1
ragilnugroho @ragilnugroho1
Tanggal 18 Januari 1998, terjadi ledakan bom meledak di rumah susun di kawasan Tanah Tinggi, Jakarta Pusat. #culik
ragilnugroho @ragilnugroho1
Sebetulnya ledakan itu tak sengaja. Bom masih dlm proses perakitan. Salah satu timer lupa dimatikan shg meledak.#culik
ragilnugroho @ragilnugroho1
Kalau tdk salah, waktu itu bulan puasa. Saat menunggu berbuka itulah bom meledak. Seluruh penghuni kamar di rusun lari.#culik
ragilnugroho @ragilnugroho1
Meledaknya bom di rusun Tanah Tinggi itulah awal terjadi penculikan terhadap aktivis PRD n yg lain.#culik
ragilnugroho @ragilnugroho1
Yg tertangkap di lokasi meledakx bom adalah Agus Jabo (ketua PRD) saat ini. Dari situ pemburuan terhadap aktivis PRD yg lain dimulai.#culik
ragilnugroho @ragilnugroho1
Bom memang dirancang oleh gerakan PRD bawah tanah u melawan rejim Suharto yg semakin garang pasca 27 juli 96.#culik
ragilnugroho @ragilnugroho1
Selepas 27 juli PRD memang bergerak di bawah tanah stlh banyak pimpinannya ditangkap. Sbg organ legal nasional dibentuk KNPD#culik
ragilnugroho @ragilnugroho1
KNPD (Komite Nasional Perjuangan Demokrasi) dibentuk dlm konggres di Jogja pada th 97 dg ketua Noor Hiqmah, msh filsafat UGM#culik
ragilnugroho @ragilnugroho1
Di KNPD inilah ada Herman Hendrawan (Sadli) dan Suyat. Klu tak salah Sadli sbg sekjen sedangkan Suyat sebagai DPO.#culik
ragilnugroho @ragilnugroho1
Kantor pusat KNPD trletak di gang Bakti, kampung Makassar, Cilitan, Jakarta Timur. Disitulah aktivitas legal PRD via KNPD berlangsung#culik
ragilnugroho @ragilnugroho1
Smentara struktur ilegal (bawah tanah) dibentuk Komando Nasional, yg terdiri dr Pengorganisiran, Perjuangan Bersenjata (PB) dan Front#culik
ragilnugroho @ragilnugroho1
Perjuangan Bersenjata (salah satunya membuat bom tadi) mempunyai struktur sendiri di bawah Komando Nasional. Dg Mako di Tanah Tinggi#culik
ragilnugroho @ragilnugroho1
Sementara divisi Pengoorganisiran Massa n Front (KNPD) juga mempunyai struktur sendiri di bawah Komando Nasional juga.#culik
ragilnugroho @ragilnugroho1
Komando Jakarta Raya merupakan yg menjadi pusat konsentrasi dg fokus pengoorganisiran di Kaum Miskin Perkotaan (KMK).#culik
ragilnugroho @ragilnugroho1
Komando Jakarta Raya mempunyai mako di Jaktim, Jakpus, Jakbar, Jaksel, Jakut dan Tangerang dg masing2 punya komandan sendiri2#culik
ragilnugroho @ragilnugroho1
Dg struktur Komando bawah tanah dengan sistem sel yang ketat diharapkan sulit dilacak oleh rezim. Masing2 mako tak boleh berhubungan#culik
ragilnugroho @ragilnugroho1
Dengan sistem sel seperti itu peranan kurir sangat penting. Bimo Petrus Anugerah (Bimpet) merupakan salah satu kurir#culik
ragilnugroho @ragilnugroho1
Inilah kenapa Bimbet menjadi bagian operasi penculikan krn sebagai kurir dia tau dimana letak masing2 mako yg tersebar.#culik
ragilnugroho @ragilnugroho1
Dg diculiknya Bimpet, pasukan penculik berharap mengetahui struktur bawah tanah PRD yg didesain sangat ketat.#culik
ragilnugroho @ragilnugroho1
Sedangkan Herman Hendrawan n Suyat merupkn bagian dr struktur legal PRD yg bertugas menggalang kerjasama dg kelompok lain#culik
ragilnugroho @ragilnugroho1
Dg menculik Herman n Suyat, rezim berharap struktut legal PRD bisa diamputasi. Sdng Thukul mrpkn seniman revolusioner dg karya2x#culik
ragilnugroho @ragilnugroho1
Bimpet, Suyat, Herman n Tukul inilah bagian dr PRD yg diculik n belum kembali saat ini. Sedangkan yg diculik lain sdh kembali.#culik
ragilnugroho @ragilnugroho1
Sebetulx operasi penculikan tidak hy terjadi di Jkt, tp juga terjadi di Jogja. Nining, pimpinan Komando Jogjakarta, jg hendak diculik#culik
ragilnugroho @ragilnugroho1
Kost2nya yg terletak di daerah Klebengan, Jogja sdh dikepung oleh pasukan penculik. Seorang teman kost memberi tau klu byk orng asing diluar
Load Remaining (27)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.