0
Tempo Institute @TempoInstitute
1-Kebijakan Gubernur Riau Annas Maamun, yang baru dua bulan terpilih, sangat layak dikecam. #TajukTempo
Tempo Institute @TempoInstitute
2-Alih-alih tunjukkan kinerja yang cemerlang, ia justru sigap angkat kolega & kerabat untuk menduduki sejumlah jabatan penting #TajukTempo
Tempo Institute @TempoInstitute
3-Mantan Bupati Rokan Hilir itu boyong Sekda Rokan Hilir Wan Amir Firdaus menjadi Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi Riau #TajukTempo
Tempo Institute @TempoInstitute
4-Lalu dokter Anwar, yg sebelumnya Kepala Rumah Sakit Umum Rokan Hilir diangkat jd Direktur Utama RSUD Arifin Achmad Pekanbaru #TajukTempo
Tempo Institute @TempoInstitute
5-Annas tunjuk menantunya, Dwi Agus Sumarno sbg Kepala Dinas Pendidikan Riau. Jg Maman Supriadi jd manajer klub PSPS Pekanbaru #TajukTempo
Tempo Institute @TempoInstitute
6-Ini spt Gubernur Banten Atut Chosiyah dan Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo yg bangun dinasti politik di daerah #TajukTempo
Tempo Institute @TempoInstitute
7-. Di daerah lain, tidak sedikit bupati atau wali kota yang digantikan istri atau anaknya. #TajukTempo
Tempo Institute @TempoInstitute
8-Upaya ini mesti dicegah sblm menggurita. di Banten jelas tunjukkan dinasti politik hny perkaya keluarga & sengsarakan rakyat #TajukTempo
Tempo Institute @TempoInstitute
9-Proyek-proyek dibuat bukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, melainkan u/ mempertebal kantong para anggota keluarga #TajukTempo
Tempo Institute @TempoInstitute
10-Sepak terjang Gubernur Annas jelas telah mengkhianati amanat reformasi yg mengharamkan praktek korupsi, kolusi, dan nepotisme #TajukTempo
Tempo Institute @TempoInstitute
11-Adalah kewajiban DPRD Riau sbg bagian tak terpisahkan dr pemerintah daerah Provinsi Riau u/ mempertanyakan langkah Annas itu #TajukTempo
Tempo Institute @TempoInstitute
12-Dewan harus memastikan apakah pengangkatan ini dilakukan berdasarkan aturan dan asas kepatutan. #TajukTempo
Tempo Institute @TempoInstitute
13-Mestinya tak ada keraguan DPRD akukan pemanggilan. Gubernur hrs punya patokan baku bgmn promosikan bawahannya u/ jabatan ttt #TajukTempo
Tempo Institute @TempoInstitute
14-Aturan untuk itu sudah disiapkan oleh pemerintah pusat. Tp pd akhirnya keputusan memang ada di tangan kepala daerah tersebut #TajukTempo
Tempo Institute @TempoInstitute
15-Kementerian Dalam Negeri pernah menengarai bahwa, pada 2013 terdapat 57 kepala daerah yang berusaha membangun dinasti politik #TajukTempo
Tempo Institute @TempoInstitute
16-Dr 57 kepala daerah tsbt 17 akhirnya gagal teruskan kekuasaan. Selebihnya sukses kangkangi kursi nomor satu di daerah masing2 #TajukTempo
Tempo Institute @TempoInstitute
17-Memangkas tindakan buruk saat masih baru jauh lbh efektif drpd saat dinasti sudah berurat berakar spt yang terjadi di Banten #TajukTempo
Tempo Institute @TempoInstitute
18-Masyarakat juga hrs bertanggung jawab krn biarkan dinasti ini trs menguat & pd saatnya mrk akan menyesal biarkan hal itu tjd #TajukTempo
Tempo Institute @TempoInstitute
19-Sebaliknya, banyak contoh di wilayah lain yang menerapkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). #TajukTempo
Tempo Institute @TempoInstitute
20-Pemerintah DKI Jakarta, misalnya, melelang jabatan camat, lurah, dan terakhir kepala sekolah. #TajukTempo
Tempo Institute @TempoInstitute
21-Dari praktek ini, terlihat ada perbaikan kinerja satuan kerja perangkat daerah (SKPD) atau lembaga pasca-lelang jabatan ini #TajukTempo

Comment

Untukmu INDONESIA @riharsya 24/04/2014 21:25:47 WIB
Kalau hanya utk 3 jabatan di atas ya wajar2 aja. Toh promosi jabatan dalam keprofesinalismean mrk sendiri. Emang pejabat kabupaten tdk boleh naik ke propinsi. Terlampau sempit pemikiran anda
Login and hide ads.