0
DI Comm Center @DI_Comm
Siang ini banyak juga berita mengenai koalisi partai A dengan Partai B. @PDemokrat seperti nya masih adem ayem aja ya :))
DI Comm Center @DI_Comm
Bicara koalisi itu tidak bisa dipungkiri pasti berurusan dengan perolehan suara di parlemen. Memang begitu maknanya.
DI Comm Center @DI_Comm
Bicara koalisi juga pasti berurusan dengan kepentingan kekuasaan di pemerintahan. Memang begitu politik.
DI Comm Center @DI_Comm
Kekuasaan di pemerintahan bagi partai, bertujuan untuk membawa kepentingan konstituennya (rakyat). Begitulah seharusnya.
DI Comm Center @DI_Comm
Jika begitu, maka sesungguhnya koalisi itu harus didasarkan pada kepentingan rakyat. Apa kepentingan rakyat?
DI Comm Center @DI_Comm
Sederhana. Kepentingan rakyat itu adalah Indonesia bisa maju, aman, dan sejatera. Bagaimana caranya?
DI Comm Center @DI_Comm
Nah, caranya ini yg tidak mudah. Butuh pemimpin yg punya kemampuan membuat kebijakan dan mengeksekusinya
DI Comm Center @DI_Comm
Butuh Presiden yang memiliki kemampuan dan integritas baik untuk mewujudkan Indonesia maju, aman, dan sejahtera itu.
DI Comm Center @DI_Comm
Indonesia negara besar, sehingga dibutuhkan pemimpin besar yg kompeten mengelolanya. Bukan pemimpin pencitraan
DI Comm Center @DI_Comm
Semua Capres bisa bicara Indonesia harus ini, harus itu, bla bla bla. TAPI bagaimana caranya, mereka cenderung tidak tahu, bahkan blank!
DI Comm Center @DI_Comm
Nah, bagaimana mungkin bisa memenuhi kepentingan rakyat, jika Capres yang diusung oleh koalisi tersebut tidak paham caranya memimpin
DI Comm Center @DI_Comm
Jadi. salah kaprah ketika bicara koalisi sekedar pemenuhan target suara di parlemen. Koalisi HARUS pertimbangkan Capres yg akan diusung.
DI Comm Center @DI_Comm
Partai-Partai yg berkoalisi tanpa mempertimbangkan kemampuan Capres yang diusungnya secara tidak langsung sudah khianati rakyat
DI Comm Center @DI_Comm
Karena sekali lagi, koalisi bertujuan untuk penuhi kepentingan rakyat, bukan sekedar perolehan suara, apalagi kekuasaan semata.
DI Comm Center @DI_Comm
Bayangkan bagaimana jadinya Indonesia jika dipimpin o/ yang tidak paham dan tidak miliki kompetensi u/ mengelolanya. Hancur!
DI Comm Center @DI_Comm
Nah, sekarang mimin mau tanya, siapa kira2 dari 3 yg sudah dideklarasikan sbg Capres sekarang yang punya kompetensi itu?
DI Comm Center @DI_Comm
Opini mimin, belum ada yang mumpuni baik jika dilihat dari rekam jejak kinerja maupun visi misinya.
DI Comm Center @DI_Comm
Maka tidak heran, banyak opini tentang akan munculnya Capres alternatif, yg sangat mungkin dialah pemimpin sejati. Mimin sependapat dg itu.
DI Comm Center @DI_Comm
Jika menengok sejarah, pemimpin seperti ini selalu datang di saat yang tepat. Dia datang membawa harapan karena kemampuannya.
DI Comm Center @DI_Comm
Persis seperti situasi sekarang, ketika para Capres mulai dipertanyakan rekam jejak kinerja dan visi misinya, rakyat mulai ragu.
DI Comm Center @DI_Comm
Ketika dulu sbg besar yakin memilih si A, kini rakyat mulai ragu karena ternyata rekam jejak kinerja dan visi misi si A ini tidak jelas.
DI Comm Center @DI_Comm
Ini dibuktikan dengan hasil survei yang menunjukan semakin banyak orang yang belum memiliki pilihan Capres dengan pasti.
DI Comm Center @DI_Comm
Untuk yg sudah memilih pun, alasannya tidak jelas. Mereka memilih si A, karena benci si B, atau sebaliknya.
DI Comm Center @DI_Comm
Bayangkan bagaimana Indonesia nanti jika rakyat memilih pemimpin didasarkan pada suk atau tidak suka. Hancur!
DI Comm Center @DI_Comm
Ini krn mereka tidak pny pilihan lain. Maka, dlm situasi spt ini, kehadiran Capres alternatif akan jd cahaya dalan gelap. Dia lah harapan
Load Remaining (16)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.