Menafsirkan Sunda dari Toponimi dan Peribahasa

Sebuah upaya tentatif menafsirkan beberapa aspek budaya Sunda dari sejumlah toponimi dan peribahasa. Tafsir tentatif atas kebudayaan Jawa juga dihadirkan sebagai pembanding.
jawa toponimi sunda budaya peribahasa
0
ade @simangade
Oke. Ini utk menyambung cerita saya dulu ttg toponimi Sunda. Dan seperti sebelumnya, sifatnya jg cuma "babaledogan."
ade @simangade
Kata "babalédogan" saya gunakan, karena kata "spekulatif" itu bs pny makna yg sangat serius, justru. "Hipotetik"? Kyknya berkesan rd ilmiah.
ade @simangade
Singkatanya, gini deh: Ada tiga sumber dominan dlm toponimi Sunda: alam, aktivitas manusia, dan—ini rada unik—"emosi," atau, "cinta."
ade @simangade
Contoh u/ kasus pertama: Citarum, Rancamanyar, Pasirkaliki, Gegerkalong, dan banyak lagi; u/ kasus kedua: Pangalengan, Panjunan, Banceuy…
ade @simangade
Contoh utk kasus ketiga: Padasuka, Hegarmanah, Babakan Asih, Margacinta. (Oh, satu lagi, yg rada beken belakangan ini: Karang Asih.)
ade @simangade
Saya menduga, evolusinya berlangsung seperti ini: …
ade @simangade
Bila area dlm bentang alam itu tak berpenghuni, maka penamaannya mengikuti "kaidah" deskriptif yg menggunakan unsur alam.
ade @simangade
Ketika area itu dibuka utk situs kerja, maka penamaan yg menunjukkan "tempat manusia menyelenggarakan satu jenis aktivitas" dpt digunakan.
ade @simangade
Lalu, setelah di area tsb tumbuh komunitas yg penduduknya cukup banyak, unsur "cinta" dpt jg digunakan utk penamaan.
ade @simangade
Jadi, urutannya adalah sbb: alam, kerja, cinta.
ade @simangade
Ada idiom bhs Sunda yg sy kira scr simbolik mrngkmkn triad "alam-kerja-cinta" ini ke dlm paradigma proses: "kauntun tipung, katambang beas."
ade @simangade
Yg dimaksudkan dg "untun tipung" atau "untaian tepung" adalah satu jenis penganan yg bernama "papais."
ade @simangade
Dan yg dimaksudkan dg "tambang beas" atau "jalinan beras" adalah satu lagi jenis penganan yg bernama "leupeut."
ade @simangade
Kedua penganan ini--keduanya dikemas dg bungkus daun pisang--biasanya disajikan dlm acara-acara kenduri.
ade @simangade
Kata "papais" itu berima dg kata "papaes" yg bermakna "riasan"--dan inilah yg sebenarnya dimaksudkan dlm idiom ini.
ade @simangade
Sedangkan mengenai leupeut, yg disiratkan di sini adalah fitur khas dlm penyajiannya: ...
ade @simangade
Leupeut biasanya disajikan dlm kemasan dua-dua: dua bungkus yg membentuk dua belahan disatukan, dan diikat dg serat bambu.
ade @simangade
Jadi: ada kenduri, ada yg dirias, dan ada dua pihak yg disatukan dlm sebuah ikatan.
ade @simangade
Maka maknanya menjadi jelas: "kauntun tipung, katambang beas" itu berarti "menikah." | Kiwin, Mblo. Kiwiiin.... :D
ade @simangade
Kita lihat: Unsur alam (beras, pisang, bambu, dsb.) diolah dg kerja (mencuci, menumbuk, mengukus, dst.)--utk satu tujuan: "merayakan cinta."
ade @simangade
Bila interpretasi atas, spt yg td sy sebut, "paradigma Sunda" ini tampak berkesan feminin, saya kira kesan itu memang sulit untuk dinafikan.
ade @simangade
Kata "sunda" sndiri pd awalnya berarti "indah" atau "cantik." Makna ini msh dpt kita temui dlm kata "sundari" yg berarti "perempuan cantik."
ade @simangade
(Kata "ri" itu berarti (manusia) perempuan; "ra" berarti (manusia) laki-laki.)
ade @simangade
Tapi ada, sih, keberatan untuk interpretasi "feminin" seperti ini.
ade @simangade
Orang Sunda sring membayangkan Tatar Sunda sbg ksatuan geografis-kultural-filosofis ideal "Parahyangan." Ada "ra" di situ, dan tdk ada "ri."
Load Remaining (76)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.