0
Klinik Tanaman @klintan_unpad
...hingga 64% serta tingkat keparahan dari penyakit CMV ini menjadi lebih rendah #infoproteksi
Klinik Tanaman @klintan_unpad
...hingga 64% serta tingkat keparahan dari penyakit CMV ini menjadi lebih rendah #infoproteksi
Klinik Tanaman @klintan_unpad
Suatu penelitian menggunakan B. subtilis ternyata mampu menekan gejala penyakit CMV... #infoproteksi
Klinik Tanaman @klintan_unpad
Suatu penelitian menggunakan B. subtilis ternyata mampu menekan gejala penyakit CMV... #infoproteksi
Klinik Tanaman @klintan_unpad
PGPR utk mningktkan pertumbuhan & ketahanan tanaman dgn adanya produksi siderofor, β-1,3- glukanase, kitinase, asam salisilat #infoproteksi
Klinik Tanaman @klintan_unpad
PGPR utk mningktkan pertumbuhan & ketahanan tanaman dgn adanya produksi siderofor, β-1,3- glukanase, kitinase, asam salisilat #infoproteksi
Klinik Tanaman @klintan_unpad
Kelompok PGPR yang dapat dimanfaatkan sebagai agen penginduksi salah satunya adalah Bacillus subtilis #infoproteksi
Klinik Tanaman @klintan_unpad
Kelompok PGPR yang dapat dimanfaatkan sebagai agen penginduksi salah satunya adalah Bacillus subtilis #infoproteksi
Klinik Tanaman @klintan_unpad
1 aplksi ekstrak C. japonicum pd knsntrsi 12,5%, mngndksi ketahanan cabai merah trhdp serangan CMV dgn rata2 penghambatan 92% #infoproteksi
Klinik Tanaman @klintan_unpad
1 aplksi ekstrak C. japonicum pd knsntrsi 12,5%, mngndksi ketahanan cabai merah trhdp serangan CMV dgn rata2 penghambatan 92% #infoproteksi
Klinik Tanaman @klintan_unpad
Terdapat protein yg diduga berfungsi sebagai bahan anti virus, penghambat replikasi virus dan sbg protein penghambat virus #infoproteksi
Klinik Tanaman @klintan_unpad
Terdapat protein yg diduga berfungsi sebagai bahan anti virus, penghambat replikasi virus dan sbg protein penghambat virus #infoproteksi
Klinik Tanaman @klintan_unpad
Hal itu diduga krn senyawa yang terkandung dalam C. japonicum dapat menginduksi aktifnya gen2 pertahanan tanaman cabai merah #infoproteksi
Klinik Tanaman @klintan_unpad
Hal itu diduga krn senyawa yang terkandung dalam C. japonicum dapat menginduksi aktifnya gen2 pertahanan tanaman cabai merah #infoproteksi
Klinik Tanaman @klintan_unpad
...dan kndngn asam salisilat sbyk 1,2-5 kali dibandingkan dgn tanpa induksi #infoproteksi
Klinik Tanaman @klintan_unpad
...dan kndngn asam salisilat sbyk 1,2-5 kali dibandingkan dgn tanpa induksi #infoproteksi
Klinik Tanaman @klintan_unpad
Dgn menggunakan ekstrak tsb trjdi penurunan intensitas infeksi CMV & peningkatan aktivitas enzim peroksidase 1,6–5 kali.. #infoproteksi
Klinik Tanaman @klintan_unpad
Dgn menggunakan ekstrak tsb trjdi penurunan intensitas infeksi CMV & peningkatan aktivitas enzim peroksidase 1,6–5 kali.. #infoproteksi
Klinik Tanaman @klintan_unpad
Ekstrak tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai agen penginduksi salah satunya adalah tanaman pagoda (Clerodendrum japonicum) #infoproteksi
Klinik Tanaman @klintan_unpad
Selain itu agen biotik yang bisa dimanfaatkan adalah PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) #infoproteksi
Klinik Tanaman @klintan_unpad
Bberapa diantaranya adalah dgn menggunakan ekstrak tanaman & pemanfaatan bhn kimia dimana keduanya berasal dari agen abiotik #infoproteksi
Klinik Tanaman @klintan_unpad
Agen penginduksi tersebut didapat dari agen biotik dan abiotik #infoproteksi
Klinik Tanaman @klintan_unpad
Banyak agen yang dapat digunakan untuk menginduksi ketahanan sistemik pada tanaman cabai merah yang terserang penyakit CMV #infoproteksi
Klinik Tanaman @klintan_unpad
Yakni dengan memanfaatkan agen penginduksi ketahanan pada tanaman #infoproteksi
Load Remaining (7)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.