0
Iwan Junifanto @iwajf
Berikut Nukilan buku "Di Ambang Runtuhnya Demokrasi: Menyongsong Kembalinya Sultaniyya di Nusantara (#BukuDARD) Karya @Zaimsaidi" (1/38)
Iwan Junifanto @iwajf
"...Demikianlah, setelah Renaisans dan Pencerahan, menusia bertindak sekehendaknya dalam mengeksploitasi alam. (2/38) #BukuDARD @ZaimSaidi
Iwan Junifanto @iwajf
Satu golongan manusia mulai mengeksploitasi segolongan manusia lainnya. (3/38) #BukuDARD @ZaimSaidi
Iwan Junifanto @iwajf
Lahirlah industrialisasi dan kapitalisme yg sepenuhnya berlandaskan kpd paham materialisme-sekuler tersebut. (4/38) #BukuDARD @ZaimSaidi
Iwan Junifanto @iwajf
Capaian-capaian materialistik menjadi ukuran utama ’maju tidaknya’ seseorang, dan kemudian (5/38) #BukuDARD @ZaimSaidi
Iwan Junifanto @iwajf
ukuran maju tidaknya sebuah bangsa. Kemudian bahkan diajarkan kepada manusia bahwa kemajuan material ini (6/38) #BukuDARD @ZaimSaidi
Iwan Junifanto @iwajf
merupakan bukti akan ’keridhaan Tuhan’ di dunia.... (7/38) #BukuDARD @ZaimSaidi
Iwan Junifanto @iwajf
Perubahan paradigma ini pada saat yang sama juga mengubah secara total kehidupan sosial dan politik, (8/38) #BukuDARD @ZaimSaidi
Iwan Junifanto @iwajf
terutama sejak abad ke-18, dengan momentum awal Revolusi Perancis. (9/38) #BukuDARD @ZaimSaidi
Iwan Junifanto @iwajf
Filsafat humanis tidak saja telah mengantarkan revolusi paradigma berpikir dan ilmu pengetahuan, (10/38) #BukuDARD @ZaimSaidi
Iwan Junifanto @iwajf
sebagaimana telah diulas di atas, tapi juga menghasilkan rancang bangun pengorganisasian manusia melalui (11/38) #BukuDARD @ZaimSaidi
Iwan Junifanto @iwajf
sebuah mesin politik baru. Sistem negara-bangsa atas dasar Konstitusi yang ditulis berdasarkan nalar manusia, (12/38) #BukuDARD @ZaimSaidi
Iwan Junifanto @iwajf
dengan slogan ’gereja harus dipisahkan dari negara’, (13/38) #BukuDARD @ZaimSaidi
Iwan Junifanto @iwajf
menggantikan kekuasaan pada orang (Personal Rule), yang dibimbing oleh Wahyu Ilahi. (14/38) #BukuDARD @ZaimSaidi
Iwan Junifanto @iwajf
Pada tingkat keimanan Tuhan diabstraksikan sebagai ’ide tentang Tuhan’ (Supreme Being). (15/38) #BukuDARD @ZaimSaidi
Iwan Junifanto @iwajf
Pada tingkat sosial, demi terbentuknya masyarakat baru yang rasional dan sekuler, (16/38) #BukuDARD @ZaimSaidi
Iwan Junifanto @iwajf
agama-agama harus dihapuskan, atau direformasi, menjadi ’tatakrama sosial’. (17/38) #BukuDARD @ZaimSaidi
Iwan Junifanto @iwajf
Teknik yg diterapkan utk kepentingan ini adalah penerapan doktrin ’Toleransi’, dan proses esoterisasi agama2 (18/38) #BukuDARD @ZaimSaidi
Iwan Junifanto @iwajf
Sistem politik yang dibangun untuk menopang cara hidup sekuler meterialistik ini sekarang semakin monolitik, (19/38) #BukuDARD @ZaimSaidi
Iwan Junifanto @iwajf
melalui mesin politik dominan demokrasi, yang kini dioperasikan di hampir semua permukaan bumi ini. (20/38) #BukuDARD @ZaimSaidi
Iwan Junifanto @iwajf
Meski, format dasarnya tak berbeda sejak kelahirannya di tangan kaum borjuasi Perancis, (21/38) #BukuDARD @ZaimSaidi
Iwan Junifanto @iwajf
lebih dari 200 tahun lampau. Hal ini akan dibahas lebih jauh lagi nanti. (22/38) #BukuDARD @ZaimSaidi
Iwan Junifanto @iwajf
Dalam wacana umum acap dikemukakan bahwa ’negara modern’ dipisahkan sebagai antara (23/38) #BukuDARD @ZaimSaidi
Iwan Junifanto @iwajf
sistem politik modern yang demokrasi dan sistem politik lama yang diktatorial, (24/38) #BukuDARD @ZaimSaidi
Iwan Junifanto @iwajf
tapi sebagaimana akan diuraikan dengan detil nanti, demokrasi pun merupakan sistem tirani. (25/38) #BukuDARD @ZaimSaidi
Load Remaining (14)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.