1
Wedarini Kartikasari @WedariniK
Lagi rame tentang kecurangan" di C1 ya, boleh komentar dikit donk, sebagai mantan petugas scan c1 pilleg kemarin
Wedarini Kartikasari @WedariniK
Scan C1 adalah salah satu upaya transparansi pemilu yg diselenggarakan KPU. Jadi salah 1 salinan C1 diupload oleh KPU Kabupaten/Kota
Wedarini Kartikasari @WedariniK
Tujuannya untuk digitalisasi form C1 dan keterbukaan informasi publik
Wedarini Kartikasari @WedariniK
Pemilu 2009 sebenarnya sudah ada proyek scan-scanan ini, tapi belum terstandardisasi. Buktinya? Scanner ADF seharga 16 J ini pengadaan 2009
Wedarini Kartikasari @WedariniK
Aku juga sempat liat hasil scannya. 1 lembar ukurannya sekitar 1-3 Mb. 😨 dikali berapa ratus lembar ya?
Wedarini Kartikasari @WedariniK
Eniwey, untuk Pilleg&Pilpres 2014 KPU menetapkan aplikasi khusus scan PINDAI. Jadi hasil scannya terstandard. Ukuran export 700 kb perlembar
Wedarini Kartikasari @WedariniK
Teknisnya gini: form C1 oleh KPPS dibuat salinannya sebanyak 7 set, kalo pilleg kemarin sekitar 17 set 😨. Pantesan pada KO semua
Wedarini Kartikasari @WedariniK
1 setnya 4 lembar, halaman 1 dan 2 (model C) berupa berita acara, halaman ke 3 model C1 halaman ke 4 lampiran model C1
Wedarini Kartikasari @WedariniK
Model C1 berisi detail jumlah pemilih terdaftar dan hadir. Mulai dari pemilih DPT, DPK, DPTb dan DPKTb
Wedarini Kartikasari @WedariniK
Ini contohnya, ada 3 bagian kan? No 1 pemilih dan pengg. hak pilih, no 2 pengg. surat suara, no 3 jml suara pic.twitter.com/wnOsUCQ3el
Expand pic
Wedarini Kartikasari @WedariniK
Maaf pinjem contoh TPS 47 Kelapa Dua Tangerang Banten. Soalnya Lumajang belum aplod sih. Lagian situ lagi jadi topik kan
Wedarini Kartikasari @WedariniK
Kolom angka itu terbagi 3 untuk memudahkan pembacaan angka ratusan, puluhan dan satuan. Kalau ada kesalahan langsung dicoret silang sekotak
Wedarini Kartikasari @WedariniK
Nah disitu ada angka ajaib. Rumusnya jumlah pengguna hak pilih = jumlah Susu terpakai = jumlah Suara sah dan tidak sah
Wedarini Kartikasari @WedariniK
Angka ajaibnya adalah 380, jadi ada 380 orang pemilih yg hadir, 380 SuSu terpakai. 380 suara
Wedarini Kartikasari @WedariniK
Betewe kok surat suara terpakai semua ya? Jangan-jangan TPS Lapas tuh
Wedarini Kartikasari @WedariniK
Biar gitu pemilihnya pintar-pintar, nggak ada satupun suara ga sah
Wedarini Kartikasari @WedariniK
Kayaknya bukan lapas, mungkin rumah sakit ya. Lanjut wes. Ke halaman 4
Wedarini Kartikasari @WedariniK
Nah ini dia yang jadi perdebatan. Apa betul perolehan suara no 1 adalah 814? Coba dicek pic.twitter.com/DXXLDY3Qwh
Expand pic
Wedarini Kartikasari @WedariniK
Kalau benar 814 maka totalnya bukan 308. Jadi kemungkinan besar itu adalah angka 0 yang dicoret. Trus jadi rame deh
Wedarini Kartikasari @WedariniK
Makanya kalo nyoret sebaiknya disilang penuh sekotak, lebih bagus lagi ada parafnya. *maaf di lumajang sendiri banyak yg ga disilang penuh
Wedarini Kartikasari @WedariniK
Maklum, petugas KPPS harus menulis 7 kali jadi capekdeh 😩. Mungkin dia tanya "set ke 7 buat siapa? KPU kabupaten? Ah, ga penting"
Wedarini Kartikasari @WedariniK
Ternyata diliat orang se-indonesia. Waduh nasib.....
Wedarini Kartikasari @WedariniK
Kalau mau konfirm, harus liat C1 plano. Yang dibeber di TPS. Coba tanya PPS apa punya dokumentasi /foto nya. Polsek dan koramil juga punya
Load Remaining (19)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.