1
TeknikHidup.com @TeknikHidup
Apalagi bila sudah memasuki umur yang ke-20, sudah sangat pas waktunya bagi Anda untuk berubah.
TeknikHidup.com @TeknikHidup
Udah nggak mungkin bangetlah kalau nggak bisa berubah juga!
TeknikHidup.com @TeknikHidup
Soalnya, yah semua orang juga udah paham, bahwa diri kita di masa-masa remaja kita di masa lalu itu kerap menimbulkan beraneka macam masalah
TeknikHidup.com @TeknikHidup
Nggak bisa gitu terus. Nah, berikut ini caranya, 20 kebiasaan yg harus Anda tinggalkan, supaya Anda menjadi lebih dewasa, dan bijaksana
TeknikHidup.com @TeknikHidup
1. Berhentilah Mengejek-Ngejek Orang Lain Jelas, Anda bukanlah anak-anak lagi. Anda sudah dewasa.
TeknikHidup.com @TeknikHidup
So, sekarang Anda harus sudah bisa memahami apa yang akan dirasakan orang lain, atas perlakuan Anda terhadapnya.
TeknikHidup.com @TeknikHidup
Karena sesungguhnya kebanyakan yang terjadi di kehidupan Anda itu bukan karena apa yang Anda lakukan, tapi karena sikap Anda.
TeknikHidup.com @TeknikHidup
2. Berhentilah Malas-Malasan. Sebenarnya simple caranya, yakni, Anda singkirkanlah apa-apa saja yang kerap membuat Anda tetep bermalas2an
TeknikHidup.com @TeknikHidup
Misalnya, ntah itu game Anda, pacar, hobi ngemil, suatu aplikasi chatting, atau yang lainnya mungkin?
TeknikHidup.com @TeknikHidup
Tentunya, Anda bisa menghilangkan rasa malas tersebut secara perlahan dulu.
TeknikHidup.com @TeknikHidup
Diri Anda yang penuh sandiwara itu membuat Anda sulit untuk bisa membantu dan dibantu orang lain (networking).
TeknikHidup.com @TeknikHidup
3. Berhentilah Narsis-Narsisan Ayolah, izinkan orang-orang kenal dengan diri Anda yang sebenarnya!
TeknikHidup.com @TeknikHidup
Padahal Anda di masa yang dewasa sekarang ini, sangatlah membutuhkan bantuan, maupun memberikan bantuan.
TeknikHidup.com @TeknikHidup
4. Berhentilah Berbantah-Bantahan Melulu. Yah, jangan lagilah Anda menunjukkan ketidaksetujuan Anda melulu.
TeknikHidup.com @TeknikHidup
Itu akan membuat Anda semakin terlihat kekanak-kanakan. Jadinya, kadang orang males bergaul dengan Anda.
TeknikHidup.com @TeknikHidup
Meski memang, perbedaan itu adalah sebuah keniscayaan.
TeknikHidup.com @TeknikHidup
Namun, ketika orang lain menawarkan sebuah sudut pandang, jangan lansung Anda salahkan, dan menjunjung tinggi pandangan Anda pribadi.
TeknikHidup.com @TeknikHidup
Apalagi kalau hal itu tidak bertentangan dengan aqidah. Mulailah memahami apa yang orang lain pahami.
TeknikHidup.com @TeknikHidup
5. Berhentilah Haus Akan Pujian. Meski tentu aslinya nggak salah sih kalau Anda menginginkan apresiasi atas kerja keras Anda.
TeknikHidup.com @TeknikHidup
Masalahnya itu kalau Anda sampe Anda nggak mau kerja sama sekali kalau nggak ada yang ngelihat (riya).
TeknikHidup.com @TeknikHidup
Atau, Anda kerjanya gak optimal karna gak ada yg ngelihat. Atau bahkan menggunakan cara yg ilegal-haram, karena supaya bisa dapat pujian.
TeknikHidup.com @TeknikHidup
6. Berhentilah Gengsi Mengapresiasi Orang Lain. Sebetulnya Anda kepingin bilang makasih, pingin menghargai, >>>>
TeknikHidup.com @TeknikHidup
>>> pingin memuji, apa yang telah teman-teman Anda lakukan, tapi Anda gengsi untuk mengatakannya, itu egois namanya loh!
TeknikHidup.com @TeknikHidup
7. Berhentilah Membandingkan Diri Anda dengan Orang Lain Nggak penting itu, membanding-bandingkan diri Anda dengan orang lain.
TeknikHidup.com @TeknikHidup
Yang terpenting itu membandingkan diri Anda yang dulu, dengan diri Anda yang sekarang! Apakah hari ini Anda sudah lebih baik dari kemarin?
Load Remaining (13)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.