0
Voter Education @RustamIbrahim
1.Demi menghargai kebenaran dan obyektivitas ilmiah, sore ini saya kultwit fakta2 sejarah hasil Quick Count Pilpres dibanding Real Count KPU
Voter Education @RustamIbrahim
2. Fakta2 sejarah hasil Quick Count saya sampaikan karena tampaknya ada yang sengaja berupaya mendelegitimasi lembaga survei maupun hasil QC
Voter Education @RustamIbrahim
3. Quick Count pertama kali diperkenalkan LP3ES dalam Pilpres 2004. Waktu itu hanya LP3ES satu2nya lembaga penelitian yang melakukan QC
Voter Education @RustamIbrahim
4. Pada tanggal 6 Juli 2004 LP3ES mengumumkan di depan media dalam & luar negeri hasil Quick Count Pilpres langsung pertama di era reformasi
Voter Education @RustamIbrahim
5.Waktu itu 5 pasangan Capres bersaing:SBY-JK, Mega-Hasyim Muzadi, Amien Rais-Siswono, Hamzah Haz-Agum Gumelar dan Wiranto - Salahudin Wahid
Voter Education @RustamIbrahim
6. Berdasarkan Quick Count, LP3ES menyatakan bahwa yang maju ke putaran kedua adalah: SBY-JK dengan 33,2% dan Mega-Hasyim Muzadi 26,0%
Voter Education @RustamIbrahim
7. Ternyata hasil KPU (26 Juli 2004) menunjukkan SBY-JK: 33,6% dan Mega-Hasyim 26.6%. Sementara Quick Count LP3ES 33,2% dan 26.0%
Voter Education @RustamIbrahim
8. Hal ini memberikan FAKTA PERTAMA betapa akuratnya hasil Quick Count jika dilakukan dengan metodologi ilmiah untuk tujuan yang baik
Voter Education @RustamIbrahim
9. Pada Pilpres putaran kedua 20 September 2004, kembali LP3ES melakukan Quick Count. Hasilnya SBY-JK 61,2% dan Mega-Hasyim 38,8%
Voter Education @RustamIbrahim
10. Sementara itu hasil KPU yang diumumkan tanggal 4 Oktober 2004: SBY - JK 60,62% dan Mega-Hasyim 39,38%
Voter Education @RustamIbrahim
11.Ini FAKTA SEJARAH KEDUA akuratnya Quick Count dlm Pilpres 2004. QC LP3ES SBY-JK 61,2% Mega-Hasyim 38,8%. Real Count KPU 60,6% vs 39,4%
Voter Education @RustamIbrahim
12. Fakta sejarah Pilpres 2004 itu dengan gamblang menunjukkan bahwa antara Quick Count dengan Real Count selisihnya hanya sekitar 1%
Voter Education @RustamIbrahim
13. Dalam Pilpres 2009 di samping LP3ES sudah ada beberapa lembaga lain melaksanakan Quick Count. Ada 2 LSI dan Cyrus
Voter Education @RustamIbrahim
14. Dalam Pilpres 2009 ada 3 pasangan yang bersaing: SBY-Boediono, Megawati-Prabowo dan Jusuf Kalla - Wiranto
Voter Education @RustamIbrahim
15. Tanggal 5 Juli 2009 beberapa lembaga survei mengumumkan hasil Quick Count masing-masing
Voter Education @RustamIbrahim
16. Hasil LP3ES, SBY-Boediono : 59,89%, Megawati – Prabowo 27,61% dan JK – Wiranto 12,55%
Voter Education @RustamIbrahim
17. Hasil Lingkaran Survei Indonesia (Denny JA) SBY-Boediono 60,61% , Megawati – Prabowo 27,4% dan JK – Wiranto 12,59%
Voter Education @RustamIbrahim
18. Hasil Quick Count Lembaga Survei Indonesia (Burhanuddin Muhtadi) SBY-Boediono 60,85% , Megawati – Prabowo 26,51% dan JK Wiranto 12,64%
Voter Education @RustamIbrahim
19. Hasil Quick Count Puskaptis SBY-Boediono 58,20% , Megawati – Prabowo 28,00% dan JK Wiranto 13,80%
Voter Education @RustamIbrahim
21. Sementara itu hasil KPU yg baru diumumkan 4 Oktober 2009 menghasilkan SBY.Boediono, 60,80%, Mega - PS 26,79% dan JK - Wiranto 12,41%
Voter Education @RustamIbrahim
22. Hasil itu menunjukkan FAKTA SEJARAH KETIGA betapa akuratnya hasil Quick Count dibanding Real Count KPU diperlihatkan dalam Pilpres 2009
Voter Education @RustamIbrahim
23. FAKTA SEJARAH KEEMPAT sampai dengan Pilpres 2009 tidak ada lembaga survei yang berbeda signifikan dalam hasil2 yang mereka presentasikan
Voter Education @RustamIbrahim
24. FAKTA SEJARAH KELIMA sampai dgn Pilpres 2009 tdk ada lembaga survei yg berbeda signifikan dalam hasil2 mereka dibanding Real Count KPU
Voter Education @RustamIbrahim
25. Jadi salahkan kalau nanti orang mempertanyakan jika terjadi perbedaan signifikan antara hasil Real Count KPU dengan hasil Quick Count???
Voter Education @RustamIbrahim
27.Kesimpulan 1: BELUM PERNAH ADA PERBEDAAN SIGNIFIKAN ANTARA HASIL QUICK COUNT DENGAN REAL COUNT KPU dlm sejarah Pilpres Indonesia sd 2009
Load Remaining (22)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.