1
Dwi Estiningsih @estiningsihdwi
Saya dikirimi beberapa foto oleh beberapa sahabat. Ada image "Menyendiri", "Ihrom", "Karikatur Jakpost", "Kecurangan". Request utk dibahas..
Dwi Estiningsih @estiningsihdwi
Yang menarik bagi saya adalah foto "Kecurangan". Saya merasa lebih bermanfaat analisa ini karena selama ini analisa lain jauh dari benar.
Dwi Estiningsih @estiningsihdwi
Ini fotonya. Teori #Psikologi menyebut ini sebagai FETAKOMPLI (FAITH A COMPLY). pic.twitter.com/1aECZrQmHO
Expand pic
Dwi Estiningsih @estiningsihdwi
Fetakompli ~> Situasi dimana kita DIHADAPKAN & DIJEBAK. Harus MENGIKUTI PILIHAN yg diberikan dg STANDARISASI KEBENARAN yg DIPATOKNYA sendiri
Dwi Estiningsih @estiningsihdwi
Ibarat makan buah simalakama: @Prabowo08 kalah dihina-hina. @Prabowo08 menang dituduh curang. pic.twitter.com/1aECZrQmHO
Expand pic
Dwi Estiningsih @estiningsihdwi
STANDARISASI KEBENARAN yang dipatoknya sendiri ~> "JOKOWI HARUS MENANG" pic.twitter.com/1aECZrQmHO
Expand pic
Dwi Estiningsih @estiningsihdwi
DIHADAPKAN dan DIJEBAK mengikuti pilihan ~> JOKOWI HARUS MENANG. pic.twitter.com/1aECZrQmHO
Expand pic
Dwi Estiningsih @estiningsihdwi
PILIHAN yg dipaksakan ~> "JOKOWI HARUS MENANG". Strategi Komunikasi Massa yang BRUTAL. #sip pic.twitter.com/1aECZrQmHO
Expand pic
Dwi Estiningsih @estiningsihdwi
Anda ngomong sy ngapusi? @Prabowo08 menang dianggap curang @Prabowo08 kalah dihina Tak apa, tunggu saja yg terjadi :) pic.twitter.com/1aECZrQmHO
Expand pic
Dwi Estiningsih @estiningsihdwi
Masih ada sisa kolak pisang. Disantap dulu yuk... :)
Dwi Estiningsih @estiningsihdwi
Btw, masih saja ada yg kirim ke facebook / mention twitter. "Mbok bu psikolog ngomong yg baik-baik, nge-tweet kok negatif mulu" #Duh
Dwi Estiningsih @estiningsihdwi
Ya deh... Lain kali kalau anda mau kecemplung sumur. Saya tak diem aja. :p #Duh #SalahPaham
Dwi Estiningsih @estiningsihdwi
Proses kehidupan adalah hakikat, hasil akhir hanyalah syariat. ~ Pangeran Diponegoro. pic.twitter.com/XegbICvwoH
Expand pic
Dwi Estiningsih @estiningsihdwi
Manusia tidak bisa mengontrol semua hal, tapi tidak bisa berdiam ketika kezaliman telah dicerna oleh panca indra, pikiran, dan perasaan.
Dwi Estiningsih @estiningsihdwi
Ada sahabat yg protes gini: "Kalo mau objektif, bu esti nggak usah bawa-bawa Ilmu Psikologi! Apalagi pakai Ilmu Agama!"
Dwi Estiningsih @estiningsihdwi
Saya berpikir. Gimana bisa memahami realita tanpa ilmu? Hanya orang yg tdk ingin perbaikan yg membaca realita tanpa dasar ilmu! #Duh
Dwi Estiningsih @estiningsihdwi
Sila sahabat membaca realita dengan ilmunya masing-masing: Ilmu Agama, Sosiologi, Komunikasi, Komputer, etc, bahkan Klenik. Itu hak anda :)
Dwi Estiningsih @estiningsihdwi
Saya dengan ilmu saya yg tak seberapa ini, sahabat dengan ilmunya masing-masing... Yang adil yuk... :)
Dwi Estiningsih @estiningsihdwi
Kalau anda mengatakan saya salah. Tolong... Nasehati saya... Bagian mana yg bohong, mana yg fitnah, mana yg salah, etc.
Dwi Estiningsih @estiningsihdwi
Tolong, nasehati saya dengan data, informasi dan analisa yang komprehensif. Bukan Ilmu Pokok-e. Sekali lagi, yang adil yuk... :)
Clarissa Azaria @Clarissazaria
@estiningsihdwi loh? justru dengan bawa2 psikologi itu loh yg buat penilaiannya objektif.
Load Remaining (19)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.