0
Iman Brotoseno @imanbr
Tentu saja Orba klan bersemangat mendukung Prahara. Soeharto bisa jadi pahlawan nasional. Akan jadi potret buram negeri ini
Iman Brotoseno @imanbr
Perlu tahu, sejarah Soeharto dalam orde baru penuh kekejaman kepada Islam. Hari hari akhirnya yg mendekat ke Islampun dicurigai cuma akal2an
Iman Brotoseno @imanbr
RT @alexcobain: Mohammad Sobary pernah mengeritik, bahkan di masa Orba, tentang peran2 pesantren & santri yang dinafikan dlm pentas sejarah
Iman Brotoseno @imanbr
Salim Said, Doktor Politik militer lulusan Ohio University, pernah melihat Soeharto melotot kepada seorang santri wanita yg menyarankan ..
Iman Brotoseno @imanbr
...menyarankan agar demontrasi dukungan kepada ABRI – pada hari pertama pasca G30SPKI – ditutup dengan doa.
Iman Brotoseno @imanbr
Subchan Z.E Ketua PBNU pernah menemui Soeharto di Kostrad, utk menyampaikan plan massa aksi. Ia ucapkan Insya Allah. Soeharto amat terganggu
Iman Brotoseno @imanbr
Mengapa harus Insya Allah ? “ Tanya Soeharto. Setelah di luar Subchan ZE bergumam. “ Wah Soeharto ini benar abangan tulen “
Iman Brotoseno @imanbr
Kisah Harry Tjan Silalahi yg cerita pertemuan tokoh masyarakat. Kasimo - golongan Katolik, Kiai Dahlan - NU, Lukman Harun dari Muhammadiyah
Iman Brotoseno @imanbr
Lalu Soeharto bertanya ttg Piagam Jakarta. Kiai Dahlan menjelaskan dalam piagam tersebut. Umat Islam diwajibkan menjalankan syariat Islam
Iman Brotoseno @imanbr
Soeharto bertanya, “ Apa itu sarengat ( bahasa Jawa ) Islam ? “.Lalu Kiai menjelaskan lagi. Soeharto tanya. “ Bagaimana saya yg abangan ini
Iman Brotoseno @imanbr
dan orang2 Islam abangan, apa mereka akan dipaksa paksa melakukan sembahyang ? Oleh Kiai Dahlan dijelaskan tergantung orang nya masing masin
Iman Brotoseno @imanbr
Soeharto menutup pembicaraan yg meminta agar issue2 Piagam Jakarta tidak diteruskan lagi. Saat itu Soeharto mengatakan dia Islam hakekat
Iman Brotoseno @imanbr
Dia Islam bkn Islam Syariat. Bersama Sudjono Humardani, Romo Giat,Romo Misran,Romo Budi, lingkaran penasehat Soeharto yg penganut kebatinan
Iman Brotoseno @imanbr
Ini Menjelaskan Soeharto lebih percaya anjuran Sudjono Humardani agar menanam biji mangga ‘ khusus ‘ di bawah tiang Bendera Istana Merdeka
Iman Brotoseno @imanbr
Konon, dengan menanam biji mangga yg khusus dipesan itu. Bisa menenangkan demonstrasi mahasiswa Malari tahun 1974.
Iman Brotoseno @imanbr
Pemerintah anggap Islam sebagai musuh besarnya. Ketika Soeharto menerima Frans Seda & pemimpin partai Katolik yg akan difusikan partainya
Iman Brotoseno @imanbr
Soeharto menyambut mereka di ruang kerjanya. Kalimat pembuka dari Soeharto. ‘Jgn kuatir, Islam musuh saya juga. Kita punya musuh yg sama'
Iman Brotoseno @imanbr
Soeharto jelas tdk punya pemahaman ttg Islam. Asisten pribadinya, Jenderal Soejono Humardani ( mertua Fauzi Bowo ) yg bertindak sbg mentor
Iman Brotoseno @imanbr
Soeharto memposiskan Islam sebagai ekstrim kanan yg harus ditumpas. Kebijakan orde baru itu dipengaruhi CSIS bentukan Ali Moertopo
Iman Brotoseno @imanbr
Orde baru dan Soeharto melakukan kejahatan politik terhadap Islam selama 1970 – 1990, seperti pelarangan pelajar mengenakan busana muslimah
Iman Brotoseno @imanbr
Lalu juga pelarangan libur sekolah di bulan Ramadhan, RUU Perkawinan serta masuknya Aliran Kepercayaan dalam GBHN ( 1978 ).
Iman Brotoseno @imanbr
Soeharto juga alergi dg tentara yg Islami. Dalam tes untuk perwira perwira yg hendak mendapatkan kesempatan pendidikan ke militer lanjutan
Iman Brotoseno @imanbr
Ada pertanyaan yang bertujuan mengetahui apakah perwira itu bersedia menerima pemuda non muslim untuk anak gadisnya.
Iman Brotoseno @imanbr
Kalau jawabannya perlu menekankan perlunya iman yang sama. Bisa diduga, karirnya akan bernasib buruk. Tak dapat kesempatan sekolah.
Iman Brotoseno @imanbr
Mayjend Edi Budianto, pernah menceritakan pengalamannya kepada pengamat militer Salim Said, ketika dia masih perwira pertama di BAIS.
Load Remaining (42)

Comment

Login and hide ads.