2
Dwi Estiningsih @estiningsihdwi
بِسْمِ اللَّـهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِ
Dwi Estiningsih @estiningsihdwi
Pertama-tama kita pahami dulu arti kata KONSUMTIF dan PELACUR.
Dwi Estiningsih @estiningsihdwi
Konsumtif (KBBI) 1 bersifat konsumsi (hanya memakai, tidak menghasilkan sendiri). 2 bergantung pd hasil produksi pihak lain.
Dwi Estiningsih @estiningsihdwi
Pelacur - Melacur (kata kerja) - (KBBI) Melacur: berbuat lacur; menjual diri (sbg tunasusila atau pelacur);
Dwi Estiningsih @estiningsihdwi
"Mulai kultiwit sehabis basmalah, langsung 'ngeri' kata yg keluar bu.???" Iya nih, saya terinspirasi kejadian baru-baru saja.... :(
Dwi Estiningsih @estiningsihdwi
Terinspirasi oleh Calon Pemimpin yg memaparkan program-program yang membutuhkan anggaran negara yg sangat besar!
Dwi Estiningsih @estiningsihdwi
Teringat juga ttg Budaya konsumerisme yg jadi alasan pelacuran. Sila baca dua ulasannya. ~> chirpstory.com/li/211208 ~> chirpstory.com/li/213921
Dwi Estiningsih @estiningsihdwi
Strategi MARKETING yg diterapkan Germo adl dg fasilitas kepada "target pelacur": rumah mewah, kemewahan (TV Flat 24 inc, kulkas, motor, etc)
Dwi Estiningsih @estiningsihdwi
Oleh karena si Target dan keluarganya sdh terima "bayaran" di dpn mau tidak mau terjebak menjadi pelacur untuk sekian lama.
Dwi Estiningsih @estiningsihdwi
Benang merah antar keduanya (konsumtif & pelacur) Perilaku konsumtif pada sebuah institusi negara. Perilaku konsumtif pada rakyat jelata. :(
Dwi Estiningsih @estiningsihdwi
Sebelum kita membahas konsumerisme di Indonesia, mari kita lihat dahulu bagaimana konsumerisme global. :)
Dwi Estiningsih @estiningsihdwi
20% org terkaya dunia mengkonsumsi 76,6% produk 60% menengah mengkonsumsi 21,9% 20% termiskin mengkonsumsi 1,5% pic.twitter.com/0jBwHcNbRd
Expand pic
Dwi Estiningsih @estiningsihdwi
76,6% dikonsumsi orang kaya ~> 45% daging & ikan sedunia,58% energy (BBM etc),74% telekom,84% kertas & 87% kendaraan. pic.twitter.com/0jBwHcNbRd
Expand pic
Dwi Estiningsih @estiningsihdwi
Artinya apa? Artinya produk utama dunia mulai dari pangan, energi, telekomunikasi, kertas/buku & kendaraan dikonsumsi oleh orang-orang kaya.
Dwi Estiningsih @estiningsihdwi
Sekarang saya mau tanya nih: "Masuk di bagian manakah kita? richest, middle, atau poorest?" pic.twitter.com/0jBwHcNbRd
Expand pic
Dwi Estiningsih @estiningsihdwi
Sambil dibayangkan masuk dibagian mana. Rehat dulu.... Maklum ya... disambi-sambi... :)
Dwi Estiningsih @estiningsihdwi
"Sudah ngerti bu... Trus kenapa bu?" Tunggu dulu... Pelan-pelan ya... :)
Dwi Estiningsih @estiningsihdwi
Masalahnya iklan di media menggambarkan seakan-akan apa yg mereka tawarkan adalah gaya hidup yang telah membudaya!
Dwi Estiningsih @estiningsihdwi
Masyarakat kita dg rata-rata tingkat pendidikan rendah, seperti kita tahu, menganggap MEDIA MASSA sbg RUJUKAN, sumber segala SUMBER ILMU.
Dwi Estiningsih @estiningsihdwi
Otomatis produk yg ditawarkan selalu "berusaha" diburu dgn korbankan kebutuhan yg lebih penting & menghalalkan segala cara utk memperolehnya
Dwi Estiningsih @estiningsihdwi
"Buuk, ngomongin apa seh? ekonomi?" #Psikologi ini... Ora ngapusi... :)
Dwi Estiningsih @estiningsihdwi
Saya beri contoh untuk penjelasan dari tweet tadi....
Dwi Estiningsih @estiningsihdwi
Terjadi penjualan tanah besar-besaran di daerah yg akan dibangun jalur lintas antar provinsi... #Contoh
Dwi Estiningsih @estiningsihdwi
Hasil jualan tanah untuk membelikan anaknya motor dan HP, sementara sekolah anaknya rendah dan akhirnya jadi asisten tukang batu. #Contoh
Load Remaining (112)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.