukti dlm sidang MK, jangan lupa baca analisis Prof Eddy OS Hiariej, guru besar Hukum Pidana UGM di @hariankompas hari ini, di hal 6.
Ari Dwipayana @aridwipayanaugm
Prod Eddy sampaikan 4 hal fundamental terkait dgn pembuktian: 1. Suatu bujti haruslah relevan dgn sengketa atau perkara yg sdg diproses.
Ari Dwipayana @aridwipayanaugm
2. Suatu bukti haruslah dapat diterima atau admissible. Bujti yg dapat diterima pasti bukti yg relevan.#eddyHieriej
Ari Dwipayana @aridwipayanaugm
3. Execlusionary rules: prinsip hukum yg mensyaratkan tdk diakuinya bukti yg diperoleh scr melawan hukum #eddyHieriej
Ari Dwipayana @aridwipayanaugm
4. Setiap bukti yg relevan dan dapat diterima harus dapat dievaluasi oleh hakim. Hal ini terkait dgn kekuatan pembuktian. #eddyHieriej
Ari Dwipayana @aridwipayanaugm
Dari 4 hal yg fundamental tsb, Prof Eddy Hieriej berpendapat berdasarkan berkas permohonan sengketa yg diajukan Prahara terlihat tdk cermat
Ari Dwipayana @aridwipayanaugm
Ketidakcermatan bekas gugatan nampak dr duplikasi uraian permasalahan maupun angka yg mau dibuktikan: bengkulu sama dg bangka-balitung dst
Ari Dwipayana @aridwipayanaugm
Selain duplikasi, ketidakcermatan nampak dr salah kutip uraian permasalahan di jabar dan tidak ada uraian permasalahn dr daerah yg digugat.
Ari Dwipayana @aridwipayanaugm
Prof Eddy Hieriej juga menyoroti soal fundamentum petendi yg di copy paste antara satu provinsi dan provinsi lain. Ini jelas fatal
Ari Dwipayana @aridwipayanaugm
Eddy Hieriej tulis bhw permohonan tanpa uraian permasalahan di bbrp provinsi indikasi permohonan tsb tanpa bukti yg relevan=unfair prejudice
Ari Dwipayana @aridwipayanaugm
Jk prahara sampaikan bukti yg tdk relevan maka secara mutatis mutandis bukti itu tdk dapat diterima dn hrs dikesampingkan. Unfair prejudice
Ari Dwipayana @aridwipayanaugm
Kalaupun Prahara berkoar koar soal 2 juta lembar bukti dan 500 saksi, pertanyaannya bgn lembar bukti itu diperoleh? Apakah sesuai prosedur?
Ari Dwipayana @aridwipayanaugm
Jika bilang siap dgn saksi patut dipertanyakan perihal kualitas pribadi saksi, sumber dan substansi kesaksian. Tdk asal jumlah saksi
Ari Dwipayana @aridwipayanaugm
Prof Eddy tulis bhw jika bukti yg diajukan kekuatan pembuktiannya sama hakim akan berpegang postulat in dubio pro reo. Berpihak pd termohon
Ari Dwipayana @aridwipayanaugm
Prof Eddy tulis bhw berdasarkan prinsip culpatory evidence @KPU_RI sbg tergugat memiliki hak yg seluas luasnya utk buktikan tdk bersalah
Ari Dwipayana @aridwipayanaugm
Pembukaan kotak suara @KPU_RI selama sesuai prosedur dg dihadiri saksi, Bawaslu aparat yg berwenang tdk langgar hukum. Excupatory evidence
Ari Dwipayana @aridwipayanaugm
Sidang MK bukan arena tarung opini apalagi adu massa tapi ajang pembuktian. Jika masih bermasalah dgn bukti maka jgn alihkan ke opini
Ari Dwipayana @aridwipayanaugm
Prahara pertontonkan pendidikan politik dan hukum yg buruk. Jika tdk miliki bukti yg relevan maka itu jelas unfair prejudice.
Ari Dwipayana @aridwipayanaugm
Jika ingin menolak pelaksanaan Pilpres dan tarik diri maka perlu konsisten. Tolak pelaksanaan beda dg tolak hasil. Sikap berubah ubah
Ari Dwipayana @aridwipayanaugm
Jika menolak hasil siapkan diri dgn baik, sediakan bukti yg relevan dan bs diterima. Jgn pakai asumsi dan teori konspirasi. Adu bukti
Ari Dwipayana @aridwipayanaugm
Jika serius ke MK susun berkas gugatan dgn cermat. Jgn berkilah dgn waktu pendek shg ketidakcermatan dan copy paste. Indikasi bukti lemah

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.