Kontroversi Quick Count dari Sudut Pandang Statistik @awemany

Mengupas tuntas kontroversi hasil Quick Count Pilpres 2014 dari sudut pandang statistik by @awemany
0
Bitte langsam, Awe! @awemany
Ya udah gue, gue mau jelasin dikit tentang kontroversi ini dari sudut statistik. Mari merapat ke TL saya, buat yg tertarik.
Bitte langsam, Awe! @awemany
Gue ngga tau berapa TPS yg dijadikan sampel oleh lembaga2 itu. Informasi yg gue dapet kebanyakan pakai 2000 TPS. Gue ambil ini jadi patokan
Bitte langsam, Awe! @awemany
Dengan 2000 TPS ini, margin of error =1.1%. MoE ini semata didasarkan oleh jumlah sample dengan asumsi dilakukan dengan random
Bitte langsam, Awe! @awemany
Margin of error ini, ngga berdiri sendiri. Dia harus dihubungkan dengan confidence interval untuk menarik kesimpulan.
Bitte langsam, Awe! @awemany
Kalau perhitungan quick count dari samplenya menunjukkan Jokowi adalah 53%, bukan lalu di populasi (realitas) pasti 53%. Kita ngga tahu.
Bitte langsam, Awe! @awemany
Statistikawan, akan merujuk pada suatu selang untuk mengestimasi nilai sebenarnya. Semakin besar selangnya semakin yakin kita.
Bitte langsam, Awe! @awemany
Normalnya, digunakan selang kepercayaan 95%. Kalau ini, angka pengkali terhadap MoE 1.96. Jadi plus minusnya dari selang itu 1.1%×1.96=2.156
Bitte langsam, Awe! @awemany
Artinya, dengan hasil 53% tadi, kita yakin 95% kalau realnya berada di antara 50.844% dan 55.156% Menang dong Jokowi.
Bitte langsam, Awe! @awemany
Tapi kalau 95% ini ngga cukup, mau lebih yakin dengan 99%. Angka pengkalinya adalah 2.34 . Hasilnya 50.426% sampai 55.574% Masih menang.
Bitte langsam, Awe! @awemany
Jadi selama beda quick countnya 6%. Ya menanglah Jokowi. Bshkan, sampai batas beda 5.2%. secara statistik 99% dijamin Jokowi menang
Bitte langsam, Awe! @awemany
Gimana kalo beda 4%? Dengan keyakinan 95% sih menang. Tapi kalo 99% ya belum. Karena ini masalah genting, ya jangan klaim menang dulu.
Bitte langsam, Awe! @awemany
Sekarang kita bahas hasil QC yg dituduh abal2 itu. Keempat lembaga ini, memenangkan prabowo dengan beda yg dibawah 4%.
Bitte langsam, Awe! @awemany
Artinya, mereka juga membuka kemungkinan Jokowi pada realitasnya nanti, menang. Ngga perlu diributkan sebenarnya.
Bitte langsam, Awe! @awemany
Yang jadi masalah, dengan data itu, mereka mengklaim Prabowo menang. Menurut saya, belajar statistikanya perlu diperdalam.
Bitte langsam, Awe! @awemany
Bahkan beda yang terbesar (puskaptis, prabowo 52,05%), dalam selang 95% saja, bisa bergerak ke 49.89%. Artinya Prabowo bisa saja kalah.
Bitte langsam, Awe! @awemany
Pelajarannya, dengan data dan metodologi yg dilakukan, kita harus tahu bagaimana menarik kesimpulan. Itu aja dulu.

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.