Chirpstory will close the service later this year. At the end of September, you will not be able to post stories or comments.

Jangan Sembarangan Melecehkan Wajibnya Khilafah!

Satu kondisi dimana saat ini banyak kaum muslim yang banyak melecehkan bahkan menyepelekan wajibnya Khilafah bagi umat Islam. Hati-hati terjerumus ke dalam lembah kekufuran!
1
Irfan Muhammad Reza @irfanmrz

1. Melecehkan wajibnya Khilafah termasuk perbuatan yang disebut istikhfaaf bi al ahkam al syar'iyyah (penghinaan atas hukum syariah Islam)

22/04/2014 20:35:49 WIB
Irfan Muhammad Reza @irfanmrz

3. Para fuqaha sepakat barangsiapa yang menghina hukum-hukum syariah islam, dalam kedudukannya sebagai hukum syariah,

22/04/2014 20:37:13 WIB
Irfan Muhammad Reza @irfanmrz

seperti melecehkan wajibnya shalat, zakat, haji, puasa Ramadhan, atau melecehkan sanksi-sanksi pidana Islam, dan sebagainya,

22/04/2014 20:38:25 WIB
Irfan Muhammad Reza @irfanmrz

maka orang itu dihukumi telah kafir (murtad) dan wajib dihukum mati jika tak bertaubat kepada Allah subhanahu wa ta'ala

22/04/2014 20:39:56 WIB
Irfan Muhammad Reza @irfanmrz

4. Dalilnya, "Katakanlah, 'Apakah dengan Allah, ayat-ayat-Nya, dan Rasul-Nya kamu selalu berolok-olok?'

22/04/2014 20:42:25 WIB
Irfan Muhammad Reza @irfanmrz

Tak usah kamu minta maaf, karena kamu telah kafir sesudah beriman." (QS. At Taubah: 65 - 66)

22/04/2014 20:43:14 WIB
Irfan Muhammad Reza @irfanmrz

5. Namun para fuqaha memberi catatan, perkataan yang dapat memurtadkan pengucapannya ada 2 macam,

22/04/2014 20:44:27 WIB
Irfan Muhammad Reza @irfanmrz

5a. Perkataan yang maknanya pasti (jazm) atau terang-terangan (sharih), yaitu perkataan yang tidak dapat ditakwilkan dengan maksud lain.

22/04/2014 20:46:04 WIB
Irfan Muhammad Reza @irfanmrz

Siapa saja yang mengeluarkan perkataan jenis pertama ini, maka dia dihukumi kafir

22/04/2014 20:46:48 WIB
Irfan Muhammad Reza @irfanmrz

5b. Perkataan yang maknanya tak pasti atau sindiran (kinayah), yaitu perkataan yang memiliki makna yang ganda/ambigu.

22/04/2014 20:47:42 WIB
Irfan Muhammad Reza @irfanmrz

Siapa saja yang mengucapkan perkataan jenis kedua ini, tidak dapat dihukumi kafir.

22/04/2014 20:48:22 WIB
Irfan Muhammad Reza @irfanmrz

Syaikh Abdurrahman Al Maliki berkata, "Meskipun suatu ucapan memiliki peluang kekufuran 99% dan peluang keimanan 1%,

22/04/2014 20:49:39 WIB
Irfan Muhammad Reza @irfanmrz

maka yang dikuatkan adalah yang 1% dibanding yang 99%. Sebab dengan adanya 1% peluang keimanan, perkataan kufur dapat ditakwilkan.

22/04/2014 20:50:31 WIB
Irfan Muhammad Reza @irfanmrz

Karena seseorang tak dapat dikafirkan dengan perkataannya, kecuali dengan perkataan kufur yang pasti

22/04/2014 20:51:09 WIB
Irfan Muhammad Reza @irfanmrz

(Abdurrahman Al Maliki, Nizham Al 'Uqubat, hlm. 85)

22/04/2014 20:51:48 WIB
Irfan Muhammad Reza @irfanmrz

6. Ketidaktahuan dalam syariat Islam dapat menjadi unsur pemaaf (udzur syar'i) jika seorang Muslim memang tidak mengetahuinya

22/04/2014 20:53:26 WIB
Irfan Muhammad Reza @irfanmrz

(Taqiyuddin An Nabhani, An Nizham Al Iqtishadi fi Al Islam, hlm. 175)

22/04/2014 20:54:04 WIB
Irfan Muhammad Reza @irfanmrz

7. Berdasarkan penjelasan sebelumnya, Muslim yang melecehkan kewajiban Khilafah dihukumi sesuai dengan fakta pengucapannya, antara lain,

22/04/2014 20:55:05 WIB
Irfan Muhammad Reza @irfanmrz

7a. Muslim yang melecehkan wajibnya Khilafah sedang dia tahu Khilafah hukumnya wajib menurut syariat Islam dan perkataannya pasti/tegas,

22/04/2014 20:56:06 WIB
Irfan Muhammad Reza @irfanmrz

maka tak diragukan lagi orang itu dihukumi kafir

22/04/2014 20:56:27 WIB
Irfan Muhammad Reza @irfanmrz

7b. Muslim yang melecehkan wajibnya Khilafah sedang dia tahu Khilafah hukumnya wajib menurut syariat Islam, tapi ucapannya bisa berarti lain

22/04/2014 20:57:52 WIB
Load Remaining (8)

Comment

No comments yet. Write yours!