1
ragilnugroho @ragilnugroho1
Kubu operasi senyap Jokowi sedang habis habisa menggarap Jawa Timur krn provinsi ini merupakan lumbung suara #kabaranginpagi
ragilnugroho @ragilnugroho1
Secara geografis daerah ini merupakan kantong NU dan PDIP. Sebetulnya kubu Jokowi tak perlu khawatir. #kabaranginpagi
ragilnugroho @ragilnugroho1
Tapi survei internal mereka yang terakhir menunjukkan kalau mereka justru keok di Jawa Timur. Ini lampu kuning #kabaranginpagi
ragilnugroho @ragilnugroho1
Padahal hampir 70 persen suara PKB berasal dari Jawa Timur, tp survei mengatakan orang NU lebih condong Prabowo #kabaranginpagi
ragilnugroho @ragilnugroho1
Pak De Karwo n Gus Ipul memperlihatkan kecenderungan mendukung Prabowo daripa Jokowi. Mereka kurang sreg dengan Jokowi #kabaranginpagi
ragilnugroho @ragilnugroho1
Pak De Karwo sendiri sebagai gubernur Jatim dan pengurus Demokrat masih mempunyai pengaruh yang luas #kabaranginpagi
ragilnugroho @ragilnugroho1
Sementara Gus Ipul mewakili kaum muda NU yang pamornya tak kalah dengan Imin. Sehingga bisa membelah kalangan muda NU #kabaranginpagi
ragilnugroho @ragilnugroho1
Maksukx Mahfud ke kubu Probowo tntu akan menggerus suara NU yg berbasis orang Madura. Sdh bisa dipastikan Madura ke Prabowo #kabaranginpagi
ragilnugroho @ragilnugroho1
Sementara orang orang Madura juga menyebar di tapal kuda seperti Bayuuwangi, Probolinggo, Situbondo, serta daerah seperti Lumajang n Jember
ragilnugroho @ragilnugroho1
Ikatan promodial orang Madura ini sangat kuat. Mereka punya komunitas yg bisa mengarahkan suara. Smtr Mahfud dianggap tokoh Madura
ragilnugroho @ragilnugroho1
Maka kubu Jokowi mesti berkeringat u memenangkan Jatim. Basi Fatayat Nu jg keteran stlh Apalagi Nyai Agil Siraj menolak bergabung.
ragilnugroho @ragilnugroho1
Sementara pengaruh Khofifah yang berada di kubu Jokowi tak luar biasa amat. Maka kubu Jokowi perlu operasi senyap u bs memengkan Jatim
ragilnugroho @ragilnugroho1
Maka #kabaranginpagi nya Asad, mantan wakil BIN, yang akan turun langsung memimpin operasi senyap di Jatim #kabaranginpagi
ragilnugroho @ragilnugroho1
Dengan jaringan intelejen yang masih dimiliki akan menggarap pesantren pesantren yang ada di Jatim, menggembosi dukungan u Prabowo
ragilnugroho @ragilnugroho1
Apalagi Asad juga mempunyai posisi di PB NU sehingga bisa menggunakan cabang2 NU yg ada sampai tingkat ranting #kabaranginpagi
ragilnugroho @ragilnugroho1
Masuknya Raja Media, Dahlan Iskan, juga merupakan angin segar pada kubu Jokowi. Di Jatim, Jawa Pos group merupakan koran terbesar
ragilnugroho @ragilnugroho1
Paling tidak u penggalangan opini, kubu Jokowi akan terbatukan o masuknya DI ke kubu mereka. Tinggal bagimana PDIP? #kabaranginpagi
ragilnugroho @ragilnugroho1
Survei internal mereka, massa PDIP di Jatim lebih banyak memlih golput. Di Jatim rata2 PDIP adalah pendukung Promeg #kabaranginpagi
ragilnugroho @ragilnugroho1
Sebagai pendukung Promeg, mereka tak setuju dengan pencapresan Jokowi, apalagi Puan tak jadi cawapres. Kekecewaan akan menumpuk
ragilnugroho @ragilnugroho1
Tentu dengan banyaknya massa PDIP yg golput ini mengkawatirkan, krn rata2 mereka merupakan orang2 non struktural tapi berpenaruh
ragilnugroho @ragilnugroho1
Sementara di Jatim sendiri tak ada tokoh senior yg bisa menyatukan setelah Pak Tjip gak ada lagi. Tokoh2 seperti Pramono, dll blm dianggap
ragilnugroho @ragilnugroho1
Dari survei yang ada, hny Blitar, Kediri n Tulungagung basis PDIP yang solid. Djarot, mantan walikota Blitar, cukup mengakar#kabaranginpagi
ragilnugroho @ragilnugroho1
Posisi massa PDIP di Jatim yg lbh memilih golput, masih ditambah kenyakinan para penganut kebatinan di tubuh PDIP #kabaranginpagi
ragilnugroho @ragilnugroho1
Mereka melihat pamor mereka meredup krn Jokowi bukan trah Majapahit, tp bagian dr trah Mataram #kabaranginpagi
Load Remaining (6)

Comment

Login and hide ads.