0
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
Alhamdulillah, menjelang Subuh yang syahdu di Sumbawa Besar. Listrik padam, menambah syahdunys hati.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
1. Pada pokoknya, tidak ada anak yang nakal. Kitalah yang salah didik sehingga mereka menjadi nakal. Tetapi tak ada anak yang lahir nakal.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
2. Tetapi kita tak boleh menutup mata atau menyangkal bahwa kenakalan itu ada. Eufimisme hanya menyulitkan kita menemukan akar masalahnya.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
3. Memahami setiap sebab kenakalan akan memudahkan kita menentukan langkah yang tepat sesuai dengan sebab kenakalannya. Langkah terstruktur.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
4. Menyangkal adanya kenakalan dapat membuat kita terkejut. Tiba-tiba saja ada berita kriminalitas anak. Bukan lagi sekedar kenakalan.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
5. Ungkapan sebagian trainer bahwa kenakalan hanyalah soal cara pandang, atau kenakalan adalah kreativitas terpendam, memang menghibur. Tapi
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
6. Tetapi ungkapan ini sangat menjerumuskan. Menganggap biasa tiap kenakalan, memandangnya wajar sehingga tak ada tindakan, akhirnya fatal.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
7. Ketika ada yang gaduh di kelas, sebagian guru dengan ringan berkata "mereka anak kinestetik". Tapi tak menjelaskan beda kinestetik & liar
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
8. Teringat kawan di Melbourne. Suatu saat anaknya mengantuk di kelas. Catat: mengantuk. Itu pun sebentar. Tapi guru langsung koordinasi.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
9. Mereka ingin mengetahui sebab (ini mempengaruhi penanganan) mengantuknya anak. Karena kehilangan motivasi, terlambat tidur atau lainnya.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
10. Point pentingnya adalah, masalah kecil pun perlu segera ditangani agar tak berkembang lebih parah atau justru jadi masalah kolektif.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
11. Terdapat banyak literatur yang khusus membahas kenakalan anak, mengenali tanda dan sebabnya serta cara menangani. http://t.co/RqGoMlIrXG
Expand pic
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
12. Ini menunjukkan bahwa kenakalan itu ada & perlu langkah-langkah yang tepat untuk menanganinya. Bukan menafikan. http://t.co/eac6tmnxkd
Expand pic
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
Mohon maaf, diskusi sejenak. Saatnya presentasi di Sumbawa pada acara yang diselenggarakan oleh #SDITSamawaCendekia.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
Sejenak melanjutkan perbincangan tentang memahami kenakalan anak. Semoga yang ringkas ini bermanfaat. @emthorif @NurHiday94
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
13. Jika setiap yang tak sesuai kita anggap biasa, maka ketika anak sudah berperilaku sangat menyimpang pun, kita sudah tak peka lagi.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
14. Kita menganggap biasa apa yang sebenarnya tak biasa tanpa mencoba memahami sebabnya & akhirnya gagap ketika persoalan berkembang serius.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
15. Ini sama dengan belajar anak. Kita perlu bedakan antara kemampuan dan kemauan. Jika anak goblog karena malas, jangan cari pembenaran.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
16. Berbakat tapi tak bersemangat akan kalah dibanding tak berbakat tapi gigih. Awalnya sulit, sesudah itu mereka akan menemukan kemudahan.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
17. Sama halnya capek & lelah. Capek (tired) bersifat fisik, lelah (fatigue) bersifat mental. Capek karena belajar seharian itu wajar.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
18. Cukup beri kesempatan istirahat, dia akan segar kembali. Tapi lelah setelah belajar, full day atau pun half day, itu yang perlu diatasi.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
19. Dan itu tidak terkait dengan panjang pendeknya durasi belajar. Di sekolah yang durasi belajarnya pendek bisa saja banyak yang kelelahan.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
20. Jika anak kelewat bersemangat sehingga kecapekan belajar, paling-paling cuma badannya yang sakit. Bisa flu, bisa demam. Paling seminggu.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
21. Tapi sangat berbeda dengan kelelahan. Jika dibiarkan, anak dapat kehilangan motivasi belajar, apatis, gangguan perilaku atau kenakalan.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
22. Anak juga dapat menjadi trouble maker. Ini jika anak tidak memperoleh stimulasi media. Nah, apalagi kalau media merusak & memperparah.
Load Remaining (4)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.