1
#99 @PartaiSocmed
TERUNGKAP! SIAPA DIBALIK GONGGONGAN FAISAL ASSEGAF http://t.co/hwcPvJeM5n
Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Masih segar dlm ingatan kita bgm media nasional dihebohkan oleh berita Faisal Assegaf yg melaporkan rekening gotong royong JKWJK ke KPK
#99 @PartaiSocmed
Meski akhirnya "aksi melapor" itu harus berakhir dg cukup memalukan bagi Faisal Assegaf sendiri krn langsung terpatahkan oleh statement KPK
#99 @PartaiSocmed
Namun tak pelak berita tentang gratifikasi ala Faisal Assegaf ini cukup memberi dampak negatif bagi kubu Jokowi
#99 @PartaiSocmed
Masalah benar tidaknya laporannya sesungguhnya tidak penting bagi Faisal Assegaf yg mengatasnamakan LSM Progres 98 ini
#99 @PartaiSocmed
Yang penting media sudah ramai2 memberitakan jokowi dianggap menerima gratifikasi krn membuka rekening gotong royong itu
#99 @PartaiSocmed
Agak memalukan sesungguhnya setelah laporan Faisal Assegaf tsb kubu Prabowo-Hatta justru ikut2an buka rekening utk terima sumbangan
#99 @PartaiSocmed
Selesai dg urusan tuduhan gratifikasi kini Faisal Assegaf kembali berulah dg heboh "yang katanya" rekaman telp Mega-Basrief Arif
#99 @PartaiSocmed
Sama saja konyolnya dg kehebohan pertama yg dilakukannya, kali inipun Faisal Assegaf tidak punya bukti apapun tentang rekaman tsb
#99 @PartaiSocmed
Entah pura2 bodoh atau memang bodoh betulan, si Faisal Assegaf ini membawa transkrip "yg katanya" percakapan telpon tp tdk punya rekamannya
#99 @PartaiSocmed
Maka pertanyaan yg paling paling mendasar disini adalah: Transkrip tersebut bikinan Faisal Assegaf sendiri atau bukan?
#99 @PartaiSocmed
Jika transkrip rekaman tsb asli maka harusnya ada rekamannya. Jika tidak ada rekamannya maka bisa dipastikan hanya rekayasa
#99 @PartaiSocmed
Jikapun sesuai dg perkataan Faisal Assegaf sendiri bahwa transkrip tsb diberikan oleh utusan BW maka harusnya dia bisa tunjuk siapa orangnya
#99 @PartaiSocmed
Jika Faisal Assegaf tidak bisa membuktikan siapa orang KPK yg memberi transkrip tsb padanya, maka sudah pasti ceritanya selama ini bohong
#99 @PartaiSocmed
Sebagai gambaran KPK sendiri membantah adanya rekaman tsb. Jadi bagaimana mungkin FA bisa mengklaim demikian? http://t.co/HB3pjrglD8
#99 @PartaiSocmed
Kesimpulannya, transkrip rekaman yg diperlihatkan Faisal Assegaf itu 100% palsu. Sekedar alat utk membentuk opini negatif pd kubu JKWJK
#99 @PartaiSocmed
Yang kami sayangkan adalah adanya upaya salah satu pihak utk menyeret2 KPK maupun Kejaksaan Agung dlm ajang pilpres ini. Ini tidak pantas!
#99 @PartaiSocmed
Nah, siapa pihak yg sudah lancang mempolitisir KPK dan Kejaksaan Agung kita yg harusnya netral itu?
#99 @PartaiSocmed
Menarik jika kita simak indikasinya dulu lalu baru kita lihat fakta2 tak terbantahkan setelahnya
#99 @PartaiSocmed
Alih2 mendesak agar Faisal Assegaf menunjukkan rekaman percakapan tsb, kubu Prahara justru bersikap tendensius terhadap KPK dan Jaksa Agung
#99 @PartaiSocmed
Dan meski rekaman suara tak pernah berhasil dihadirkan FA tapi mereka sudah menggorengnya dg "teori konspirasi" http://t.co/VVCZIbflUo
#99 @PartaiSocmed
Jika tujuannya memang mencari kebenaran maka seharusnya semua pihak mendesak FA utk putar rekaman tsb.
#99 @PartaiSocmed
Faktanya rekaman tsb tak pernah ada. Murni hanya imajinasi kelompok mereka utk tujuan black campaign terhadap Jokowi
#99 @PartaiSocmed
Jika semua pihak ingin mencari kebenaran seharusnya FA didesak utk menyebutkan siapa nama orang KPK yg "katanya" memberikan transkrip tsb
#99 @PartaiSocmed
Itu jika memang mau cari kebenaran. Namun kenyataanya tujuan mereka memang hanya fitnah, jadi jangan berharap terlalu banyak
Load Remaining (16)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.